home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Tubuh Kita Perlu Peregangan Otot?

Kenapa Tubuh Kita Perlu Peregangan Otot?

The American College of Sports menyatakan bahwa peregangan otot alias stretching adalah hal yang baik untuk dilakukan. Bahkan, para ahli menyarankan untuk melakukan peregangan otot setidaknya 2 kali dalam seminggu, selama 60 detik tiap gerakan. Mengapa?

Pentingnya melakukan peregangan otot secara rutin

Semakin bertambahnya umur, otot dan sendi Anda biasanya akan semakin tidak fleksibel. Dengan rajin melakukan peregangan, hal ini akan membantu Anda bergerak lebih leluasa. Banyak ahli mengatakan, peregangan yang rutin dapat membantu pinggul dan paha belakang tetap fleksibel sampai hari tua.

Jika postur tubuh Anda buruk dan aktivitas Anda terlalu padat sehingga Anda jarang olahraga, setidaknya jadikanlah peregangan sebagai kebiasaan untuk melemaskan otot-otot secara rutin. Apabila Anda memiliki sakit pinggang karena duduk di belakang meja setiap hari, peregangan juga dapat membantu.

Perlukah peregangan otot sebelum berolahraga?

Tidak perlu. Hal ini tidak terbukti mencegah cedera, sakit pada otot setelah olahraga, maupun meningkatkan performa Anda.

Menurut penelitian, peregangan statis sebelum berolahraga malah dapat melemahkan performa, terutama kecepatan lari sprint. Penyebab utamanya adalah karena peregangan dapat membuat otot Anda lelah. Anda harus melakukan pemanasan sebelum berolahraga, namun lakukan dengan peregangan dinamis, yang mirip seperti olahraga Anda yang akan Anda lakukan tetapi dalam intensitas yang lebih rendah.

Sebelum berlari, pemanasan yang baik untuk dilakukan adalah:

  • Lari di tempat dengan cepat
  • Berjalan sambil menekuk lutut
  • Mengayunkan kaki
  • Langkah tinggi atau “butt kicks” (jogging perlahan sembari kaki menendang bokong ke belakang).

Mulailah secara perlahan, dan tingkatkan intensitasnya secara berkala.

Perlukah peregangan otot setelah berolahraga?

Ya! Ini adalah waktu terbaik untuk peregangan, terutama peregangan statis. Semua orang akan menjadi lebih fleksibel setelah berolahraga, karena sirkulasi pada otot dan sendi meningkat.

Setelah Anda berlari atau jogging, akhirilah dengan berjalan-jalan kecil untuk relaksasi. Setelah itu, tutup dengan melakukan peregangan. Ini adalah cara terbaik untuk mengakhiri olahraga.

Bolehkah saya melakukan peregangan otot setiap saat?

Ya. Peregangan tidak diharuskan hanya sebelum atau sesudah olahraga rutin saja. Peregangan penting juga untuk dilakukan sekali-kali, misalnya ketika Anda bangun pagi, sebelum tidur, atau selama istirahat kerja.

Apakah perlu untuk menahan peregangan?

Tidak perlu. Meregangkan otot dan menahannya selama 15 sampai 30 detik dinamakan peregangan statis, dan peregangan seperti ini baik untuk dilakukan asal Anda tidak menahannya terlalu lama hingga menyebabkan kesakitan. Tetapi studi menyebutkan bahwa peregangan yang dinamis pun sama efektifnya, dan bahkan terkadang lebih baik jika Anda melakukannya sebelum berolahraga.

Peregangan yang dinamis, seperti Standing-Cat-Camel, menggerakkan kelompok otot secara halus melalui beberapa gerakan.

Ini adalah versi peregangan statis dari Standing-Cat-Camel:

  1. Satukan jari-jari Anda rentangkan di depan wajah dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  2. Rentangkan lengan ke depan sejauh yang Anda bisa, lengkungkan punggung dan bahu Anda ke depan.
  3. Tahan hingga sekitar 10 detik.
  4. Sekarang lepaskan jari-jari Anda, dan raih pergelangan tangan atau jari di belakang Anda.
  5. Angkat lengan Anda setinggi yang Anda bisa di belakang punggung Anda tanpa melepas tangan, sampai dada Anda akan terbuka dan bahu Anda berputar ke belakang.

Dengan peregangan apapun, baik statis atau dinamis, Anda harus merasakan peregangan, tapi Anda tidak boleh merasakan kesakitan. Jangan melakukan peregangan lebih jauh dari jangkauan gerakan yang Anda perlukan.

 

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.webmd.com/fitness-exercise/guide/how-to-stretch?page=1 diakses pada 12 Oktober 2018

Stretching 101: Benefits and Proper Techniques – https://www.verywellfit.com/stretching-101-2696342 diakses pada 12 Oktober 2018

Stretching: 9 Benefits, Plus Safety Tips and How to Start – https://www.healthline.com/health/benefits-of-stretching diakses pada 12 Oktober 2018


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x