Macam Jenis dan Gejala Tumor Otak yang Harus Anda Ketahui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Apakah tumor dan kanker otak adalah hal yang sama? Sebenarnya ini adalah dua hal berbeda. Kanker otak adalah pertumbuhan sel-sel ganas di otak yang abnormal, tidak terkontrol, dan dapat menyebar ke jaringan otak lainnya. Sedangkan, tumor otak adalah pertumbuhan jaringan yang abnormal di otak atau tulang belakang pusat yang dapat mengganggu fungsi otak. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti tumor otak, namun beberapa peneliti menduga bahwa hal ini disebabkan oleh faktor genetik dan paparan bahaya kimia berbahaya.

Perlu Anda ketahui, tumor otak tidak dapat menyebar ke organ lain karena tumor otak tidak memiliki akses yang sama ke aliran darah yang ditimbulkan oleh tumor di bagian tubuh yang lain. Tapi, ini tetap perlu diwaspadai. Penting bagi Anda untuk mendeteksi tumor otak dengan cepat jika Anda mengalami gejala.

Sayangnya, ketidaktahuan seringkali membuat seseorang tidak mengetahui adanya gejala tumor. Akibatnya, tumor baru diketahui setelah membesar dan mulai menunjukkan gejala yang mengganggu kesehatan.

Jenis tumor otak

Tumor otak diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, dikutip melalui braintumor.org :

  • Jinak, adalah tipe tumor yang paling tidak agresif. Tumor otak jinak berasal dari sel-sel di dalam atau sekitar otak, tidak mengandung sel kanker, tumbuh perlahan, dan memiliki batas yang jelas yang tidak menyebar ke jaringan lain.
  • Ganas, adalah tipe tumor yang mengandung sel kanker, tumbuh cepat, dapat menyerang jaringan otak di sekitarnya, dan tidak memiliki batas yang jelas.
  • Primer, adalah tipe tumor yang dimulai di sel otak dan bisa menyebar ke bagian otak lain atau ke tulang belakang. Tumor otak primer biasanya jarang menyebar ke organ lain.
  • Metastasis, adalah tipe tumor yang dimulai di bagian lain tubuh dan kemudian menyebar ke otak.

Bagaimana gejalanya?

Beberapa tumor tidak memiliki gejala sampai mereka cukup besar dan kemudian menyebabkan penurunan kesehatan yang serius dan cepat. Gejala awal yang umum terjadi adalah sakit kepala -sehingga banyak orang yang mengabaikan gejala tersebut karena mengira hal tersebut adalah sakit kepala biasa.

Gejala tumor otak bervariasi karena menyesuaikan dengan tipe tumor dan lokasinya. Berikut adalah beberapa gejala tumor otak yang perlu Anda tahu :

  • Kejang
  • Perubahan dalam berbicara atau mendengar
  • Perubahan dalam penglihatan
  • Mati rasa atau kesemutan di lengan atau tungkai
  • Gangguan mengingat
  • Perubahan kepribadian
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kelemahan pada satu bagian tubuh

Bagaimana diagnosis tumor otak?

Untuk setiap gejala yang Anda rasakan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis yanng tepat. Dalam mendiagnosis tumor, dokter akan mulai dengan mengajukan pertanyaan tentang gejala yang Anda rasakan, serta melihat riwayat kesehatan pribadi dan keluarga. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan neurologis.

Jika dokter mencurigai adanya kemungkinan tumor otak, maka dokter akan melakukan satu atau lebih dari tes berikut :

  • Pemindaian otak¬†-seringnya dengan MRI- untuk melihat gambaran rinci mengenai otak.
  • Angiogram atau MRA yang melibatkan penggunaan pewarna dan sinar X dari pembuluh darah di otak untuk mencari tanda-tanda tumor atau pembuluh darah abnormal.
  • Biopsi untuk menentukan apakah tumor itu berisiko untuk menjadi kanker atau tidak.

Apakah bisa diobati?

Tumor bisanya diobati dengan pembedahan. Namun jika letak tumor berada di otak, maka pembedahan tidak dapat dilakukan.

Beberapa cara untuk mengobati tumor otak adalah dengan melakukan kemoterapi atau terapi radiasi untuk membunuh atau setidaknya mengecilkan tumor yang berkembang di otak. Namun jika letak tumor berada jauh di dalam otak -sehingga sulit untuk dijangkau, maka pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan terapi Gamma Knife, yaitu terapi radiasi yang sangat terfokus.

Sebelum Anda melakukan pengobatan, sebaiknya diskusikan dengan dokter mengenai kemungkinan efek samping dari setiap pengobatan yang dilakukan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca