6 Tips Jitu Melawan Ngantuk Saat Nyetir

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/10/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin pernah dengar soal bahaya menyetir mobil atau mengendarai motor di bawah pengaruh minuman beralkohol. Berkendara saat mabuk bahkan bisa mengantar Anda ke sel tahanan. Akan tetapi, masih ada satu hal lagi yang tak kalah berbahaya, yaitu berkendara saat mengantuk. Hal ini sudah sering dialami banyak orang. Dalam kasus-kasus yang cukup ekstrem, rasa ngantuk saat nyetir mobil atau mengendarai motor bisa menyebabkan kecelakaan yang berujung pada kematian.

Data yang dihimpun oleh National Sleep Foundation di Amerika Serikat mencatat ada sekitar 100.000 kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk di jalan setiap tahunnya. Anda bisa menghindari hal serupa terjadi pada Anda atau orang tercinta karena kelelahan atau mengantuk saat berkendara. Simak baik-baik berbagai tips untuk melawan ngantuk saat menyetir mobil atau motor berikut.

BACA JUGA: Waspada Bahaya Microsleep, Ketiduran Singkat Beberapa Detik

Tanda-tanda Anda sudah tak sanggup menyetir kendaraan

Meskipun Anda sudah tahu bahaya menyetir sambil menahan kantuk, kadang Anda berpikir bahwa rasa kantuk tersebut masih bisa ditahan. Rasa kantuk juga bisa muncul tiba-tiba saat Anda mengemudi. Atau Anda sedang terburu-buru dan akhirnya memutuskan untuk tetap menyetir walau sudah setengah sadar. Memang sulit untuk membedakan rasa kantuk dan lelah yang bisa Anda lawan dan mana yang sudah benar-benar tak tertahankan. Biasanya Anda baru tahu bedanya kalau sudah kehilangan kesadaran dan tertidur di balik kemudi selama beberapa detik. Maka, perhatikan berbagai tanda Anda sudah tak bisa melanjutkan menyetir dan berkendara lagi di bawah ini.

  • Kelopak mata terasa sangat berat sehingga Anda sering mengedipkan mata perlahan-lahan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Bengong, pikiran melayang ke mana-mana, atau pikiran kosong
  • Kebablasan, salah jalan, lupa sedang berada di mana, dan tidak memerhatikan rambu-rambu jalan
  • Menguap berkali-kali atau menggosok-gosok mata
  • Kepala terkantuk-kantuk
  • Kendaraan menyimpang dari jalur, menyerempet bahu jalan atau kendaraan lain, menyetir dengan kecepatan tidak wajar (lebih cepat atau lambat), dan kehilangan keseimbangan (jika mengendarai sepeda motor)

BACA JUGA: 9 Tanda Tubuh Anda Butuh Lebih Banyak Tidur

Melawan ngantuk saat nyetir mobil atau mengendarai motor

Kalau Anda sudah mengalami salah satu atau beberapa tanda di atas, itu berarti Anda sudah berada di luar batas kemampuan untuk menyetir mobil atau mengendarai motor. Mungkin hal pertama yang Anda lakukan untuk mengusir kantuk adalah menyetel radio atau musik keras-keras. Akan tetapi, ternyata cara kuno ini tidak ampuh untuk melawan kantuk saat menyetir. Ini dia tips-tips yang ampuh mengusir kantuk saat menyetir mobil atau mengendarai motor.

1. Minum kopi

Jika mata dan tubuh Anda sudah benar-benar lelah, Anda butuh kafein untuk membantu menjaga kesadaran. Salah satu sumber kafein terbesar adalah kopi. Namun, kopi membutuhkan waktu kira-kira setengah jam sebelum efeknya terasa. Selain itu, secangkir kopi saja mungkin tidak cukup bagi orang yang sehari-harinya sudah sering mengonsumsi kopi.

BACA JUGA: Berapa Kali Minum Kopi Dalam Sehari yang Masih Dianggap Sehat?

2. Menepi dan tidur sejenak (bagi pengemudi mobil)

Apabila efek kopi belum terasa, cara terbaik untuk melawan kantuk adalah dengan tidur sejenak. Menepi dan tidurlah selama kira-kira 15 menit. Ingat, lebih baik menghabiskan waktu 15-20 menit untuk tidur sejenak daripada memaksakan diri untuk tetap menyetir dengan risiko yang besar.

3. Menepi dan melakukan peregangan (bagi pengendara motor)

Biasanya rasa kantuk tak tertahankan muncul saat Anda mengendarai motor di jalanan yang cukup lengang dalam cuaca yang bersahabat. Maka, segera menepi sesaat dan turunlah dari motor. Lakukan peregangan otot dan berjalan-jalanlah kira-kira selama 10 menit. Bergerak secara aktif bisa membantu pikiran tetap terjaga.

4. Jangan minum obat dan alkohol sebelum atau saat berkendara

Mengonsumsi obat-obatan dan alkohol bisa memengaruhi konsentrasi dan kewaspadaan Anda. Hindari minum obat anti mabuk, obat anti masuk angin, atau obat lain dengan efek samping mengantuk sebelum atau saat berkendara. Pasalnya, Anda akan merasa sangat mengantuk. Kalau Anda memang harus minum obat-obatan tertentu yang diresepkan dokter, sebaiknya jangan menyetir mobil atau mengendarai motor sama sekali.  

5. Beristirahat setiap dua jam

Serangan kantuk saat menyetir atau mengendarai motor dalam perjalanan panjang adalah hal yang sangat wajar. Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda beristirahat setiap dua jam untuk melakukan peregangan otot atau tidur sejenak. Kalau dipaksa menyetir terus tanpa jeda, tubuh dan mata Anda justru jadi cepat lelah dan terasa berat. Maka, meskipun Anda tidak sedang mengantuk atau letih, usahakan untuk tetap beristirahat setiap beberapa jam sekali.  

6. Minta ditemani saat mengemudi

Kalau Anda kurang tidur, kurang istirahat, atau sedang kelelahan berat, hindari mengemudi seorang diri. Apalagi jika jaraknya cukup jauh. Ajaklah seorang teman atau anggota keluarga yang bisa menemani Anda sepanjang jalan. Dengan begitu, Anda bisa mengobrol bersamanya jika Anda mulai mengantuk. Dia juga bisa menjadi ‘polisi’ kalau Anda sudah mulai kehilangan kewaspadaan, terkantuk-kantuk, atau hampir tertidur. Akan lebih baik lagi jika orang yang menemani Anda bersedia untuk bergantian mengemudi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

    Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

    Gemar berlari sebagai olahraga utama? Cek ragam tips meminimalisasi risiko terserang penyakit saat lari di luar ruang di masa new normal, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

    Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    persiapan saat new normal
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

    PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    nafsu seks

    Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    mengatasi rambut kering

    5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    menghadapi kecemasan di new normal

    Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    nutrisi untuk mencegah covid

    Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit