Benarkah Minum Es Setelah Cabut Gigi Bikin Cepat Sembuh?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Banyak orang-orang yang menyarankan, sehabis operasi cabut gigi, baiknya Anda minum air dingin. Tanpa kita sadari, kita mempercayai anjuran itu sepenuhnya. Pertanyaannya, apakah hal tersebut benar dan aman secara medis? Memangnya bagaimana bisa minum es setelah cabut gigi mempercepat penyembuhan? Cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Mengenal operasi cabut gigi

Dokter gigi akan mencabut gigi Anda karena gigi tersebut telah rusak. Gigi yang sudah rusak, misalnya karena berlubang sangat parah dan keropos, tentu dapat menyebabkan nyeri. Lebih jauh lagi, jika gigi tidak dicabut, kerusakannya bisa menjalar ke gigi yang lain.  

Operasi gigi biasanya dilakukan dengan menggunakan bius sehingga membuat Anda tidak terasa sakit. Namun, setelah operasi selesai dan efek biusnya hilang, rasa sakit bisa datang kembali. 

Setelah gigi Anda dicabut, tentu akan ada lubang pada gusi dan bisa mengeluarkan darah. Dengan kata lain, di tempat gigi Anda yang lama, gusi mengalami perdarahan, dan bisa mengalami peradangan atau bengkak. Ini adalah hal yang wajar terjadi. Namun, untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, misalnya hal-hal di bawah ini.

1. Minum obat pereda nyeri

Pertama, Anda mungkin akan diberikan obat penghilang rasa sakit oleh dokter gigi Anda. Obat tersebut bisa mengurangi rasa sakit sehabis gigi Anda dicabut.

2. Kompres dingin

Anda bisa juga memberikan kompres es dari luar. Tempelkan kompres es pada kulit mulut Anda sekitar 10 hingga 20 menit satu kali kompres. Letakkan kain tebal diantara es dan kulit Anda agar pembuluh darah tidak mati total dalam mengalirkan darahnya.

3. Kumur air garam

Setelah 24 jam berlalu setelah cabut gigi, Anda bisa berkumur dengan air garam beberapa kali sehari. Tujuannya juga untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit. Namun, jangan berkumur terlalu keras karena bisa membuat gusi berdarah lagi dan memperlambat penyembuhan.

4. Memilih makanan dan minuman yang aman

Setelah cabut gigi, pilih makanan yang lembut seperti sup, mi rebus, puding, dan bubur. Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas karena akan membuat proses penyembuhan semakin lama.

5. Tidur dengan bantal yang tinggi

Ketika tidur, berbaringlah dengan menggunakan bantal. Pastikan posisi kepala lebih tinggi dari badan karena posisi yang datar malah memperlama perdarahan.

6. Jangan menyentuh area bekas cabut gigi

Hindari menyentuh area bekas cabut gigi, misalnya dengan menggunakan sikat gigi, tusuk gigi, ataupun lidah. Ini juga dapat memperlama proses pemulihan dan malah menyebabkan perdarahan kembali. Saat menyikat gigi dan membersihkan mulut, lakukan dengan perlahan dan lembut. 

Apakah minum es setelah cabut gigi dapat mempercepat penyembuhan?

Pada dasarnya, suhu dingin akan membuat pembuluh darah menyempit. Dengan kata lain, darah tidak akan mengalir dengan deras karena sempitnya pembuluh darah. Hal ini terjadi untuk menghentikan perdarahan pada area bekas cabut gigi. Inilah mengapa kompres es perlu dilakukan setelah Anda cabut gigi. Lalu bagaimana dengan minum es setelah cabut gigi?

Anda perlu berhati-hati ketika melakukan sesuatu yang akan menimbulkan kontak langsung dengan luka bekas cabut gigi. Misalnya beberapa aktivitas yang telah disebutkan di atas, yaitu berkumur terlalu keras, menyikat gigi, dan memainkan lidah Anda di daerah bekas luka cabut gigi.

Minum air, terutama minum air dingin atau minum es setelah cabut gigi sebenarnya tidak dilarang. Akan tetapi, ketika minum air dingin Anda perlu berhati-hati jika menggunakan sedotan. Gerakan menyedot pada mulut bisa menimbulkan tekanan pada gusi dan dapat memperlambat proses pernyembuhan. Sedotan juga berisiko menyenggol bekas luka Anda. 

Intinya, silakan saja minum es setelah cabut gigi. Namun, hindari menggunakan sedotan atau minum cepat-cepat. Bila perdarahan tak kunjung berhenti setelah beberapa hari, segera hubungi dokter gigi Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 24, 2017 | Terakhir Diedit: Juni 21, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca