Berbagai Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Kalau Suka Naik Motor Malam-malam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Risiko naik motor bukan hanya kecelakaan lalu lintas apabila Anda tak berhati-hati saat berkendara. Kesehatan tubuh bisa tergerogoti dari dalam tanpa pernah disadari jika Anda tak mementingkan perlindungan diri, apalagi ketika mengarungi kerasnya jalanan di malam hari. Banyak yang percaya bahwa keseringan naik motor malam hari bisa bikin paru-paru basah dan masuk angin. Benarkah demikian? Simak penjelasannya berikut ini.

Naik motor malam hari bisa mengganggu pernapasan

Naik motor malam hari identik dengan angin malam yang menerpa tubuh. Kena angin malam akan sedikit banyak memengaruhi kerja sistem pernapasan. Suhu angin yang berhembus di malam hari lebih dingin dan kering daripada angin di siang atau sore hari. Ketika dihirup lewat hidung atau mulut, udara kering yang masuk akan membuat hidung dan saluran pernapasan Anda ikut mengering dan hidung pun akan lebih sulit untuk menyaring kuman-kuman yang masuk.

Padahal, hidung dan saluran pernapasan Anda biasanya dilapisi oleh lendir yang berfungsi untuk menghalangi masuknya berbagai partikel dan organisme yang mengancam tubuh, misalnya virus dan bakteri. Jika cukup encer, lendir tersebut mampu mengeluarkan berbagai partikel keluar dari sistem pernapasan.

Benarkah sering naik motor malam hari bisa bikin paru-paru basah?

Pada kenyataannya, paru-paru basah atau yang biasa disebut efusi pleura terjadi karena adanya kelebihan cairan di pleura. Pleura adalah selaput yang melapisi dinding rongga dada, yang menjadi “rumah” bagi paru-paru Anda. Selaput pleura terletak di antara paru-paru dan dinding rongga dada manusia.

Paru-paru basah itu sendiri pun bukanlah sebuah penyakit atau kondisi kesehatan, melainkan gejala dari suatu penyakit. Biasanya memang selaput ini sedikit berair supaya paru-paru dalam rongga dada tidak saling bergesekan. Namun, pleura bisa kelebihan cairan atau jadi “basah” kalau ada gangguan tertentu.

Paru-paru basah bisa disebabkan oleh infeksi virus dan parasit, seperti Streptococcus pneumoniae (penyebab pneumonia) atau Mycobacterium tuberculosis (penyebab tuberkulosis) yang bisa menyebar lewat udara ataupun kontak dengan orang yang terinfeksi. Kuman-kuman ini tentu akan lebih mudah masuk ketika Anda udara dingin dan kering karena hidung menjadi lebih sulit untuk menyaring dan mengeluarkan kuman-kuman ini.

Beberapa penyakit atau gangguan kesehatan lain yang bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan rentan menimbulkan paru-paru basah, meliputi:

Tips berkendara dengan aman di malam hari

Berbagai risiko kesehatan naik motor umumnya bisa dicegah, jika Anda patuh, disiplin dan waspada ketika berkendara di jalanan. Saat bepergian di malam hari menggunakan motor, ada baiknya maksimalkan perlindungan tubuh.

Kenakan jaket yang bisa menahan angin (bahan parasut), gunakan juga pakaian lengkap dengan celana panjang dan sarung tangan. Helm dan masker merupakan aksesoris berkendara yang wajib dan selalu penting dikenakan saat Anda naik motor, entah itu di siang atau malam hari berkelana dengan motor di malam hari.

Terlepas dari perlindungan tubuh, penting juga untuk memerhatikan kondisi fisik motor yang Anda tunggangi. Periksa lampu sen, klakson, rem, gas, hingga kaca spion dua-tiga kali sebelum berangkat demi menghindari risiko kecelakaan. Di malam hari, ada baiknya Anda mengenakan jaket atau helm dengan warna terang agar mudah dikenali oleh pengendara lain di gelapnya malam hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
jenis kanker

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit