Apakah Semua Orang Pasti Akan Tumbuh Gigi Bungsu?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasakan sakit karena ada gigi tumbuh pada bagian geraham Anda padahal Anda sudah memasuki usia dewasa? Gigi bungsu Anda, mungkin baru saja tumbuh.

Gigi bungsu atau biasa dikenal dengan gigi geraham ketiga adalah gigi yang terletak di rahang atas dan bawah, yang munculnya paling akhir. Proses pembentukan benih gigi bungsu diawali sebelum usia 12 tahun dan berakhir pada usia sekitar 25 tahun. Gigi bungsu inilah yang biasanya muncul terakhir, dibandingkan gigi-gigi yang lain. Periode kemunculannya ini lalu menyebabkan gigi ini juga dikenal dengan sebutan wisdom teeth. Apa saja yang Anda tau tentang gigi bungsu?

Apa semua orang akan tumbuh gigi bungsu?

Faktanya, tidak semua orang menyadari keberadaan gigi bungsu ini, karena hanya beberapa orang yang merasakan rasa sakit saat gigi ini muncul. Gangguan kemunculan gigi (impaksi) sebenarnya dapat terjadi juga pada gigi-gigi lain, namun frekuensi tertinggi ditemukan pada gigi bungsu. Beberapa penelitian bahkan mengungkapkan bahwa 9 dari 10 orang mengalami gigi bungsu yang impaksi.

Umumnya, pada usia itu, pertumbuhan rahang telah selesai, sehingga tidak lagi terdapat tempat yang cukup untuk gigi bungsu. Alhasil pertumbuhan gigi bungsu kurang sempurna, ditambah dengan posisi maupun arah yang salah. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya rasa sakit saat munculnya gigi bungsu.

Bila gigi bungsu tumbuh normal ke dalam rongga mulut tanpa halangan, bila benih gigi terbentuk dengan posisi yang baik, lengkung rahang cukup untuk menampung gigi bungsu, gigi bungsu sebenarnya bisa sangat membantu dan tak akan menimbulkan rasa sakit sama sekali. Terutama untuk mengoyak dan mengunyah makanan yang cenderung keras.

Bagaimana cara mencegah rasa sakit saat gigi bungsu muncul?

Anda dapat lebih dulu mendeteksi keberadaan gigi bungsu Anda dengan berkonsultasi kepada dokter gigi Anda sebelum memasuki periode kemunculannya. Dokter Anda mungkin akan melakukan rontgen berkala untuk mengevaluasi posisi dan pertumbuhan gigi bungsu Anda, sehingga tindakan bisa segera dilakukan bahkan sebelum berkembang masalah selanjutnya.

Hal ini dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri yang akan dirasakan bila ternyata gigi bungsu Anda harus dicabut beberapa tahun setelahnya. Pencabutan gigi akan lebih mudah dilakukan pada usia belia dibandingkan setelah dewasa. Terlebih, masa penyembuhan saat dewasa membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan saat masih belia.

Faktor yang mempengaruhi kemunculan gigi bungsu

Gigi bungsu terdapat 4 buah, masing-masih terletak pada bagian kanan, kiri, atas dan bawah rongga mulut bagian belakang. Namun diperkirakan terdapat sekitar 25 persen manusia yang memiliki gigi bungsu kurang dari 4 buah. Hal ini bisa terjadi karena gigi bungsu ke-4 mengalami gangguan pada kemunculannya yang mungkin disebabkan oleh:

1. Masalah genetik

Gangguan kemunculan gigi bungsu bisa jadi dikarenakan orang tua si anak yang memilki lengkung rahang kecil dengan ukuran gigi yang mungkin relatif besar.

2. Bentuk makanan yang dikonsumsi

Mengonsumsi makanan lunak kurang merangsang pertumbuhan dan perkembangan lengkung rahang. Ini dikarenakan, saat mengunyah makanan yang cenderung keras, otot-otot dalam mulut beraktivitas, sehingga rahang lebih terangsang untuk tumbuh maksimal.

3. Benih gigi salah posisi

Benih gigi yang tumbuh dengan arah yang salah akan muncul juga dengan posisi yang salah. Hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan gigi bungsu dan berpotensi mengganggu pertumbuhan gigi lain.

Gigi bungsu yang mengalami gangguan dan posisi yang salah dalam kemunculannya dapat menimbulkan rasa nyeri. Seringkali untuk mengurangi nyeri tersebut, satu-satunya cara hanya dengan mencabutnya. Bila gigi bungsu yang bermasalah tersebut tidak mendapat penanganan yang baik, akan timbul komplikasi lain yang serius, seperti infeksi hingga terbentuknya kista.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengatasi Gangguan Lidah dengan Menjaga Kebersihannya, Bagaimana Caranya?

    Demi menjaga kesehatan lidah, membersihkan lidah sama pentingnya dengan menggosok gigi. Simak tips menjaga kebersihan lidah di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

    Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

    Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Mengenal Perawatan Pulpotomi untuk Gigi, Kapan Sebaiknya Anda Lakukan?

    Pulpotomi merupakan salah satu prosedur operasi gigi yang biasanya dilakukan pada anak-anak. Apa itu pulpotomi dan penyebab prosedur ini dilakukan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Gigi Goyang

    Gigi goyang adalah masalah gigi yang umum. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegah gigi goyang di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut 2 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat gigi ngilu

    Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
    gigi anak hitam

    6 Hal Ini Bisa Sebabkan Gigi Anak Berwarna Hitam, Bagaimana Cara Mencegahnya?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

    7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    dry socket

    Dry Socket

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit