3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
Bagikan sekarang

Kapan terakhir kali Anda olahraga bersama keluarga? Olahraga menjadi salah satu tantangan terbesar saat melakukan kegiatan di rumah saja. Namun, momen olahraga bisa menjadi lebih seru ketika dilakukan bersama. Agar tetap semangat saat puasa, terdapat beberapa olahraga menarik yang bisa Ibu lakukan bersama anak di rumah. 

Olahraga seru bersama anak di rumah saat puasa

Di tengah pandemi COVID-19 ini, segala aktivitas mulai dari kegiatan perkantoran dan belajar mengajar dilakukan di rumah. Di Ramadan ini, coba lakukan perubahan yang positif bersama keluarga. Meskipun puasa, kesehatan tubuh perlu dikelola dengan baik. Salah satu caranya dengan berolahraga.

Olahraga bersama anak dapat mendatangkan berbagai manfaat kesehatan, di antaranya:

  • Menguatkan otot dan tulang
  • Menjaga berat badan anak
  • Mengurangi risiko penyakit diabetes mellitus tipe 2
  • Meningkatkan kualitas tidur

Olahraga mendukung performa Ibu dan keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Anak dan Ibu juga lebih bisa berkonsentrasi dan termotivasi saat berkegiatan selama di rumah saja saat puasa.

Berikut beberapa olahraga yang bisa dilakukan bersama anak di rumah selama puasa.

1. Menari

anak menari

Olahraga ini bisa dilakukan bersama anak saat puasa di rumah. Cukup menggunakan musik dan tari-tarian sederhana dapat melatih aktivitas fisik keluarga di rumah. Mengutip laman Very Well Health, menari dapat memberikan dampak baik untuk kesehatan kardiovaskular.

Olahraga dengan cara ini lebih menyenangkan dan membuat lebih bersemangat karena diiringi musik. Tidak perlu bingung, cukup menyetel video latihan menari atau aerobik, lalu ajak keluarga mengikuti gerakan tersebut.

2. Yoga

yoga untuk anak sekolah

Saat puasa, yoga juga menjadi olahraga yang direkomendasikan bersama anak saat di rumah. Berdasarkan laman Healthline, yoga dapat membuat anak lebih fokus. Yoga melibatkan teknik pernapasan, sehingga melatih anak meredam kecemasan dan membuatnya lebih tenang dan fokus.

Disebutkan juga dalam sebuah studi Frontiers In Psychiatry, yoga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak. Yoga meningkatkan kemampuan anak mengatur suasana hati yang berkaitan erat dengan emosi dan stres. 

Ibu bisa melakukan gerakan yoga sederhana bersama anak dengan mengikuti gerakan dalam video latihan yoga.

3. Peregangan sederhana 

gerakan peregangan untuk anak

Peregangan sederhana adalah olahraga lain yang bisa dilakukan bersama anak di rumah saat puasa. Anak mungkin lebih banyak melakukan aktivitas belajar online dan tak banyak melakukan aktivitas fisik. Mungkin Ibu dan Ayah juga mengalami hal serupa karena sibuk bekerja. Maka itu, peregangan adalah olahraga yang tepat untuk melenturkan otot kaku.

Ada beberapa macam peregangan yang bisa dilakukan bersama anak.

  • Meregangkan tangan ke atas: Berdiri dengan posisi badan tegak lurus dengan kedua kaki dirapatkan dan tarik kedua tangan lurus ke atas
  • Merentangkan tangan: Berdiri dengan merentangkan kedua tangan ke samping kiri dan kanan, lalu dorong tangan ke tulang belikat hingga otot terasa tertarik. Lakukan peregangan ini beberapa kali.
  • Peregangan kaki: Tekuk salah satu kaki membentuk sudut 90 derajat, sementara kaki lainnya luruskan ke belakang menyentuh lantai membentuk sudut 45 derajat. Tahan posisi selama 30 detik dan lakukan bergantian pada kaki yang lain.

Hal yang perlu diingat saat olahraga bersama anak

Olahraga bersama anak saat di rumah saja bisa dilakukan satu jam sebelum berbuka puasa. Tentunya momen berbuka puasa akan lebih dinantikan setelah berolahraga, karena rasa haus yang timbul setelah banyak bergerak . Ingatlah untuk buka puasa dengan asupan yang sehat agar kesehatan tubuh senantiasa terjaga.

Ketika berbuka puasa, awali dengan minum air putih terlebih dahulu untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena berpuasa dan beraktivitas di rumah. Air mineral dapat menjadi pilihan Ibu untuk air minum di rumah karena mineral memang dibutuhkan oleh tubuh. Mineral utamanya diperoleh dari makanan, dan mengonsumsi air mineral dapat membantu mencukupi kebutuhan mineral bagi tubuh

Saat berpuasa, tetap penuhi kebutuhan hidrasi tubuh, minum air 8 gelas sehari dengan pembagian 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas antara berbuka dan sahur, dan 2 gelas saat sahur). Ajak anak mengikuti pola ini, agar lebih seru Ibu juga bisa membuat alarm untuk mengingatkan minum air di waktu-waktu tersebut.

Penuhi kebutuhan hidrasi keluarga di rumah dengan jenis air mineral yang berkualitas. Salah satu cara memilih air minum yang baik adalah dengan mengetahui kondisi sumber airnya. Untuk melindungi keluarga, Ibu pastikan air minum diambil dari sumber air alami, yang ekosistem di sekitarnya terlindungi.

Seperti air yang diambil dari sumber air pegunungan, melewati bebatuan vulkanik, sehingga mineralnya terbentuk secara alami. Sesuatu yang alami dan terlindungi, dapat memberikan kebaikan untuk kesehatan keluarga.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Tips Jaga Stamina Saat Puasa di Masa Pandemi COVID-19

Agar tubuh selalu sehat dan bugar saat kerja di rumah, Anda perlu melakukan cara-cara ini untuk menjaga stamina saat puasa di bulan Ramadhan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hari Raya, Ramadan 08/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

tips puasa sehat

4 Tips Agar Tetap Bugar saat Puasa Selama di Rumah Saja

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020