Apakah Benar Radiasi Ponsel Menyebabkan Kanker? Ini Kata Penelitian

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update September 6, 2017
Bagikan sekarang

Kemungkinan bahwa ponsel dapat menyebabkan kanker saat ini masih kontroversial. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ponsel tidak berpengaruh pada risiko kanker. Namun, ini adalah penelitian jangka pendek yang tidak dapat secara jelas menunjukkan dampak radiasi ponsel dalam jangka panjang. Bagaimana sebenarnya hubungan antara penggunaan ponsel dan risiko kanker?

Mengapa ada kekhawatiran bahwa ponsel bisa menyebabkan kanker?

Ada tiga alasan utama mengapa orang khawatir bahwa ponsel mungkin bisa menyebabkan kanker atau masalah kesehatan lainnya:

  • Ponsel memancarkan energi radiofrekuensi yang merupakan bentuk radiasi non-pengion, dan jaringan tubuh terdekat bisa menyerap energi ini.
  • Jumlah pengguna ponsel meningkat dengan sangat cepat. Secara global, jumlah penggunanya diperkirakan oleh International Telecommunications Union mencapai 5 miliar.
  • Dari hari ke hari, jangka waktu setiap telepon dan jumlah frekuensi orang menggunakan ponsel semakin meningkat. Ada lebih dari 420.000 pengguna ponsel dalam jangka 20 tahun.

Apakah ada kaitan antara radiasi ponsel dengan kanker?

Hingga saat ini, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa tidak ada kaitan antara ponsel dan kanker.

Energi radiofrekuensi dari ponsel tidak menyebabkan kerusakan DNA yang bisa berakibat pada kanker. National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS) menjalankan penelitian berskala besar pada hewan pengerat yang terpapar energi radiofrekuensi (jenis yang digunakan di ponsel). Penyelidikan ini dijalankan di laboratorium yang sangat khusus yang dapat menentukan dan mengendalikan sumber radiasi dan menilai pengaruhnya.

Yang dipelajari oleh para peneliti mengenai ponsel dan kanker:

  • Mengikuti lebih dari 420.000 pengguna ponsel, para peneliti tidak menemukan bukti kaitan antara ponsel dengan tumor otak.
  • Sebuah penelitian menemukan kaitan antara ponsel dengan kanker kelenjar ludah, tetapi hanya sejumlah kecil partisipan yang mengalaminya.

Setelah menilai beberapa penelitian dengan fokus kemungkinan kaitan antara ponsel dengan glioma dan tumor otak non-kanker yang disebut neuroma, para anggota International Agency for Research on Cancer (bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO) setuju bahwa hanya ada bukti terbatas yang menunjukkan bahwa radiasi ponsel merupakan agen penyebab kanker (karsinogenik).

Belum ada penelitian tentang efek radiasi ponsel jangka panjang

Serangkaian penelitan yang sudah dilakukan ini tidak bisa jadi satu-satunya acuan. Sering kali diperlukan bertahun-tahun lamanya di antara penggunaan faktor penyebab kanker dan observasi tingkat kanker. Untuk saat ini, dimungkinkan bahwa jarak waktu yang ada masih terlalu singkat untuk mendeteksi peningkatan tingkat kanker yang berkaitan langsung dengan penggunaan ponsel.

Sekarang, orang-orang mempertanyakan apakah anak-anak lebih berisiko menyerap radiofrekuensi dibandingkan orang dewasa ataukah tidak. Untuk saat ini, jawabannya masih belum jelas. Namun, para ilmuwan dan sejumlah organisasi pemerintahan masih menganjurkan anak-anak untuk menghindari penggunaan ponsel.

Kesimpulan

Untuk saat ini, tidak ada yang tahu apakah ponsel mampu menyebabkan kanker. Meskipun penelitian jangka panjang sedang dilakukan, hingga sekarang belum ada bukti meyakinkan bahwa penggunaan ponsel dapat meningkatkan risiko kanker.

Jika Anda khawatir mengenai kemungkinan kaitan antara radiasi ponsel dengan kanker, pertimbangkan untuk membatasi penggunaan ponsel Anda. Atau, gunakan speaker atau alat hands-free, sehingga Anda bisa menjauhkan ponsel dari kepala Anda setiap melakukan panggilan. 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan Mei 1, 2020

Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan April 28, 2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

Tak Hanya Melepas Dahaga, Ini 4 Kebaikan Buah Blewah bagi Kesehatan

Menjelang bulan Ramadan, biasanya banyak penjual es buah blewah dadakan. Kira-kira, apa saja manfaat buah blewah untuk kesehatan tubuh?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan April 25, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 19, 2020
Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Willyson Eveiro
Tanggal tayang Mei 12, 2020
Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Tanggal tayang Mei 7, 2020