Air Kencing Saya, Kok, Berbau Kopi? Apa Penyebabnya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Bau urin bisa mencerminkan kesehatan Anda. Pada umumnya, perubahan bau disebabkan oleh perubahan pola makan Anda belakangan ini. Lalu, bagaimana jika berbau kopi? Apakah air kencing bau kopi benar-benar sesederhana karena kebanyakan minum kopi, atau ada kondisi medis tertentu yang bisa menyebabkan urin bau kopi?

Bagaimana urin diproduksi tubuh?

Urin atau air kencing diproduksi oleh ginjal dari zat-zat sisa yang sudah tidak terpakai lagi dan harus dikeluarkan agar tidak menjadi racun. Berbagai zat ini yang kemudian dapat menentukan warna dan bau urin Anda.

Zat tersebut bisa berasal dari:

  • Sisa hasil pencernaan makanan dan minuman.
  • Racun atau alergen yang dihirup.
  • Hormon atau bahan kimia tubuh lainnya.
  • Residu obat-obatan yang diminum.

Urin sebagian besar terbuat dari air. Maka itu, urin yang normal dan sehat memiliki warna kuning pucat dan tidak berbau menyengat.

Apa penyebab air kencing bau kopi?

Penyebab paling umum urin berbau kopi adalah karena Anda terlalu banyak minum kopi, mungkin bahkan lebih dari 4 cangkir sehari. Kopi mengandung lebih dari seribu senyawa kimia berbeda yang bisa pengaruhi rasa, bau, dan penampilannya. Antioksidan dalam kopi juga yang berperan besar menimbulkan aroma kopi.

Selain itu, kopi bersifat diuretik yang dapat membuat Anda bolak-balik buang air kecil dan pada akhirnya memicu dehidrasi. Salah satu tanda dehidrasi adalah warna urin yang berubah kuning pekat dan berbau pesing sangat kuat. Bagi beberapa orang, dehidrasi bisa menyebabkan air kencing bau kopi padahal tidak minum kopi.

Maka semakin banyak kopi yang Anda teguk dalam sehari, urin Anda akan semakin berwarna keruh dan berbau kopi.

Ini tandanya jika Anda sudah kebanyakan minum kopi

Selain dari bau urin, orang yang sudah terlalu banyak minum kopi juga bisa merasakan hal-hal ini seperti yang dilansir dalam laman Medical News Today:

  • Mual.
  • Insomnia kronis.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri dada.
  • Detak jantung tidak teratur atau menjadi semakin cepat.
  • Sulit bernapas.
  • Kejang.
  • Halusinasi.

Bagaimana penanganannya?

Anda bisa mengatasinya dengan menghentikan minum kopi sesegera mungkin dan “balas” dengan memperbanyak minum air putih. Cara ini juga sekaligus menjadi trik untuk mencegah dehidrasi yang biasa timbul akibat minum kopi.

Idealnya, batas maksimal minum kopi dalam sehari adalah 2-3 cangkir. untuk mendapatkan “tendangan energi” yang sama dari kopi, coba beralih ke teh hijau atau teh hitam. Kedua jenis ini teh ini mengandung kafein, meski dosisnya lebih sedikit daripada kopi.

Bau urin yang harus diwaspadai

Air kencing bau kopi umumnya tidak berbahaya. Yang harus Anda waspadai adalah jika urin Anda menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Urin berwarna merah atau merah muda
  • Bau urin sangat busuk, padahal tidak sedang menggunakan obat-obatan ataupun mencicip makanan baru
  • Sakit perut
  • Nyeri punggung
  • Peningkatan nafsu makan atau haus
  • Penurunan berat badan mendadak
  • Demam dan keringat dingin.

Segera konsultasikan dokter jika Anda mengalami gejala-gejala di atas.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca