Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Supaya Ototnya Terlatih, Yuk Ajak Si Kecil Rutin Melakukan 5 Gerakan Peregangan Ini

Supaya Ototnya Terlatih, Yuk Ajak Si Kecil Rutin Melakukan 5 Gerakan Peregangan Ini

Beberapa anak mungkin susah untuk diajak olahraga. Supaya otot-ototnya tetap terlatih dan lentur, Anda bisa mengajaknya melakukan berbagai gerakan peregangan yang sederhana dan bisa dilakukan di mana pun. Peregangan juga sebaiknya dilakukan rutin, supaya ketika beraktivitas atau bermain, risiko untuk cedera menjadi lebih sedikit. Penasaran bagaimana gerakan peregangan untuk anak yang mudah dilakukan di rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Manfaat melakukan peregangan untuk si kecil

Anak-anak cenderung bergerak bebas saat bermain atau beraktivitas. Walaupun tubuhnya lebih lentur dari orang dewasa, bukan berarti otot dan sendinya tidak rentan dari cedera.

Dilansir dari Live Strong, peregangan sebaiknya dilakukan oleh setiap orang, termasuk anak-anak, untuk menghindari tubuh dari cedera. Melakukan peregangan yang rutin akan membuat otot dan sendi tetap lentur, memperluas jangkauan gerak, serta memperbaiki postur tubuh. Jika Anda dapat membuat anak melakukan gerakan peregangan rutin, maka Anda sudah mengajarkannya salah satu prinsip hidup sehat pada si kecil.

Bukan tidak mungkin anak yang jarang melakukan peregangan akan mengalami kram otot atau otot kaku. Apalagi jika anak hanya duduk terus selama mengikuti pelajaran di kelas dan tak melakukan aktivitas di luar ruangan. Untuk itu, dorong anak untuk membiasakan diri melakukan peregangan.

Berbagai macam gerakan peregangan untuk anak

Gerakan peregangan sebaiknya dimulai dari bagian tulang belakang terlebih dahulu, kemudian berpindah ke tubuh bagian atas lalu ke tubuh bagian bawah. Lakukan 20 sampai 30 detik setiap gerakan peregangan dan ulangi beberapa kali seperlunya. Jangan lupa untuk mengatur pernapasan menjadi lebih rileks..

Bila anak sedang dalam tahap pemulihan dari cedera atau setelah sembuh dari cedera, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau ahli terapi fisik untuk menentukan cara paling aman dan efektif dalam melakukan peregangan. Berikut beberapa gerakan peregangan untuk anak yang sederhana dan mudah diikuti, seperti:

1. Child’s pose

gerakan peregangan untuk anak
sumber: momjunction.com

Gerakan ini disebut juga dengan balasana dan merupakan cara yang baik bagi anak-anak untuk memulai dan mengakhiri peregangan. Caranya adalah dengan melipat kaki ke belakang seperti seperti posisi berlutut. Bagian tulang kering dan punggung kaki menempel ada lantai.

Kemudian, perlahan-lahan bungkukkan tubuh hingga dahi menyentuh lantai. Rentangkan tangan ke depan (di samping kepala) dan merentangkan telapak tangan ke lantai. Lalu, tarik napas dalam-dalam, tahan hingga 3 sampai 5 kali napas dan hembuskan secara perlahan.

2. Cat-cow pose

gerakan peregangan untuk anak
sumber: thecenter.com

Peregangan ini sangat baik untuk tulang belakang dan juga memperkuat otot perut. Ambil posisi merangkak, seperti bentuk meja. Pastikan bagian punggung harus rata, mata harus menghadap lurus ke lantai.

Kemudian, tarik napas dengan angkat perlahan leher dan kepala ke atas. Lalu, hembuskan napas diiringi dengan mengangkat perut dan tulang belakang hingga punggung melengkung seperti kucing. Pastikan mata si kecil melihat ke arah pusar. Lakukan hingga 5 sampai 1o kali pengulangan.

3. Peregangan lengan

gerakan peregangan untuk anak

Ada banyak gerakan peregangan untuk tubuh bagian atas, bahu, dan lengan. Lakukan dengan berdiri tegak, angkat satu tangan ke atas dan satu tangan membentuk siku di pinggul. Kemudian, tangan yang diluruskan ke atas diarahkan ke samping. Lakukan secara bergantian.

Selanjutnya, angkat tangan kanan ke atas, tekuk siku dan tempelkan telapak tangan pada bagian bahu belakang. Tahan tangan tersebut dengan tangan kiri. Lakukan selama 10 sampai 30 detik dan ulangi dengan berganti tangan. Gerakan ini melenturkan otot lengan atas dan pergelangan tangan.

Kemudian, lakukan gerakan untuk melenturkan otot lengan atas dan bahu. Caranya dengan mengarahkan tangan kanan ke sisi kiri dan menguncinya dengan tangan kanan. Tahan selama 10 sampai 30 detik kemudian ulangi dan lakukan secara bergantian.

4. Butterfly stretch

gerakan peregangan untuk anak
sumber: pinterest.co.uk

Peregangan ini paling mudah dilakukan, yaitu duduk tegak dengan menekuk kaki dan menempelkan telapak kaki satu sama lain. Untuk pertama kali, anak bisa meletakkan kedua tangannya pada kaki. Bila sudah terbiasa, siku tangan bisa bertumpu pada lutut.

Sesuai namanya bila diperhatikan, gerakan ini akan membentuk kupu-kupu. Gunanya untuk melenturkan otot kaki dan sekitar selangkangan. Tahan gerakan ini selama 10 sampai 30 detik dan atur napas.

5. Hamstring stretch

gerakan peregangan untuk anak
sumber: huffingtonpost.com

Gerakan ini dilakukan dalam posisi duduk. Rentangan kaki lurus ke depan dan jari-jari kaki mengarah ke atas. Kemudian rentangkan tangan ke depan dan letakkan di atas paha. Perlahan, bungkukkan tubuh dan coba untuk menjangkau ujung jari kaki dengan tangan. Tahan selama 10 sampai 20 detik. Gerakan ini melenturkan otot kaki, paha, punggung, dan lengan tangan.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Importance of Stretching for Kids. https://www.livestrong.com/article/515934-importance-of-stretching-for-kids/. Diakses pada 25 Juni 2018.

Simple Stretches for Kids. https://www.verywellfamily.com/simple-kids-stretching-exercises-1257070. Diakses pada 25 Juni 2018.

Top 10 Stretching Exercises For Kids. http://www.momjunction.com/articles/stretching-exercises-for-kids_00385971/#gref. Diakses pada 25 Juni 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 28/06/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x