Mau Merapikan Gigi, tapi Tak Pede Pakai Behel? Ini Solusinya!Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Saat berkaca dan melihat susunan gigi yang berantakan, pasti membuat Anda tidak pede untuk tersenyum lebar. Jika ingin merapikan gigi, memasang behel bisa jadi pilihan. Sayangnya, kawat gigi metal bisa membuat Anda terlihat mencolok. Namun, kini Anda bisa berlega hati. Anda bisa mencoba pakai behel transparan untuk merapikan gigi. Apa itu behel transparan?

Behel transparan, solusi merapikan gigi Anda

Gigi renggang atau bertumpuk membuat susunan gigi jadi terlihat tidak rapi. Saat tersenyum, mau tidak mau, orang yang Anda temui pasti akan melihat tampilan gigi Anda. Meski bukan hal yang mengkhawatirkan, kondisi tersebut bisa menurunkan kepercayaan diri.

Salah satu solusi yang kerap diambil untuk merapikan gigi yang berantakan adalah memakai behel (kawat gigi). Prosedur ini dilakukan dengan memasang kawat yang mengelilingi gigi dengan perekat yang disebut bracket (jangkar gigi). Warna kawat dan bracket bisa disesuaikan dengan keinginan Anda.

Jika Anda perhatikan, perawatan ini seperti memberi “pagar” pada gigi. Walaupun ampuh, tidak semua orang mau melakukan perawatan ini. Alasannya, kawat dan bracket yang berwarna akan sangat terlihat dan berpengaruh pada penampilan Anda keseluruhan.

Perasaan bahwa senyum Anda akan terlihat aneh jika pakai kawat gigi mungkin akan muncul sehingga Anda mengurungkan niat untuk merapikan gigi. Untungnya, kini ada pilihan lain untuk merapikan gigi tanpa khawatir tampilan gigi akan berubah, yakni pakai behel transparan.

Tidak seperti kawat gigi, behel jenis ini dibuat seperti jaket yang melapisi gigi. Warnanya yang bening tentu tidak akan mengubah penampilan Anda saat tersenyum. Anda tetap bisa memamerkan senyum sempurna pada setiap orang yang ditemui.

Tidak hanya itu saja, behel transparan juga mudah untuk dilepas kapan pun Anda mau. Biasanya, behel ini dilepas ketika Anda makan, berkumur, dan menggosok gigi. Dengan begitu, Anda bisa makan dan membersihkan gigi dengan nyaman.

Jika Anda tertarik, pilih behel transparan yang tepat

Jika tertarik merapikan gigi pakai behel transparan, pastikan Anda memilih produk yang berkualitas baik.

Jangan sampai Anda tergiur dengan produk berharga murah yang mungkin sering Anda lihat di sosial media. Harga murah memang sangat menggoda, produknya bahkan terlihat sama saja, tapi behel transparan berharga murah bisa saja membuat Anda mengalami berisiko mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Senyum indah Anda pun bisa jadi tak sesuai keinginan.

Behel transparan berharga murah terbuat dari plastik yang berkualitas rendah dan tidak dibuat sesuai standar.

Akibatnya, gigi Anda mungkin tidak bergeser seperti yang dijanjikan dan senyum Anda pun tak sesempurna yang Anda bayangkan. Apalagi, behel transparan berharga murah tanpa pengawasan dokter bisa menimbulkan rasa sakit ketika dipakai.

Sebelum merapikan gigi menggunakan behel transparan, pastikan Anda mengikuti beberapa tips berikut:

  • Pilihlah produsen behel transparan yang telah teruji dan diakui dunia internasional, seperti Singapura, Hongkong, Korea, atau Jepang.
  • Pilihlah behel transparan berkualitas, biasanya dimulai dengan harga Rp20 juta.
  • Pastikan Anda melihat simulasi senyum Anda terlebih dulu sebelum sepakat melakukan transaksi.
  • Pastikan perawatan Anda diawasi oleh dokter gigi berpengalaman.

Meski terlihat simpel, Anda tak bisa sembarangan memilih behel transparan. Pastikan Anda memilih produk berkualitas dan teruji klinis demi mendapatkan senyum indah menawan.

Anda juga harus menjaga kebersihan behel transparan agar tak cepat rusak. Misalnya, rutin membersihkannya dengan cairan pembersih khusus.

Jika proses merapikan gigi pakai behel transparan ini dilakukan dengan benar, Anda bisa mendapatkan hasil akhir yang memuaskan dalam jangka waktu 3-9 bulan bergantung kondisi gigi Anda.

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan gigi dengan menggosok gigi sebanyak 2 kali sehari. American Association of Orthodontists menyarankan untuk melepas behel ini ketika Anda makan atau minum minuman yang panas dan berwarna agar behel tidak cepat rusak.

Bersihkan mulut dengan berkumur atau menggosok gigi sebelum memakai behel. Tujuannya, untuk mencegah penumpukan air liur dan bakteri di behel yang bisa menyebabkan infeksi.

Lakukan konsultasi rutin ke dokter gigi untuk mengetahui perkembangan perawatan dan mencegah terjadinya masalah gigi yang mungkin terjadi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca