Olahraga adalah kebutuhan setiap orang, apalagi untuk orang yang kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Olahraga merupakan kunci penting untuk menurunkan berat badan. Mengatur pola makan saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan secara sehat. Maka itu, olahraga untuk obesitas tidak boleh sampai terlewat. Namun, apa jenis olahraga yang tepat untuk orang yang kelebihan berat badan dan obesitas?

Jenis olahraga apa yang cocok untuk orang obesitas?

olahraga jalan kaki

Orang yang memiliki berat badan berlebih atau sampai obesitas akan merasakan beban tekanan yang sangat besar pada lutut, pinggang, panggul, dan pergelangan kaki saat beraktivitas. Maka itu, untuk tetap menjaga kesehatan tulang, olahraga untuk orang obesitas yang dianjurkan adalah jenis olahraga low-impact.

Olahraga low-impact adalah segala jenis olahraga yang sangat minim tekanan pada tubuh dan persendian. Oleh karena itu, olahraga low-impact tidak pakai gerakan melompat dan biasanya ada satu kaki yang tetap di tanah atau lantai sepanjang waktu.

Selain itu, Anda bisa mulai latihan dengan pemanasan 5 menit dan mengakhiri dengan pendinginan selama 5 menit. Durasi setiap latihan adalah 30-60 menit selama 4 atau 5 kali latihan per minggu.

Olahraga apa saja yang cocok untuk orang obesitas?

peralatan berenang

1. Jalan kaki

Olahraga untuk obesitas yang paling murah dan mudah adalah jalan kaki. Anda bahkan tidak butuh banyak perlengkapan untuk melakukan olahraga ini.

Berjalan memang tidak terlalu banyak membakar kalori. Namun, Anda harus ingat, ketika orang yang obesitas menjalankannya, maka pembakaran bisa lebih banyak. Sebab, dibutuhkan energi lebih banyak yang dikeluarkan oleh orang obesitas dibandingkan orang yang berat badannya normal.

2. Berjalan dalam air atau berenang

Ketika beraktivitas di air, beban tubuh Anda akan ikut ditopang oleh air. Dengan begitu, risko terbebaninya sendi dan tulang jadi lebih minim melalui jenis olahraga ini.

Bagaimana tipsnya untuk berjalan di air? Yang pertama, sebaiknya kaki tidak menyentuh dasar kolam. Kemudian badan benar-benar digerakkan seperti jalan pada umumnya di darat. Ulangi gerakan berjalan ini berulang-ulang.

Selain berjalan di air, jika Anda juga bisa berenang, Anda juga boleh melakukannya sebab renang adalah olahraga low-impact juga. Berenang juga efektif mengatur  pernapasan dan membakar kalori.

3. Bersepeda

Bersepeda adalah olahraga untuk obesitas yang efektif membakar kalori, plus aman karena termasuk olahraga low-impact. Ada berbagai jenis sepeda yang bisa Anda gunakan, sepeda statis ataupun sepeda biasa.

Saat bersepeda, mulai pelan-pelan selama 5 menit. Kayuh pedal sepeda tanpa berhenti, setelah 5 menit istirahat. Selanjutnya, kayuh sepeda lagi hingga 5 menit, lalu istirahat kembali. Secara bertahap, Anda bisa tambahkan durasinya.

4. Latihan otot

Latihan kekuatan otot juga diperlukan oleh orang dengan obesitas untuk memperbaiki masalah postur tubuh serta meningkatkan metabolisme.

Dengan latihan kekuatan, tubuh akan membangun otot lebih banyak. Ketika tubuh membangun otot lebih banyak, ini akan meningkatkan metabolisme Anda saat istirahat. Semakin tinggi metabolisme, semakin cepat proses pembakaran kalori yang terjadi.

Anda dapat mencoba beberapa latihan beban di rumah menggunakan pemberat seperti dumbbell, atau Anda bisa melakukan gerakan seperti push-up, squat, lunge, sit-up, dan lain-lain.

5. Tai chi

Tai chi merupakan olahraga dengan gerakan tenang, tapi bisa membakar kalori meskipun sifatnya low-impact. Untuk melakukan olahraga kali ini, alangkah lebih baik bila ada pelatihnya. Sebab ada banyak teknik yang tidak umum dan harus dibimbing oleh orang yang berpengalaman.

Tai chi adalah olahraga yang bukan hanya baik untuk fisik, tetapi juga untuk mempertajam konsentrasi. Beberapa kelas tai chi diadakan di dalam ruang, meski ada juga yang di luar ruang seperti di taman. Pilih mana yang paling nyaman buat Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca