Hati-hati, Otot Bisa Menyusut Jika Lama Tidak Digunakan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/07/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Otot bisa terbentuk dengan bagus jika dilatih dengan rutin. Ini artinya, Anda harus aktif berolahraga supaya punya otot yang bagus. Jika Anda malas-malasan, bahkan tidak melakukan aktivitas fisik dalam beberapa hari, mungkin saja massa otot akan menyusut.

Ternyata, otot bisa menyusut jika lama tak digunakan

Bukannya ingin menakut-nakuti, tapi jika Anda lebih sering bermalas-malasan di rumah, tidak melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kebutuhan tubuh, otot Anda bisa mengecil.

Dalam medis, kondisi ini biasanya dikenal dengan istilah atrofi otot. Atrofi otot adalah kondisi ketika massa otot berkurang dan akhirnya mengecil.

Pada dasarnya, ada tiga jenis atrofi otot yang bisa terjadi, yaitu:

  • Atrofi patologis biasanya disebakan karena penuaan, kelaparan, dan penyakit Cushing.
  • Atrofi neurogenik disebabkan karena cedera maupun masalah saraf yang mempengaruhi otot
  • Atrofi fisiologis, penyusutan otot yang terjadi akibat kurang gerak.

Berkurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi komposisi tubuh dengan berbagai cara. Apabila tubuh tidak aktif bergerak dan mengguakan otot, maka akan terjadi perubahan pada metabolisme protein yang memengaruhi massa otot.

Otot terbentuk dari dua jenis protein, yaitu actin dan myosin. Sebuah penelitian oleh AACN Advanced Critical Care menunjukkan bahwa jika Anda tidak cukup aktif menggerakkan tubuh, hal tersebut dapat memengaruhi pembentukan protein otot dan menjadi penyebab otot menyusut.

Apabila tubuh semakin jarang bergerak, akan terjadi proses biokimia tertentu di dalam otot. Hal ini meningkatkan aktivitas pemecahan protein menjadi asam amino yang lebih kecil dan berkurangnya produksi protein pada otot. Akan terjadi perubahan pada struktur dan metabolisme otot, sehingga massa otot pun dapat mengalami penurunan.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab otot menyusut adalah:

  • duduk dalam waktu yang lama, seperti pekerja kantoran
  • masalah kesehatan yang membatasi gerakan tubuh, seperti stroke
  • istirahat di rumah atau bed rest dalam waktu yang lama
  • berada di tempat yang minim gaya gravitasi, seperti di pesawat luar angkasa

Apakah kondisi ini berbahaya?

Kondisi otot menyusut biasanya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan yang berarti. Namun, Anda perlu waspada apabila penyusutan otot mulai mengganggu pergerakan tubuh Anda sehari-hari, atau misalnya terlihat perbedaan ukuran antara satu lengan dengan bagian lengan lainnya.

Jadi, apa yang harus saya lakukan untuk mencegah otot menyusut?

Setelah mengetahui apa saja penyebab otot menyusut, Anda mungkin berpikir apakah kondisi ini bisa diatasi. Tenang, penyusutan otot masih bisa ditangani dengan berolahraga serta makan makanan bergizi.

Untuk Anda yang jarang menggerakkan tubuh dan akan kembali aktif berolahraga, tidak perlu langsung tergesa-gesa melakukan latihan otot yang terlalu berat. Anda bisa mulai dengan gerakan-gerakan ringan terlebih dahulu, kemudian mulai tingkatkan intensitas serta durasinya secara perlahan.

Berikut adalah tips mengatasi dan mencegah kondisi otot menyusut akibat jarang bergerak:

Kembali berolahraga

Menggerakkan tubuh Anda kembali dengan berolahraga adalah keputusan yang tepat. Mungkin cukup sulit untuk kembali aktif seperti dulu, tetapi mengembalikan massa otot memang memerlukan proses. Jangan paksakan diri untuk berolahraga terlalu berat, dan segera berhenti sejenak jika tubuh mulai terasa sakit.

Berkonsultasi dengan personal trainer (PT)

Apabila Anda berolahraga di tempat umum seperti fitness center, Anda dapat memanfaatkan fasilitas PT untuk bertanya mengenai apa saja latihan yang tepat untuk kondisi tubuh Anda.

Istirahat yang cukup

Dengan beristirahat setelah olahraga, otot-otot yang sakit dan tegang akan kembali normal dan Anda siap untuk kembali berolahraga secara efektif.

Konsumsi banyak protein

Menaikkan jumlah konsumsi protein dengan banyak makan telur, daging, tahu, dan ikan dapat mencegah terjadinya kondisi otot menyusut.

Minum banyak air

Dengan rajin minum air, tubuh Anda akan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, air membantu membuang zat-zat beracun dalam tubuh, sehingga pertumbuhan massa otot pun menjadi lebih maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Merendam Kaki Dengan Air Garam Baik Bagi Kesehatan?

Merendam kaki dengan air garam yang hangat memang kedengarannya nyaman sekali. Namun, sebetulnya apakah betul ada manfaatnya bagi kesehatan? Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/01/2019 . 3 menit baca

Berapa Banyak Kalori yang Dibakar Oleh Otot Setiap Hari?

Semakin banyak otot yang dimiliki maka akan semakin banyak kalori yang dibakar. Berikut faktanya mengenai seberapa banyak otot membakar kalori tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebugaran, Hidup Sehat 12/01/2019 . 3 menit baca

Apa Bisa Meningkatkan Massa Otot Hanya Dengan Minum Susu Kedelai Saja?

Bagi Anda yang punya alergi susu sapi, susu kedelai mungkin bisa menjadi alternatif untuk membentuk otot. Namun apakah sama manjurnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Hidup Sehat 10/01/2019 . 3 menit baca

6 Mitos Tentang Senam Peregangan yang Tak Perlu Anda Percaya Lagi

Meski memberi banyak manfaat untuk tubuh, sayangnya masih banyak mitos tentang senam peregangan yang membingungkan. Cari tahu kebenarannya di sini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Hidup Sehat 25/12/2018 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 menit baca

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 12/06/2020 . 4 menit baca
cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . 8 menit baca
neuralgin adalah obat

Neuralgin RX

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23/02/2019 . 1 menit baca