9 Kebiasaan Buruk yang Tanpa Anda Sadari Ternyata Bikin Gigi Rusak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/05/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Apakah Anda rutin memperhatikan kesehatan gigi Anda? Atau, pernahkan Anda memperhatikan dampak dari makanan yang Anda konsumsi terhadap kesehatan gigi Anda? Jika tidak, Anda perlu melakukannya mulai sekarang. Karena ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang mungkin terus Anda lakukan tanpa tahu konsekuensinya bisa bikin gigi rusak.

Apa saja kebiasaan buruk yang bisa membuat gigi rusak?

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat membuat gigi rusak:

1. Keseringan makan makanan manis

Gula adalah musuh utama gigi Anda karena gula merupakan “makanan” bagi bakteri penghasil asam di mulut Anda. Asam inilah yang dapat merusak lapisan email gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Menurut sebuah penelitian, ditemukan bahwa lubang pada gigi akan terus melebar jika Anda terus mengudap makanan manis.

2. Kebiasaan minum alkohol dan soda

Tidak hanya makanan manis, ternyata minuman seperti alkohol dan soda juga dapat berakibat buruk untuk kesehatan gigi. Kandungan asam di dalam dua minuman ini dapat mengikis email gigi. Selain itu, alkohol dan soda dapat mengurangi produksi air liur dalam mulut sehingga menyebabkan mulut terasa kering. Akibatnya, mulut Anda akan menjadi tempat yang tepat untuk perkembangan  bakteri yang dapat memicu timbulnya kerusakan gigi dan gusi.

3. Merokok

Rokok dapat menyebabkan mulut kering sehingga menjadikan mulut sebagai tempat perkembangan bakteri pemicu gusi dan gigi rusak. Selain itu, kebiasaan merokok dapat menyebabkan warna gigi Anda jadi menguning akibat proses pembakaran tar dalam rokok yang meninggalkan noda pada gigi.

4. Menggigit kuku

Salah satu kebiasaan buruk yang dimiliki oleh banyak orang adalah menggigit kuku. Padahal, menggigit kuku tidak hanya dapat membahayakan penampilan tangan Anda, namun juga dapat membuat gigi rusak.

5. Mengunyah es

Es memang bebas gula, namun, jika Anda terlalu keras mengunyahnya, es batu tersebut dapat mengiritasi jaringan lunak di dalam gigi atau mengikis email gigi. Yang perlu Anda ketahui adalah bahwa enamel gigi Anda bersifat kristal, begitu juga dengan es batu yang Anda gigit. Dan jika dua kristal dipertemukan, ini dapat membuat gigi Anda retak.

6. Menyikat gigi terlalu keras

Sikat gigi memang dianjurkan sebagai salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun, sikat gigi terlalu cepat dan keras justru dapat menyebabkan terjadinya resesi gusi. Resesi gusi merupakan hilangnya jaringan gusi dari pangkal gigi yang kontak pada permukaan akar.

7. Pakai gigi untuk membuka kemasan atau mencongkel sesuatu

Mungkin Anda pernah melihat orang yang memiliki kebiasaan membuka kaleng atau botol dengan gigi. Atau, Anda termasuk orang yang memiliki kebiasaan tersebut. Jika memang iya, Anda perlu menghentikan kebiasaan tersebut karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan gigi rusak dan pecah serta merusak perawatan gigi yang sedang Anda lakukan.

8. Kebiasaan ngemil yang tidak sehat

Tidak ada yang salah dari kebiasaan ngemil. Hanya saja, pilihan makanan Andalah yang kadang justru menjadi senjata makan tuan bagi tubuh Anda. Cokelat batangan atau permen merupakan cemilan favorit sejuta umat. Padahal, kebiasaan ngemil makanan bergula dan berkalori tinggi hanya dapat menaikkan berat badan namun juga meningkatkan risiko gigi berlubang.

9. Minum teh dan kopi yang berlebih

Meski kini sudah tak terhitung lagi banyaknya studi dan penelitian yang membuktikan bahwa teh dan kopi baik untuk kesehatan, konsumsi yang berlebihan ternyata dapat meningkatkan risiko gigi rusak. Alasannya, kandungan tannin dalam dua minuman berkafein ini yang dapat mengubah warna lapisan terluar gigi. Selain itu, biasanya teh dan kopi dikonsumsi dengan gula yang berlebihan, dan gula sudah terbukti menjadi musuh bebuyutan dari kesehatan mulut dan gusi secara keseluruhan.

Selain beberapa kebiasaan di atas, satu hal yang tidak boleh Anda lakukan adalah mengabaikan masalah gigi rusak Anda. Meskipun terlihat sepele, namun, gusi berdarah atau bau napas dapat menjadi tanda adanya penyakit gusi. Atau, jika hal masalah gigi Anda tidak kunjung membaik, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 menit baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca