Ketika sudah semangat bercinta, Anda mungkin membayangkan segalanya akan berjalan lancar dan sesuai rencana. Akan tetapi, kadang ada hal-hal yang bisa bikin sesi panas Anda dan pasangan jadi runyam. Salah satunya adalah masalah kondom. Alat kontrasepsi pria ini memang tampaknya sederhana, tetapi salah penggunaan bisa berujung pada kehamilan atau penularan penyakit kelamin. Anda dan pasangan pun harus tahu kapan saat yang tepat untuk pakai kondom, apakah itu sebelum atau sesudah penis ereksi. Yuk, simak informasi penting seputar cara pasang kondom yang benar berikut ini.

Kapan saat yang tepat untuk pakai kondom?

Biasanya kapan Anda mulai memasang kondom ketika sedang bersama pasangan? Jika Anda memasang kondom setelah penis ereksi, maka Anda sudah melakukan hal yang tepat. Waktu yang paling tepat untuk pakai kondom memang setelah ereksi tapi sebelum penis bersentuhan dengan area intim wanita.

Seorang pakar kesehatan reproduksi asal New York, Amerika Serikat, dr. Bruce Gilbert mengimbau bahwa pakai kondom sebelum ereksi terlalu berisiko. Pasalnya, kondom jadi tidak terpasang dengan benar dan akan lebih mudah terlepas. Maka, sebaiknya Anda memasang alat kontrasepsi ini setelah penis ereksi dengan sempurna.

Bagaimana kalau ereksi hilang setelah kondom dipasang?

Anda mungkin sudah memasang kondom pada saat yang tepat. Namun, sebelum melakukan penetrasi atau di tengah-tengah sesi bercinta, ereksi bisa saja hilang atau berkurang. Jika ini terjadi, lepas kondom dan ganti dengan yang baru. Jangan mencoba-coba untuk membetulkan kembali posisi kondom, apalagi kalau kondom sempat melorot turun dari pangkal penis.  

Cara pakai kondom yang benar

Untuk memastikan Anda sudah memasang kondom dengan benar dan aman, perhatikan langkah-langkah berikut ini dengan saksama.

  • Hati-hati saat membuka bungkus kondom. Sobek ujung kemasan, jangan dari tengah-tengah supaya kondom di dalamnya tidak rusak.
  • Pegang pinggir kondom dengan ibu jari dan telunjuk.
  • Kalau Anda yakin sudah ereksi, pakai kondom dari ujung penis dengan cara perlahan-lahan membuka gulungan kondom sampai pangkal penis. Jangan langsung ditarik sampai ke atas! Ini berisiko menyebabkan kondom sobek.
  • Bila gulungan kondom tak bisa dibuka, mungkin kondomnya terbalik. Buang kondom ini dan ganti yang baru, jangan dibalik. Mungkin sudah ada sperma yang menempel pada kondom tersebut tanpa Anda sadari.

Yang mungkin terjadi kalau pakai kondom sebelum ereksi

Jangan memakai kondom saat penis masih loyo dan selalu ganti kondom setelah kehilangan ereksi. Pasalnya, ketika penis belum ereksi dan Anda sudah pasang kondom, udara akan terperangkap di dalam kondom, bahkan ketika Anda nantinya mencapai ereksi. Hal ini membuat penis jadi lebih kering dan tak nyaman, terutama ketika melakukan penetrasi. Udara yang terperangkap juga bisa membuat kondom jadi lebih penuh, tak sesuai dengan ukuran yang seharusnya. Akibatnya, kondom rentan sobek dan bocor.

Selain itu, kalau Anda tak mengganti kondom setelah kehilangan ereksi, besar kemungkinan ada sperma yang sudah bocor ke bagian luar kondom. Jika Anda melakukan penetrasi ke dalam vagina, sperma yang menempel di bagian luar kondom berisiko menyebabkan kehamilan atau penularan penyakit kelamin.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca