Kenapa Suara Anak Laki-laki Berubah Jadi Lebih Berat Saat Puber?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat memasuki masa pubertas, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh dan perilaku remaja, bagi laki-laki salah satunya adalah perubahan suara. Tahukah Anda mengapa suara berubah saat puber terjadi pada anak laki-laki yang beranjak remaja? Ini jawabannya.

Penyebab suara berubah saat puber pada anak laki-laki 

Pubertas merupakan suatu tahap perkembangan seorang anak menjadi dewasa secara fisik. Pubertas berlangsung pada kisaran usia 10-14 tahun untuk perempuan dan kisaran usia 12-16 tahun untuk laki-laki. Ketika menginjak masa pubertas, remaja laki-laki dan perempuan mengalami perubahan fisik.

Pada masa pubertas, tubuh laki-laki mulai memproduksi banyak hormon testosteron yang menyebabkan perubahan di beberapa bagian tubuh termasuk suara. Kenapa suara berubah saat puber? Jawabannya, seperti yang dilansir dari Kidshealth, karena laring laki-laki yang juga dikenal sebagai kotak suara, tumbuh jadi lebih besar saat beranjak remaja.

Laring terletak di tenggorokan di bagian atas trakea atau tenggorokan, seperti tabung hampa sekitar yang tingginya 5 cm. Laring bertanggung jawab untuk memproduksi suara. Ada dua otot yang membentang pada laring, yaitu pita suara. Bila Anda bernapas, pita suara akan melemas terhadap dinding laring dan benar-benar terbuka untuk memungkinkan udara masuk dan keluar dari paru-paru.

Ketika Anda berbicara, pita suara berdekatan dengan membentang di pangkal tenggorokan. Udara dari paru-paru kemudian dipaksa keluar antara pita suara, menyebabkannya bergetar dan menghasilkan nada suara. Nah, karena laring laki-laki akan semakin tumbuh besar saat puber, pita suara akan tumbuh lebih panjang dan tebal. Juga tulang wajah akan mulai tumbuh.

Rongga di dalam sinus, hidung dan bagian belakang tenggorokan juga tumbuh lebih besar, menciptakan lebih banyak ruang di wajah yang membuat suara lebih banyak ruang untuk gema. Semua faktor ini jadi penyebab kenapa suara berubah saat puber terjadi pada remaja laki-laki.

Perubahan suara pada laki-laki puber ini bisa dijelaskan dengan membayangkan sebuah gitar. Ketika senar tipis dipetik, getaran akan menghasilkan nada tinggi. Sedangkan ketika senar tebal dipetik, kedengarannya jauh lebih dalam ketika bergetar. Itulah gambaran apa yang terjadi pada suara remaja laki-laki.

Sebelum mengalami pertumbuhan, laring laki-laki relatif kecil dan pita suara relatif tipis. Jadi suara anak laki-laki akan tinggi. Namun, saat tulang, tulang rawan, dan pita suara tumbuh, suara akan mulai terdengar seperti orang dewasa.

Sumber: SheKnows.com

Perubahan lain pada anak laki-laki yang sedang pubertas

Selain suara berubah saat puber, remaja laki-laki juga akan mengalami beberapa tahap perkembangan ukuran testikel dan penis yang membesar. Tidak ada patokan yang baku mengenai kapan perubahan ini terjadi pada remaja laki-laki. Bertambahnya ukuran penis bisa terjadi sejak usia 9 tahun atau lebih dewasa, tapi ada sebagian remaja berusia 15 tahun yang masih belum mengalaminya.

Namun, jangan khawatir karena biasanya kondisi semacam itu dianggap normal. Setiap orang bisa mengalami perkembangan fisik yang berbeda-beda, baik usia perubahan maupun ukurannya.

Selain itu, tidak perlu khawatir bila terdapat sedikit perbedaan ukuran antara testis satu dengan yang lainnya karena hal itu normal. Selama pubertas, remaja laki-laki juga akan mengalami mimpi basah, yaitu ejakulasi yang terjadi saat tidur. Penis dapat mengalami ereksi atau menegang karena dipenuhi oleh darah dan juga bisa mengeluarkan air mani. Hal ini diduga terjadi karena meningkatnya hormon testosteron.

Yang perlu dilakukan adalah rutin memeriksanya dengan meraba penis dan testikel setelah mandi untuk mengetahui bentuk normalnya dan apakah terdapat benjolan atau tidak. Bila terasa ada benjolan, perubahan warna pada testikel, atau terasa nyeri, jangan malu untuk memeriksakannya ke dokter. Remaja laki-laki juga akan mengalami pertumbuhan rambut halus yang tumbuh di sekitar kemaluan dan ketiak pada daerah kemaluan dan ketiak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit