Benarkah Minum Es Setelah Cabut Gigi Bikin Cepat Sembuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang-orang yang menyarankan, sehabis operasi cabut gigi, baiknya Anda minum air dingin. Tanpa kita sadari, kita mempercayai anjuran itu sepenuhnya. Pertanyaannya, apakah hal tersebut benar dan aman secara medis? Memangnya bagaimana bisa minum es setelah cabut gigi mempercepat penyembuhan? Cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Mengenal operasi cabut gigi

Dokter gigi akan mencabut gigi Anda karena gigi tersebut telah rusak. Gigi yang sudah rusak, misalnya karena berlubang sangat parah dan keropos, tentu dapat menyebabkan nyeri. Lebih jauh lagi, jika gigi tidak dicabut, kerusakannya bisa menjalar ke gigi yang lain.  

Operasi gigi biasanya dilakukan dengan menggunakan bius sehingga membuat Anda tidak terasa sakit. Namun, setelah operasi selesai dan efek biusnya hilang, rasa sakit bisa datang kembali. 

Setelah gigi Anda dicabut, tentu akan ada lubang pada gusi dan bisa mengeluarkan darah. Dengan kata lain, di tempat gigi Anda yang lama, gusi mengalami perdarahan, dan bisa mengalami peradangan atau bengkak. Ini adalah hal yang wajar terjadi. Namun, untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, misalnya hal-hal di bawah ini.

1. Minum obat pereda nyeri

Pertama, Anda mungkin akan diberikan obat penghilang rasa sakit oleh dokter gigi Anda. Obat tersebut bisa mengurangi rasa sakit sehabis gigi Anda dicabut.

2. Kompres dingin

Anda bisa juga memberikan kompres es dari luar. Tempelkan kompres es pada kulit mulut Anda sekitar 10 hingga 20 menit satu kali kompres. Letakkan kain tebal diantara es dan kulit Anda agar pembuluh darah tidak mati total dalam mengalirkan darahnya.

3. Kumur air garam

Setelah 24 jam berlalu setelah cabut gigi, Anda bisa berkumur dengan air garam beberapa kali sehari. Tujuannya juga untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit. Namun, jangan berkumur terlalu keras karena bisa membuat gusi berdarah lagi dan memperlambat penyembuhan.

4. Memilih makanan dan minuman yang aman

Setelah cabut gigi, pilih makanan yang lembut seperti sup, mi rebus, puding, dan bubur. Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas karena akan membuat proses penyembuhan semakin lama.

5. Tidur dengan bantal yang tinggi

Ketika tidur, berbaringlah dengan menggunakan bantal. Pastikan posisi kepala lebih tinggi dari badan karena posisi yang datar malah memperlama perdarahan.

6. Jangan menyentuh area bekas cabut gigi

Hindari menyentuh area bekas cabut gigi, misalnya dengan menggunakan sikat gigi, tusuk gigi, ataupun lidah. Ini juga dapat memperlama proses pemulihan dan malah menyebabkan perdarahan kembali. Saat menyikat gigi dan membersihkan mulut, lakukan dengan perlahan dan lembut. 

Apakah minum es setelah cabut gigi dapat mempercepat penyembuhan?

Pada dasarnya, suhu dingin akan membuat pembuluh darah menyempit. Dengan kata lain, darah tidak akan mengalir dengan deras karena sempitnya pembuluh darah. Hal ini terjadi untuk menghentikan perdarahan pada area bekas cabut gigi. Inilah mengapa kompres es perlu dilakukan setelah Anda cabut gigi. Lalu bagaimana dengan minum es setelah cabut gigi?

Anda perlu berhati-hati ketika melakukan sesuatu yang akan menimbulkan kontak langsung dengan luka bekas cabut gigi. Misalnya beberapa aktivitas yang telah disebutkan di atas, yaitu berkumur terlalu keras, menyikat gigi, dan memainkan lidah Anda di daerah bekas luka cabut gigi.

Minum air, terutama minum air dingin atau minum es setelah cabut gigi sebenarnya tidak dilarang. Akan tetapi, ketika minum air dingin Anda perlu berhati-hati jika menggunakan sedotan. Gerakan menyedot pada mulut bisa menimbulkan tekanan pada gusi dan dapat memperlambat proses pernyembuhan. Sedotan juga berisiko menyenggol bekas luka Anda. 

Intinya, silakan saja minum es setelah cabut gigi. Namun, hindari menggunakan sedotan atau minum cepat-cepat. Bila perdarahan tak kunjung berhenti setelah beberapa hari, segera hubungi dokter gigi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit