Olahragamu Belum Optimal? Coba Pakai Cara Ini!

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga aman tentu merupakan suatu keharusan. Dengan semakin berkembangnya teknologi, terutama di bidang kesehatan, kita semakin dimudahkan dalam berolahraga. Satu lagi teknologi yang dapat Anda rasakan manfaatnya adalah Electrical Muscle Stimulation (EMS).

Apa itu EMS?

Electrical Muscle Stimulation atau E-Stim memanfaatkan denyut dari arus listrik untuk meniru sinyal yang berasal dari neuron (sel-sel dalam sistem saraf Anda). Arus listrik ringan ini menargetkan otot atau saraf.

Terapi E-Stim yang dilakukan untuk pemulihan otot, mengirimkan sinyal kepada otot agar mereka melakukan kontraksi (seperti menekuk otot lengan bagian atas). Dengan menghasilkan kontraksi otot yang berulang, aliran darah menjadi meningkat, sehingga membantu memperbaiki otot yang terluka.

Otot yang menjadi target dari EMS ini juga mengalami peningkatan kekuatan setelah melalui siklus kontraksi dan relaksasi yang berulang. Terapi ini juga dapat “melatih” otot untuk merespon sinyal alami tubuh untuk berkontraksi.

Hal ini sangat membantu bagi penderita stroke yang pada dasarnya harus kembali mempelajari fungsi motorik dasar. Selain itu, olahraga yang didampingi oleh ahli menggunakan EMS bermanfaat untuk membantu efektivitas pengembangan otot.

Bagaimana cara E-Stim bekerja?

Terapi fisik satu ini memanfaatkan elektroda kecil yang ditempelkan pada kulit. Elektroda ini berbentuk bantalan kecil dan lengket. Beberapa elektroda ditempelkan di sekitar bagian yang akan menerima perawatan.

Untuk stimulasi otot, denyut atau hentakan listrik akan mencapai otot, memberi sinyal pada otot untuk berkontraksi. Saat olahraga aman pun penempelan elektroda mungkin dilakukan asal dengan prosedur yang baik.

Apakah olahraga dengan menggunakan EMS aman?

Dalam sebuah artikel yang membahas efek EMS pada bentuk otot yang ditulis pada tahun 2017, terbukti bahwa electrical muscle stimulation dapat mendorong dan mengembangkan massa otot selama menjalani terapi.

Adapun untuk meningkatkan kekuatan otot, perlu disertai dengan kegiatan fungsional atau olahraga aman dan rutin lainnya, tak bisa dilakukan oleh EMS saja. Karena itu, jika pemakaian EMS disertai dengan olahraga lain, massa dan kekuatan otot sama-sama akan bertambah.

Manfaat lain dari EMS

Jika bertanya-tanya mengapa dokter atau ahli terapi fisik yang Anda temui menyarankan untuk memakai teknologi E-Stim sebagai olahraga aman, berikut manfaat yang perlu diketahui.

1. Mengontrol rasa nyeri yang kronis dan akut

Terdapat jenis dari stimulasi elektrik yaitu TENS (Transcutaneous electrical neuromuscular stimulation) yang dapat digunakan untuk membantu mengontrol rasa sakit atau nyeri.

Aliran listrik yang dihasilkan alat ini menstimulasi ujung saraf pada kulit yang mengirimkan rasa sakit pada otak. Sinyal tersebut lalu “diganggu” oleh aliran listrik untuk membantu mengurangi nyeri yang Anda rasakan.

2. Meningkatkan fungsi otot

Olahraga aman yang didampingi personal trainer mungkin akan memanfaatkan E-Stim untuk membantu meningkatkan kontraksi otot Anda. Kontraksi otot sangat penting terutama setelah menjalani operasi, cedera, atau berada dalam kondisi yang sudah lama tidak bergerak.

3. Mengontrol inkontinensia

Inkontinensia adalah kondisi kesehatan di mana Anda tidak mampu menahan rasa ingin buang air kecil. Dengan terapi fisik stimulasi elektrik, ini akan membantu otot-otot yang menjaga aliran urin dapat berfungsi kembali seperti semula.

4. Meringankan kejang otot

Saat mengalami kejang otot ketika berolahraga, EMS dapat membantu menurunkan gejala yang Anda rasakan. Listrik yang dialirkan dapat membuat otot yang kejang mengontraksi dan merileksasi secara bergantian untuk membantu menurunkan ketegangan otot.

5. Media pemberian obat

Iontoforesis merupakan jenis dari stimulasi elektrik yang digunakan para ahli terapi fisik dalam pemberian obat. Aliran listrik dapat mendorong obat melalui kulit lalu mencapai jaringan yang perlu diobati.

6. Membantu menyembuhkan luka

Stimulasi elektrikal dengan tegangan tinggi terbukti dapat bermanfaat untuk luka yang sulit disembuhkan. Aliran listrik membantu meningkatkan sirkulasi di sekitar ujung luka untuk membantu pemulihan.

Asalkan didampingi ahli atau mengikuti rujukan dokter, EMS sebagai olahraga aman dapat digunakan oleh siapa saja, seperti saat di gym. Tentu Anda perlu mengikuti prosedur agar manfaat dari EMS dapat dirasakan dengan baik dan maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

latihan fisik ems

Apakah Olahraga Dengan Teknologi EMS Bisa Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2018 . Waktu baca 5 menit
manfaat personal trainer di gym

4 Tipe Orang yang Perlu Menggunakan Personal Trainer Saat Nge-Gym

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Juli 2017 . Waktu baca 5 menit
gerakan olahraga di kantor

9 Gerakan Olahraga yang Bisa Anda Lakukan di Kantor untuk Mengatasi Pegal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2017 . Waktu baca 5 menit