Diagnosis kanker harus dilakukan sedini mungkin untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Meski begitu, kanker masih bisa berpotensi untuk membunuh. Menurut data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker menduduki posisi kedua sebagai penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Lantas, mengapa pada umumnya kanker susah disembuhkan? Apakah memang tidak bisa benar-benar sembuh? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Penyebab utama kanker susah disembuhkan sepenuhnya

1. Kanker bukan penyakit tunggal

Salah satu penyebab mengapa begitu sulit untuk mengobati kanker adalah karena kanker bukanlaj penyakit penyakit tunggal. Kanker itu sendiri merupakan kumpulan dari berbagai gangguan penyakit yang tergabung menjadi satu.

Setidaknya ada 200 penyakit yang muncul dengan nama kanker. Misalnya, kanker paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker otak, dan lainnya. Setiap jenis kanker ini memiliki faktor risiko, gejala, letak organ inti yang terkena, dan cara mengatasi yang berbeda-beda.

Maka, hampir tidak mungkin untuk menyamaratakan setiap kasus kanker. Anda perlu mempelajari karakteristik setiap jenis kanker satu per satu untuk menyesuaikan jenis pengobatan yang akan dilakukan.

2. Awal mula munculnya sel kanker terlalu kompleks dan rumit

Kanker bermula dari sel sehat yang ada di dalam tubuh. Namun, karena satu dan lain hal, sel ini bisa lantas berubah (bermutasi) menjadi sel kanker.

Proses ini disebut juga dengan karsinogenesis, yaitu proses perubahan sel sehat menjadi sel kanker. Proses ini tergolong sangat rumit karena tidak ada pemicu sederhana yang bisa menjelaskan bagaimana perubahan pada sel sehat menjadi sel kanker bisa terjadi.

Ini juga disebabkan karena tubuh memiliki ribuan gen yang berbeda, sementara kanker timbul akibat mutasi gen yang kemudian menyebabkan terjadinya perubahan ekspresi ratusan gen tersebut. Maka, awal mula terjadinya karsinogenesis ini belum bisa dipecahkan atau dicegah. 

3. Kanker diproduksi oleh sel tubuh sendiri

Tak seperti penyakit yang disebabkan oleh infeksi, kanker disebabkan oleh tubuh pasien sendiri yang selnya mengalami mutasi menjadi sel kanker.

Pengobatan yang dilakukan pada setiap jenis kanker sering difokuskan pada cara untuk menghancurkan sel kanker. Namun dalam prosesnya, cara ini juga bisa berpotensi menyebabkan kerugian. Misalnya, kemoterapi dapat membunuh sel kanker dan secara bersamaan menyebabkan rambut rontok.

Ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan mana sel kanker dan sel normal karena sama-sama ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, sampai saat ini terus dilakukan pencarian terobosan baru untuk melawan kanker dengan memanfaatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Tidak ada virus atau bakteri yang menjadi sasaran

Cara kerja dari pengobatan untuk setiap penyakit adalah terfokus pada bagaimana caranya mengatasi akar penyebab dari penyakit tersebut. Misalnya, bila mengalami infeksi bakteri maka pengobatan yang dilakukan adalah menggunakan antibiotik untuk membunuh bakteri tersebut.

Lain halnya dengan kasus kanker. Karena sel kanker tidak mudah dihancurkan dan tidak adanya bakteri atau virus sebagai sasaran, maka sangat sulit untuk menemukan pengobatan yang tepat untuk membuang penyakit ini sepenuhnya.

5. Pengobatan yang dijalani setiap orang itu berbeda-beda

Terdapat berbagai macam pengobatan kanker yang berbeda-beda, mulai dari terapi radiasi, kemoterapi, operasi, imunoterapi, dan terapi sel induk. Namun, pengobatan ini memiliki tingkat efektivitas dan tingkat toleransi yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada bagaimana respon tubuh pasien itu sendiri.

Jangan khawatir, masih ada harapan untuk penyembuhan kanker

Sampai saat ini, berbagai pengobatan telah dikerahkan untuk membunuh sel kanker, seperti kemoterapi, operasi, radiasi, dan imunoterapi. Berbagai pilihan ini dapat Anda tentukan dengan konsultasi dokter untuk mendapatkan cara terbaik untuk jenis kanker yang dialami.

Anda juga bisa melakukan sejumlah hal yang bisa membantu melindungi diri Anda dari kanker. Misalnya, mengonsumsi antioksidan untuk menangkal radikal bebas, menggunakan tabir surya untuk mengurangi efek dari sinar UV pada kulit, dan menjaga pola hidup sehat.

Selain itu, ada baiknya Anda melakukan deteksi kanker sejak dini. Semakin cepat Anda bisa memulai pengobatan kanker yang baru muncul, semakin besar peluang Anda untuk sembuh dan memperpanjang harapan hidup.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca