Sebelum menjalani operasi besar, misalnya bypass jantung, Anda akan lebih dulu dibius total. Tujuannya adalah untuk membuat Anda tidak sadarkan diri, tidak bergerak, dan tidak merasakan sakit sama sekali agar prosedur tersebut berjalan lancar. Bius total, atau yang sering disebut anestesi umum, biasanya disuntikkan ke pembuluh darah atau dihirup lewat hidung dengan memakai masker khusus. rosedur bius total umumnya aman. Meski begitu, tetap ada risiko berbagai efek samping bius total terjadi setelah Anda sadar. Apa saja?

Berbagai efek samping bius total yang mungkin terjadi

Sebagian besar efek samping bius total akan Anda rasakan ketika sudah terbangun dari tidur. Efek samping bius biasanya bersifat ringan dan sementara, terjadi dalam waktu yang cukup singkat.

Berikut berbagai efek samping bius total yang mungkin terjadi, yaitu:

Merasa bingung, linglung

Anda akan merasa kebingungan dan linglung begitu pertama kali tersadar setelah dibius. Ini disebabkan oleh obat bius yang bekerja menghambat aktivitas otak yang bertanggung jawab terhadap kesadaran dan respon tubuh terhadap rasa sakit. Selain itu, Anda juga akan merasa ngantuk dan mengeluhkan pandangan kabur.

Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa jam. Akan tetapi, efek samping ini bisa berlangsung berhari-hari hingga berminggu-minggu pada orang lanjut usia.

Nyeri otot

Obat-obatan yang digunakan untuk melemaskan otot selama operasi dapat menyebabkan otot terasa nyeri saat bangun. Biasanya kondisi tidak akan berlangsung terlalu lama. Namun, jika nyeri memburuk Anda bisa segera menghubungi dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

Mual dan muntah

Efek samping bius total yang satu ini biasanya terjadi untuk mencegah gerakan otot selama operasi. Mual dan muntah biasanya terjadi saat Anda terbangun setelah operasi dan bisa berlangsung selama 1 hingga 2 hari.

Menggigil

Obat-obatan bius total bisa mengacaukan kerja termometer alami tubuh sehingga menyebabkan suhu tubuh menurun. Selain itu, ruang operasi yang dingin juga ikut menyebabkan suhu tubuh makin menurun. Maka, tak jarang Anda akan menggigil setelah bangun dari operasi.

Sembelit dan retensi urin

Efek samping beberapa jenis obat bius memperlambat gerakan otot, termasuk otot-otot di saluran cerna dan saluran kemih untuk mengeluarkan limbah.

Karena itu, obat ini bisa menyebabkan sembelit dan kencing tidak tuntas (retensi urin) setelah operasi. Anda mungkin juga merasa kesulitan untuk buang air kecil.

Sakit tenggorokan atau suara serak

Tabung yang dimasukkan ke tenggorokan selama proses operasi untuk membantu Anda bernapas dapat membuat tenggorokan Anda terasa sakit saat terbangun.

Pusing

Rasa pusing akan menyerang saat Anda berdiri untuk pertama kalinya setelah pulih dari operasi. Minum cukup banyak air bisa membantu mengatasi rasa pusing yang Anda alami.

Gatal

Jika dokter menggunakan obat bius golongan opiat (opium/opioid), kemungkinan besar Anda akan merasakan gatal di beberapa bagian tubuh sebagai efek obat tersebut.

Faktor risiko yang dapat meningkatkan efek samping bius total

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping saat menjalani anestesi umum, yaitu:

  • Orang yang mengalami sleep apnea (henti napas saat tidur).
  • Kejang.
  • Masalah pada jantung, ginjal, dan paru-paru.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Pecandu alkohol.
  • Merokok.
  • Memiliki riwayat buruk pada obat-obatan anestesi.
  • Alergi obat
  • Diabetes
  • Obesitas

Biasanya, orang lansia lebih berisiko mengalami efek samping bius total dalam jangka waktu lebih lama dibandingkan dengan orang yang lebih muda.

Jangan sungkan untuk menanyakan efek samping dan risiko yang mungkin terjadi selama dan setelah pembiusan. Selain itu, usahakan untuk mengikuti berbagai petunjuk yang diberikan dokter sebelum operasi berlangsung, termasuk makanan dan obat-obatan yang perlu dihindari. Dengan mematuhi semua petunjuk dokter, Anda dapat menekan risiko terjadinya efek samping dari bius total.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca