Asam urat umumnya dialami orang usia lanjut, namun bukan berarti jika Anda masih muda lantas terbebas dari asam urat. Gejala asam urat ditandai dengan persendian tubuh yang bengkak dan terasa nyeri. Banyak orang yang menganggap bahwa mengalami sakit telapak kaki bagian atas saat berjalan juga menjadi pertanda asam urat. Benarkah demikian?

Apa penyebab asam urat?

Asam urat sebenarnya merupakan senyawa alami yang diproduksi tubuh. Selama kadar asam urat dalam tubuh normal, Anda tidak akan mengalami masalah. Namun ketika kadarnya melonjak naik, barulah bisa bisa memicu penyakit. Asam urat tinggi yang tidak terkendali bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sendi dan ginjal Anda.

Penyebab asam urat jadi bermasalah adalah asupan makanan tinggi zat purin. Semakin tinggi kandungan purin dari makanan yang Anda makan, semakin banyak tubuh melepaskan asam urat. Asam urat biasanya dibilas oleh ginjal agar keluar dari tubuh bersama dengan air kencing. Namun kelebihan purin dalam darah akan mengubah sisa asam urat menjadi kristal, yang akan menumpuk di sekitar sendi dan jaringan lunak tubuh lainnya. Akibatnya sendi dan otot-otot yang terpengaruh jadi linu atau nyeri.

Apakah sakit telapak kaki atas termasuk gejala asam urat?

Peradangan yang disebabkan kadar asam urat berlebih biasanya menyerang persendian di bagian jari jemari, pergelangan tangan dan kaki, hingga lutut dan/atau siku. Akan tetapi, gejala asam urat di kaki biasanya tidak dimulai dari telapak kaki atas (punggung kaki).

Asam urat dapat menyebabkan kaki terasa nyeri saat berjalan akibat persendian yang bengkak. Namun lokasi sumber nyerinya bukanlah berasal dari telapak kaki atas, melainkan ibu jari (jempol kaki). Nyeri di kaki akibat asam urat juga bisa berasal dari persendian pergelangan kaki, lengkung kaki (telapak kaki bawah), tumit dan lutut. Daerah-daerah yang mengalami ‘serangan’ asam urat tersebut akan menjadi bengkak, terasa panas, berwarna kemerahan, nyeri, dan terasa kaku. Gejala asam urat pada persendian kaki inilah yang dapat menyebabkan Anda mengalami sakit kaki telapak di bagian atas saat berjalan.

Jika bukan karena asam urat, apa penyebab sakit telapak kaki atas?

Selain asam urat, timbulnya rasa sakit di telapak kaki atas bisa disebabkan oleh banyak hal. Yang paling umum adalah karena persendian kaki terlalu sering digunakan untuk beraktivitas, seperti berlari, melompat, atau menendang (gejala tendonitis atau sindrom sinus tars). Bisa juga karena memakai sepatu yang kesempitan, atau cedera fisik tertentu pada tulang kaki.

Kondisi lainnya yang dapat menyebabkan sakit telapak kaki atas termasuk taji tulang dan neuropati perifer.

Tips mengelola gejala asam urat sehari-hari

Bila Anda memang mengalami asam urat, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat adalah kunci utama untuk mengendalikan keparahan gejalanya. Berikut yang bisa Anda lakukan setiap hari agar serangan asam urat tidak kambuh:

  • Kurangi asupan makanan tinggi purin, seperti hati, jeroan, ikan asin, sarden, kepiting, udang, kerang, dan daging merah. Batasi porsi makan daging ayam, asparagus, bayam, dan daging bebek yang memiliki kadar purin sedang.
  • Jaga berat badan tetap sehat, atau kurangi berat badan dengan berdiet jika Anda kelebihan berat badan. Penurunan berat badan dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi serangan asam urat.
  • Berhentilah mengonsumsi alkohol
  • Batasi asupan makanan atau minuman dengan pemanis, seperti soft drink, sirup, jus dengan perasa dan pemanis buah (tidak menggunakan buah asli), karena pemanis tersebut dapat meningkatkan risiko mengalami asam urat.
  • Konsumsi 1,5 liter air putih per hari.
  • Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah
  • Cobalah konsumsi obat yang dapat menurunkan kadar asam urat Anda, seperti allopurinol. Akan tetapi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya untuk tahu dosis yang tepat bagi Anda. Allopurinol tidak boleh diminum saat perut kosong.
  • Konsumsi obat pereda nyeri untuk menyembuhkan gejala serangan asam urat, seperti obat cholcicine.
  • Bagian kaki yang terasa nyeri juga dapat Anda naikkan ke atas dan dikompres dingin untuk meredakan sakitnya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca