Tipe Bekas Jerawat seperti Apa yang Bisa Dihilangkan Tanpa Bantuan Dokter?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/03/2020
Bagikan sekarang

Jenis bekas jerawat yang menetap dan membandel pasti membuat penampilan Anda risih. Saat jerawat sembuh, penting untuk merawat bekasnya hingga sembuh. Selain membuat kulit sehat, tentu Anda jadi kian percaya diri saat bertatap muka dengan orang banyak.

Ingin menghilangkan noda bekas jerawat? Anda wajib tahu beberapa jenis bekas jerawat yang bisa ditangani sendiri tanpa perlu ke dokter. 

Jenis bekas jerawat yang bisa dihilangkan secara mandiri

jerawat di pipi

Saat jerawat sudah sembuh, biasanya bekas jerawat yang tertinggal meninggalkan bekas. Ada beragam bentuk bekas jerawat, seperti perubahan warna kulit menjadi lebih gelap atau merah muda. Selain itu, ada tanda-tanda bekas jerawat lainnya yang membuat penampilan wajah jadi kurang merata. 

Pada dasarnya, terdapat dua kategori bekas jerawat, yakni disebabkan oleh hilangnya jaringan kulit (bekas luka atropik) dan yang disebabkan oleh kelebihan jaringan (hipertrofik).

Bekas jerawat atropik cenderung datar, cekung, dan hanya sembuh pada bagian atas lapisan kulit. Bekas jerawat atropik bisa menimbulkan bekas boxcar, ice pick, maupun bekas jerawat rolling scars.

Bekas luka atropik sebaiknya tak diobati secara mandiri. Menyembuhkan bekas jerawat atropik perlu dilakukan oleh dokter kecantikan agar bekas jerawat bisa pulih merata. 

Sementara itu, jenis bekas jerawat hipertrofik dapat disembuhkan secara mandiri. Sebagai gambaran, bekas jerawat hipertrofik ini menimbulkan bentuk cembung pada kulit. Jenis bekas jerawat ini umum ditemui pada kebanyakan orang.

Hipertrofik terbentuk dengan ukuran yang sama saat jerawat tumbuh. Bekas luka hipertrofik hampir mirip dengan keloid. Namun, keloid meninggalkan bekas yang lebih lebar.

Ketika keloid muncul, biasanya kulit tumbuh menutupi luka dengan menumpukkan jaringan kulit lain. Keloid menghasilkan bekas yang cembung dan tidak merata, serta berukuran lebih besar.

Orang yang memiliki kulit lebih gelap cenderung memiliki jenis bekas jerawat hipertrofik dan keloid. Untungnya kedua bekas jerawat ini secara mudah bisa disembuhkan secara mandiri.

Hiperpigmentasi pasca inflamasi pada bekas jerawat

jenis jerawat umum

Luka bekas jerawat yang berlanjut memicu perubahan warna. Kondisi ini disebut hiperpigmentasi pasca inflamasi. Berbeda dengan bekas jerawat hipertrofik ataupun keloid, hiperpigmentasi pasca inflamasi muncul pada area bekas jerawat dengan warna lebih gelap dengan permukaan kulit yang rata.

Perubahan warna yang berkembang biasanya menghasilkan peradangan dan ketidakrataan warna pada kulit bekas jerawat. Warna yang dihasilkan oleh hiperpigmentasi biasanya ungu, coklat, atau bahkan hitam.

Untuk meminimalkan hiperpigmentasi dan bekas jerawat, Anda perlu melakukan perawatan sehingga kulit pulih seperti semula.

Menghilangkan jenis bekas jerawat tipe hipertrofik dan keloid

scrub untuk jerawat

Tak dipungkiri bekas jerawat membuat seseorang jadi tak percaya diri. Apalagi ketika Anda harus presentasi atau bertemu dengan banyak orang. Bagaimanapun, penampilan menjadi perhatian utama.

Daripada membubuhkan foundation yang tebal untuk menutupi bekas luka, cukup lakukan perawatan di rumah saja.

Jenis bekas jerawat hipertrofik, keloid, dan hiperpigmentasi bisa dilakukan secara mudah. Berbeda dengan jenis bekas jerawat atrofik yang membutuhkan penanganan dermatologis, Anda bisa menghilangkan bekas jerawat ini cukup di rumah saja.

Anda bisa membeli obat penghilang bekas jerawat dengan kandungan berikut.

  • Pionin, sebagai agen antimikroba dan membunuh bakteri akibat jerawat
  • Mucopolysaccharidoses (MPS), sebagai agen anti peradangan dan menjaga kelembapan kulit
  • Allium cepa, untuk menyembuhkan bekas jerawat hipertrofik dan keloid, serta meratakan warna kulit

Tak hanya menyembuhkan jenis bekas jerawat tersebut, formulasi ketiga kandungan itu bisa menghindari pembentukan jerawat baru. Jangan lupa untuk memilih obat dengan tekstur gel agar menyerap lebih optimal.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Types of Acne Scars and How To Treat Them. https://www.verywellhealth.com/types-of-acne-scars-15812. Diakses 29 November 2019.

5 Types of Acne Scars and How to Treat Them. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/types-of-acne-scars. Diakses 29 November 2019.

Wanitphakdeedecha, R., Eimpunth, S., & Manuskiatti, W. (2011). The Effects of Mucopolysaccharide Polysulphate on Hydration and Elasticity of Human Skin. Dermatology Research And Practice, 2011, 1-5. doi: 10.1155/2011/807906

CAMPANATI, A., SAVELLI, A., SANDRONI, L., MARCONI, B., GIULIANO, A., & GIULIODORI, K. et al. (2010). Effect of Allium Cepa-Allantoin-Pentaglycan Gel on Skin Hypertrophic Scars: Clinical and Video-Capillaroscopic Results of an Open-Label, Controlled, Nonrandomized Clinical Trial. Dermatologic Surgery, 36(9), 1439-1444. doi: 10.1111/j.1524-4725.2010.01654.

Pionin. https://cosmetics.specialchem.com/product/i-nagase-pionin. Diakses 29 November 2019.

 

Yang juga perlu Anda baca

Stop Lakukan Ini Jika Ingin Bekas Jerawat Cepat Hilang

Ingin Bekas jerawat hilang, ada beberapa hal yang perlu Anda hindari. Ternyata kebiasaan beriku tak disadari memicu masalah pada bekas jerawat,

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Life Hack Menutupi Bekas Jerawat Membandel

Cara menutupi bekas jerawat dapat dilakukan secara mudah dengan post acne gel dan green color corrector. Ikuti cara mengaplikasikannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Kebiasaan Buruk Penyebab Semakin Parahnya Bekas Jerawat

Penyebab bekas jerawat biasanya timbul dari kebiasaan yang tidak kita sadari. Memencet jerawat atau membersihkannya terlalu sering bisa memperparah kondisi.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Benarkah Cuka Apel Efektif dan Aman untuk Mengobati Jerawat?

Belakangan cuka apel sangat populer digunakan untuk mengatasi jerawat. Namun secara ilmiah, benarkah cuka apel aman dan efektif untuk jerawat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Direkomendasikan untuk Anda

Khasiat Penting Niacinamide untuk Samarkan Bekas Jerawat

Khasiat Penting Niacinamide untuk Samarkan Bekas Jerawat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21/02/2020
Apakah Bekas Jerawat Membandel Bisa Hilang Total?

Apakah Bekas Jerawat Membandel Bisa Hilang Total?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020
Kenapa Bekas Jerawat Lama-lama Berubah Jadi Hitam?

Kenapa Bekas Jerawat Lama-lama Berubah Jadi Hitam?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020
Perawatan Bekas Jerawat yang Cocok untuk Remaja

Perawatan Bekas Jerawat yang Cocok untuk Remaja

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 14/01/2020