Kenapa Harus Cuci Tangan Setelah Keluar dari Toilet?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dilansir dari Kompas, hampir 60 persen masyarakat sama sekali tidak mencuci tangan setelah keluar dari kamar mandi. Sementara itu, dari 40 persen yang mencuci tangan, hanya 10-15 persen yang cuci tangan pakai sabun. Padahal cuci tangan setelah dari toilet, baik itu toilet pribadi atau toilet umum, sangat penting bagi kesehatan. Cuci tangan adalah salah satu cara paling efektif untuk Anda terhindar dari berbagai penyakit menular.

Cuci tangan setelah dari toilet mencegah penyebaran penyakit

Salah satu cara termudah dari penularan penyakit adalah lewat sentuhan. Pasalnya, tangan merupakan salah satu rumah ternyaman bakteri, kuman, dan tak menutup kemungkinan juga virus yang menyebabkan penyakit menular. Sekitar 5 ribu bakteri menghuni kedua tangan Anda setiap waktu. Oleh karena itu, sentuhan tangan, baik secara langsung dengan kulit orang lain maupun memegang benda, dapat menjadi sarana penyebaran bakteri.

Tidak cuci tangan setelah dari kamar mandi adalah salah satu cara penyebaran penyakit menular yang seringnya tidak disadari. Contohnya begini: Anda sedang mengalami diare, dan kemudian Anda buang air besar dan tidak cuci tangan setelahnya. Selanjutnya, Anda bersalaman dengan orang lain. Setelahnya orang tersebut mengucek matanya atau makan pakai tangan tanpa cuci tangan. Orang tersebut dapat mengalami infeksi yang sama atau mungkin infeksi di bagian lainnya akibat perpindahan bakteri dari Anda melalui sentuhan.

Feses manusia atau hewan merupakan ladang kuman berbahaya seperti Salmonella, E. coli , dan norovirus yang menyebabkan diare. Feses manusia juga dapat menyebarkan beberapa infeksi pernapasan seperti adenovirus dan penyakit tangan-kaki-mulut. Masih banyak lagi patogen lain yang dapat ditularkan melalui tangan yang tidak dicuci setelah pakai toilet, misalnya flu, hepatitis A, bronkiolitis, hingga meningitis. Satu gram kotoran manusia bisa berisi satu triliun kuman. Mereka bisa merambat ke tangan setelah Anda bersih-bersih usai buang air besar atau mengganti popok bayi. Bayangkan jika bakteri yang Anda angkut dari feses bergabung dengan bakteri yang sudah tinggal lama di tangan? Hiiiyyy….

Penularan penyakit lewat kebiasaan ogah mencuci tangan setelah dari kamar mandi juga bisa terjadi dengan cara yang tidak langsung. Misalnya ketika Anda menyentuh tutup kloset, selang, gagang flush, kran wastafel, hingga gagang pintu kamar mandi atau bilik toilet. Pasalnya, benda-benda tersebut sudah lebih dulu disentuh oleh orang lain yang mungkin sedang sakit dan membawa virus atau bakteri di tangannya.

Bakteri bisa hidup lama di permukaan benda sekitar

Beberapa virus dan bakteri dapat hidup sampai dua jam di permukaan benda yang mereka hinggapi. Sehingga meski tangan Anda bersih, jika orang yang menggunakan kamar kecil sebelum Anda sedang sakit, ia dapat meninggalkan jejak penyakitnya dan kemudian tertangkap oleh Anda. Ditambah lagi, virus, parasit, dan bakteri adalah organisme mikroskopik yang tidak kasat mata, sehingga Anda tidak akan pernah tahu siapa saja yang sedang sakit di sekeliling Anda.

Maka, tak menutup kemungkinan bahwa penyakit bisa menyebar di satu area tertutup jika penghuni ruangan tersebut tidak mencuci tangan setelah dari toilet dan/atau setelah batuk dan bersin. Selain itu, berbagai kuman dan virus penyebab penyakit menular dapat berkembang biak lebih pesat di lingkungan yang lembap dan minim sirkulasi udaranya, seperti di kamar mandi. Jadi, risiko Anda terinfeksi virus atau bakteri pun semakin tinggi jika tidak cuci tangan setelah dari toilet.

Selain setelah dari toilet, kapan waktu yang tepat untuk cuci tangan?

  • Sebelum makan. Apabila Anda memasak sendiri santapan Anda, biasakan membersihkan tangan pada saat sebelum, selama, dan sesudah proses memasak makanan.
  • Saat Anda akan masuk ke dalam rumah, setelah melakukan aktivitas di luar rumah.
  • Setelah memegang hewan atau binatang peliharaan. Karena bisa jadi banyak bakteri yang menempel pada bulu hewan peliharaan Anda.
  • Sebelum dan setelah mengunjungi orang sakit.
  • Setelah Anda batuk atau bersin, agar tidak menularkan kuman penyakit kepada orang lain.

Begini cara yang benar dan bersih untuk cuci tangan dari toilet

  • Basahi tangan Anda dengan air yang mengalir.
  • Oleskan sabun pada tangan Anda.
  • Bersihkan semua permukaan kedua sisi tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, di bawah kuku hingga pergelangan tangan.
  • Gosok tangan Anda dengan sabun sekitar 20 detik.
  • Bilas dengan air bersih yang mengalir.
  • Keringkan tangan Anda dengan handuk bersih atau tisu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit