Sering Merasa Telinga Seperti Tersumbat? 5 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Mungkin Anda sering merasa telinga seperti tersumbat. Meski belum tentu tanda dari suatu penyakit, tapi tetap saja kondisi ini akan membuat Anda tidak nyaman. Suara dari lingkungan seperti teredam dan kurang terdengar jelas. Dalam beberapa kasus, kondisi ini akan hilang begitu saja dengan cepat. Akan tetapi, ada juga yang merasa telinga seperti tersumbat hingga berhari-hari. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab telinga terasa tersumbat ini?

Berbagai penyebab telinga terasa tersumbat

1. Saluran dalam telinga tersumbat

mengatasi telinga berdenging

Sumbatan di bagian tuba eustasius adalah salah satu penyebab yang mungkin terjadi. Tuba eustasius ini menghubungkan telinga ke tenggorokan. Cairan dan lendir akan mengalir dari telinga ke belakang tenggorokan melalui saluran ini.

Akan tetapi, bukannya mengalir ke tenggorokan, cairan dan lendir kadang-kadang bisa terperangkap di telinga tengah dan membuat telinga terasa tersumbat. Sumbatan ini biasanya terjadi saat flu biasa, influlenza, sinusitis, atau saat infeksi. Alergi rinitis juga bisa menyebabkan penyumbatan di saluran eustasius ini.

Gejala dari penyumbatan yang disebabkan oleh infeksi atau alergi yakni:

  • Hidung berair
  • Batuk
  • Bersin
  • Sakit tenggorokan

Membuka sumbatan tuba eustasius ini sangat penting karena cairan yang terperangkap dapat menyebabkan infeksi telinga jika hanya dibiarkan begitu saja.

2. Berada di tempat tertentu

phobia ketinggian

Telinga terasa tersumbat bisa disebabkan juga oleh perubahan tekanan lingkungan yang terjadi cepat, alhasil ini memengaruhi penutupan tuba eustasius, yang dikenal sebagai barotrauma.

Saat terjadi perbedaan tekanan ini, tubuh akan berusaha untuk beradaptasi. Bersama dengan gendang telinga, tuba eustasius membantu menyamakan tekanan di luar dengan telinga tengah dan telinga luar. Penyesuaian inilah yang mengakibatkan tuba eustasius harus menutup, akibatnya orang merasa telinganya tersumbat.

Beberapa orang yang bisa mengalami penyumbatan ini adalah orang yang melakukan scuba diving, mendaki gunung, perjalanan dengan pesawat terbang, atau pergi ke tempat yang datarannya tinggi.

Meskipun ini sesuatu yang wajar, tapi hal ini cukup mengganggu. Semakin tinggi tempatnya, maka telinga akan lebih sulit untuk beradaptasi menyamakan tekanan di telinga tengah.

Cara terbaik untuk mencegah barotrauma adalah dengan menelan, mengunyah atau sering-sering menguap. Cara-cara tersebut bisa membuka saluran pendengaran sehingga memungkinkan udara luar masuk ke dalam telinga. Anda juga bisa menggunakan obat dekongestan jika mengalami kesulitan akibat sumbatan yang mengganggu.

Obat bisa Anda gunakan saat satu jam sebelum penerbangan dimulai. Atau bagi Anda yang memiliki alergi, gunakan obat alergi Anda satu jam sebelum perjalanan dimulai.

3. Telinga penuh dengan kotoran

Jerawat di telinga

Produksi lilin atau kotoran telinga adalah hal penting untuk cegah serpihan memasuki telinga. Namun, jika telinga terlalu banyak memproduksi kotorannya, ini bisa jadi suatu masalah.

Produksi lilin atau kotoran telinga yang berlebihan bisa membuat telinga terasa tersumbat. Beberapa orang mengalami produksi berlebihan ini, sedangkan normalnya telinga memiliki sistem pembersihan sendiri dan produksi kotorannya tidak sampai menyumbat.

Maka itu, orang yang mengalami produksi kotoran telinga yang berlebihan, sebaiknya pembersihan secara rutin di dokter untuk mengambil kotoran lunak ini. Sebab jika dilakukan pembersihan telinga sendiri menggunakan cutton bud, dikhawatirkan kotoran bisa semakin terdorong ke dalam dan menyentuh gendang telinga. Gejala kondisi ini seperti:

  • Sakit telinga
  • Telinga berdengung
  • Pusing

4. Neuroma akustik

telinga kemasukan serangga

Neuroma akustik adalah pertumbuhan tumor jinak yang berkembang di saraf kranial yang mengarah dari telinga ke dalam otak. Tumor ini biasanya tumbuh lambat dan ukurannya kecil.

Namun, ketika lama kelamaan tumbuh tumor ini bisa jadi besar dan akan memberi tekanan pada saraf telinga di bagian dalam. Tekanan inilah yang nantinya bisa membuat telinga terasa tersumbat, pendengaran semakin menurun, dan telinga terasa berdengung.

5. Ada benda asing yang masuk juga bisa sebabkan telinga terasa tersumbat

telinga berdarah

Benda asing yang masuk ke dalam telinga juga bisa menimbulkan telinga terasa tersumbat. Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak kecil yang menaruh barang di telinga mereka karena penasaran atau berani mengikuti apa yang dilihatnya. Maka itu, anak memerlukan pengawasan yang baik agar hal ini tidak terjadi. Benda asing yang masuk biasanya tidak akan mengalami demam atau gejala dingin apapun, kecuali sumbatan akibat benda ini sudah terjadi cukup lama hingga menimbulkan infeksi.

Anda juga bisa menggunakan lampu senter untuk memastikan bahwa telinga anak baik-baik saja. Jangan pernah menempelkan sesuatu benda yang tajam di dalam telinga untuk mengeluarkan benda asing.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Demi menghentikan perkembangan bakteri penyebab infeksi, dokter biasanya menyarankan berbagai pengobatan medis untuk mengatasi otitis eksterna. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 6 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Menggunakan Penutup Telinga untuk Tidur, Aman Tidak, Ya?

Menggunakan penutup telinga bisa jadi salah satu cara untuk dapat tidur nyenyak. Namun, amankah jika sering digunakan? Apa saja dampak yang mungkin muncul?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 17 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Headset vs. Headphone, Mana yang Lebih Baik untuk Digunakan?

Walaupun sama-sama untuk mendengarkan musik, ternyata ada perbedaan agar tahu mana yang lebih baik diantara headphone atau headset.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Membersihkan Telinga Jangan Sering-Sering! (Kapan Waktu yang Tepat?)

Membersihkan kotoran telinga tak boleh dilakukan setiap saat. Ini waktu yang tepat membersihkannnya agar telinga tetap bersih dan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Mei 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
gangguan pendengaran karena cacar air

Benarkah Cacar Air Bisa Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
merawat telinga memakai headset

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2019 . Waktu baca 4 menit
telinga kemasukan air

3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Telinga Kemasukan Air

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit