Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Minum madu setelah minum obat, boleh atau tidak? Menenggak sesuatu yang manis sehabis minum obat memang kadang diperlukan. Hal itu mencegah mual dari rasa pahit akibat minum obat pil atau serbuk puyer. Biasanya banyak orang akan makan satu sendok kecil gula untuk menghilangkan rasa pahit pada obat. Nah, bagaimana dengan minum madu? Adakah efek atau manfaat yang dirasakan minum madu sehabis menenggak obat? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa saja kandungan bermanfaat pada madu?

Madu merupakan cairan alami yang dihasilkan hewan penyengat, yaitu lebah. Minum madu dipercaya membawa banyak khasiat. Madu mengandung banyak sekali zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Zat yang bermanfaat pada madu bisa disimak sebagai berikut:

  1. Karbohidrat. Karbohidrat merupakan kandungan utama dari madu. Sekitar 82% kandungan karbohidrat dalam madu.
  2. Protein dan asam amino. Madu mengandung sejumlah enzim dan 18 jenis asam amino bebas, yang paling banyak adalah dalam bentuk prolin.
  3. Vitamin, mineral, dan antioksidan. Madu mengandung sejumlah vitamin B, yaitu riboflavin, niasin, asam folat, asam pantotenat, dan vitamin B6, serta mengandung vitamin C. Selain itu juga mengandung mineral, seperti kalsium, zat besi, seng, kalium, fosfor, magnesium, selenium, kromium, dan mangan. Antioksidan dalam madu terdapat dalam bentuk flavonoid, asam askorbat, katalase, dan selenium
  4. Madu juga mengandung asam organik dan asam aromatik.

Boleh tidak minum madu sehabis minum obat?

Sebetulnya boleh-boleh saja minum madu sehabis minum pil atau obat, asalkan madunya murni tanpa tambahan dan bahan kimia apapun. Tapi, sebaiknya beri jeda antara waktu meminum obat dan madu sekitar 30 menit lamanya. Hal ini dilakukan guna menghindari komplikasi obat dengan bahan herbal alami yang dapat meningkatkan risiko penyakit

Madu nyatanya dapat meningkatkan risiko pendarahan jika digabungkan langsung dengan obat tiroid dan suplemen tertentu. Beberapa kasus melaporkan, bahwa terjadinya pendarahan akibat kandungan madu yang dapat mengganggu sistem tubuh dalam memproduksi kandungan obat herbal yang merusak fungsi enzim hati.

Minum madu dapat meningkatkan risiko pendarahan saat diminum berbarengan dengan obat yang meningkatkan risiko perdarahan. Beberapa contoh obat termasuk aspirin, antikoagulan (obat pengencer darah), obat warfarin atau heparin, obat anti-platelet seperti clopidogrel, dan obat non-steroid anti-inflamasi seperti ibuprofen atau naproxen .

Hindari mencampurkan atau menggunakan madu seperti berikut ini

  • Madu tidak boleh dicampur dengan makanan panas.
  • Madu tidak boleh dimasak dan dipanaskan.
  • Madu sebaiknya tidak dikonsumsi ketika Anda bekerja di lingkungan yang panas di mana Anda sering terkena panas lebih.
  • Madu tidak boleh dicampur dengan air hujan, makanan panas dan pedas, dan yang difermentasi minuman seperti wiski, rum, dan yoghurt.
  • Madu termasuk hasil nektar dari berbagai bunga yang mungkin beracun. Ketika madu dicampur dengan makanan panas dan pedas, sifat racunnya dapat meningkatkan dan menyebabkan ketidakseimbangan enzim tubuh dan aliran darah manusia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Para perempuan tentu akan panik saat melihat adanya bercak darah padahal ia tidak sedang haid. Berikut arti dari bercak darah saat tidak sedang haid ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ketika sibuk meluangkan waktu untuk mengasuh anggota keluarga, jangan lupa untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Tidak menggunakan krim yang menyumbat saluran keringat, mungkin bisa jadi solusi. Namun tahukah Anda, ada bahan alami yang bisa mengusir biang keringat?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan baru setelah bercerai

Kapan Waktu Tepat Memulai Hubungan Baru Setelah Bercerai?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/07/2020 . Waktu baca 4 menit
orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit