Mata Berkedip Itu Normal, Tapi Kalau Terlalu Sering Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/06/2018 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Berkedip adalah salah satu refleks tubuh yang normal. Berkedip gunanya untuk mencegah mata kering, melindungi dari cahaya yang terlalu terang, atau benda asing lainnya yang akan masuk ke mata. Berkedip juga berfungsi untuk mengatur air mata, membuat mata tetap sehat sembari membersihkan permukaan  mata. Namun, kadang ada beberapa orang yang memiliki mata sering berkedip lebih dari biasanya. Apa penyebabnya?

Apa yang menyebabkan mata sering berkedip?

Umumnya menurut perkembangan usia, bayi akan berkedip sebanyak dua kali dalam satu menit. Ketika beranjak remaja, seseorang akan lebih sering berkedip, menjadi 14 sampai 17 kali kedipan per menit dan hal ini akan menetap sampai Anda menua nanti.

Sayangnya, ada beberapa orang yang memiliki kondisi mata sering berkedip lebih dari biasanya. Kedipan yang berlebih kadang melibatkan satu saja atau dua mata sekaligus. Beberapa orang juga mengalami mata sering berkedip dibarengi dengan gerakan lainnya (tics) di wajah, kepala atau leher.

Penyebab mata sering berkedip umumnya akibat mata kering, mata lelah, dan adanya rangsangan dari luar yang membuat refleks ini muncul berlebihan. Refleks berkedip akan muncul ketika ada zat asing yang masuk ke dalam mata.

Hal lain yang menyebabkan mata sering berkedip juga bisa disebabkan reaksi alergi, sehingga mata butuh diberikan kelembaban dengan cara berkedip. Pada kasus yang jarang berkedip berlebihan bisa ditandai karena adanya gangguan sistem saraf, stres, konjungtivitis, atau blepharitis (radang kelopak mata).

Kapan kondisi mata sering berkedip ini harus segera diatasi?

Mata sering berkedip ini harus segera diperiksakan, apalagi jika mengalami gejala lain seperti mata merah, berair, nyeri atau bengkak. Nantinya, dokter akan mendiagnosis penyebab dari gejala-gejalanya.

Anda mungkin akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata lengkap, misalnya untuk mengetahui ada masalah seperti bulu mata masuk ke dalam, abrasi kornea (goresan di permukaan mata bagian depan), konjungtivitis, benda asing di mata, atau mata kering.

Penyebab berkedipnya mata terlalu sering ini dapat diketahui dengan pemeriksaan alat yang disebut lampu celah (slit lamp). Alat ini adalah mikroskop khusus yang digunakan untuk memperbesar mata. Kedipan yang berlebihan dapat dianggap tidak normal jika:

  • Memengaruhi aktivitas sehari-hari
  • Menganggu penglihatan Anda, contoh ketika sedang mengemudi
  • Kedipan berlangsung selama berjam-jam

Bagaimana cara mengatasi mata berkedip berlebihan?

Jika kedipan berlebih disebabkan oleh abrasi kornea atau atau konjungtivitis, dokter bisa memberikan obat tetes mata atau salep.

Dokter juga mungkin akan memberikan kacamata bila kedipan yang berlebihan disebabkan oleh penglihatan yang buram atau tidak jelas. Sedangkan jika terjadi kelainan neurologis, dokter mata akan menyarankan Anda menjalani beda atau perawatan lainnya ke dokter ahli saraf.

Kondisi ini juga bisa disebabkan karena sindrom Tourette

Perlu diketahui juga, kedipan berlebih di mata ini bisa disebabkan karena sindrom Tourette. Tourette merupakan kejang atau gerakan berulang (sangat cepat) yang terjadi saat sebagian atau bahkan seluruh tubuh bergerak berulang tiba-tiba, dan tidak dapat dikendalikan.

Anak-anak dan orang dewasa dapat menderita sindrom Tourette. Penyakit ini biasanya muncul pada usia 5 hingga 15 tahun. Namun, dalam banyak kasus serangan penyakit ini menghilang seiring pertumbuhan pada anak-anak.

Saat ini belum diketahui penyebabnya secara pasti, tetapi penyakit ini dapat diwariskan bersama dengan penyakit sistem saraf lainnya. Sindrom Tourette merupakan penyakit yang kompleks, kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dengan faktor lingkungan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 mins read

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 mins read

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . 4 mins read
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read