5 Masalah Kesehatan Penyebab Tulang Kering Anda Mati Rasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 November 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mati rasa, kebas, atau ba’al adalah istilah-istilah yang dipakai untuk menyebut kondisi saat Anda tidak dapat merasakan sensasi apa pun di bagian tubuh tertentu. Biasanya kondisi ini diikuti dengan rasa kesemutan atau seperti ditusuk-tusuk jarum, hingga kesulitan menggerakkan bagian tubuh tersebut. Tulang kering bukan termasuk bagian tubuh yang cukup umum untuk mengalami mati rasa. Lantas, apa penyebab tulang kering mati rasa?

Berbagai penyebab tulang kering mati rasa

Berikut ini berbagai kondisi yang bisa menyebabkan tulang kering mati rasa:

1. Sciatica

mengatasi sciatica

Sciatica adalah masalah iritasi pada saraf sciatic. Saraf sciatic adalah saraf terpanjang dalam tubuh Anda yang membentang dari punggung bawah, pinggul, bokong, hingga kaki. Nyeri sciatica paling sering terjadi akibat saraf kejepit.

Nyeri sciatica biasanya membuat kaki lemas dan mati rasa sehingga membuat Anda sulit mengendalikan geraknya. Tak hanya itu, Anda juga akan merasakan nyeri yang cukup parah dari mulai tulang belakang bagian bawah, bokong, paha, hingga betis.

Rasa sakitnya juga bisa disertai sensasi terbakar yang cukup tajam, kadang Anda merasa seperti sedang tersengat listrik. Saat batuk atau bersin, rasa sakit sciatica biasanya akan semakin parah.

2. Shin splints

bakar kalori lari vs plank

Shin splints adalah masalah nyeri tulang kering yang biasa terjadi pada atlet lari, penari, atau anggota militer. Kondisi ini juga biasanya muncul saat seseorang baru mulai berlari atau meningkatkan intensitas larinya. Akibatnya, otot, tendon, dan jaringan di sekitar tulang kering bekerja terlalu keras hingga menimbulkan nyeri.

Jika Anda mengalami kondisi yang satu ini, biasanya Anda akan mengalami rasa sakit di sepanjang sisi bagian dalam tulang kering dan sedikit pembengkakan di kaki. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengistirahatkan kaki sejenak dan mengompresnya dengan es.

Selain itu, mengenakan alas kaki yang tepat dan memodifikasi latihan rutin Anda juga dapat membantu mencegah agar shin splits tidak terulang.

3. Sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome termasuk salah satu kondisi yang menyebabkan tulang kering mati rasa. Kondisi ini menyebabkan adanya dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki karena ada sensasi tidak nyaman yang dirasakan.

Biasanya Anda akan mengalami hal ini setelah Anda berbaring atau duduk terlalu lama, misal dalam perjalanan naik pesawat atau mobil, atau ketika nonton bioskop.

Sensasinya akan membaik jika Anda melakukan gerakan-gerakan seperti peregangan, mondar mandir, menggoyangkan kaki, atau berjalan.

4. Neuropati idiopatik

neuropati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyerang saraf

Neuropati terjadi ketika kerusakan saraf mengganggu fungsi sistem saraf perifer. Namun, ketika penyebabnya tidak dapat ditentukan kondisi ini disebut dengan neuropati idiopatik.

Dalam sistem saraf perifer ada tiga jenis saraf yaitu saraf sensorik, motor, dan otonom. Jika satu atau lebih saraf ini mengalami kerusakan maka berbagai gangguan akan muncul, termasuk mati rasa pada tulang kering.

Meski tidak ada obatnya, tetapi tanpa perawatan Anda akan mengalami kerusakan saraf jangka panjang. Oleh karena itu, Anda tetap perlu memeriksakan masalah ini ke dokter. Biasanya perawatannya termasuk pengobatan, terapi fisik, dan perubahan gaya hidup.

5. Penyakit arteri perifer

lutut sakit saat naik tangga

Penyakit arteri perifer terjadi ketika plak di dinding pembuluh darah menumpuk dan menyempit. Kondisi ini umumnya paling sering terjadi pada orang yang mengidap diabetes tipe 2. Gejala utamanya biasanya mati rasa, serta kesemutan di kaki dan telapaknya.

Selain itu, rasa kram, nyeri, sakit, dan kaku di area yang terkena juga menjadi gejala umum yang biasanya dirasakan. Anda juga bisa merasakan tubuh yang dingin dan juga pucat. Jika arteri sudah tersumbat bahkan kaki akan terasa sangat sakit dan tidak bisa bergerak.

Namun faktanya, setengah dari orang yang memiliki penyakit arteri perifer tidak mengalami gejala apapun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kondisi yang Membuat Wajah Mati Rasa Sebelah

Mati rasa pada sebelah bagian wajah terjadi ketika saraf wajah mengalami kerusakan. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Biasanya, Berapa Lama Gigi Mati Rasa Setelah Diberikan Obat Bius?

Obat bius diberikan supaya saat cabut gigi tidak sakit. Biasanya, gigi akan mati rasa setelahnya. Berapa lama efek bius setelah cabut gigi ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 3 Februari 2019 . Waktu baca 3 menit

6 Penyebab Paha Mati Rasa yang Sebaiknya Tidak Disepelekan

Paha mati rasa disebabkan oleh berbagai hal. Namun umumnya kondisi ini disebabkan karena adanya masaalah pada saraf di sekitar kaki Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 November 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Mulut Mati Rasa dan Plus Cara Mengobatinya

Kebanyakan sensasi mati rasa biasanya menyerang bagian tangan dan kaki. Namun ternyata, mulut mati rasa juga mungkin saja terjadi, lho. Kenapa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 26 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab tidur berlebihan

Terus Mengantuk dan Ingin Tidur, Ini Berbagai Penyebab Anda Tidur Berlebihan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

5 Gejala Neuropati yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 17 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Mati Rasa di Kepala Bisa Terjadi? Kenali Yuk Apa Saja Penyebabnya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit