Benarkah Mencabut Uban Bikin Uban Tambah Banyak?

Oleh

Apakah di rambut Anda sudah mulai tumbuh uban? Pernahkah Anda diminta ayah Anda untuk mencabuti ubannya yang bertambah banyak dengan pinset? Beberapa orang meyakini bahwa mencabut uban justru malah akan membuatnya bertambah banyak. Apakah ini benar? Lalu benarkah Anda hanya akan ubanan saat sudah tua? Simak penjelasannya berikut ini.

Bagaimana rambut bisa berubah warna menjadi putih?

Rambut tumbuh pada suatu struktur kulit kepala yang dinamakan folikel. Terdapat rata-rata 100.000 hingga 150.000 folikel pada satu kulit kepala manusia.

Rambut kita pada dasarnya berwarna putih. Warna yang rambut miliki, didapatkan karena adanya melanin, suatu pigmen yang juga memberi warna pada kulit. Melanin terdiri dari 2 jenis melanin gelap (eumelanin) dan melanin terang (phaeomelanin).

Melanin dibuat dalam sebuah sel pigmen yang bernama melanosites. Pada proses pembentukan rambut, melanosites berperan dalam menyuntikkan melanin pada sel yang mengandung keratin (protein yang berperan dalam pembentukan kuku, rambut dan kulit manusia). Uban terbentuk karena kurangnya melanin, sebagai pemberi warna. Sehingga, beberapa faktor yang menyebabkan gelap dan terangnya rambut seseorang antara lain adalah faktor genetik, hormon, usia, iklim, polusi, serta paparan zat kimia.

Berbagai mitos dan fakta tentang uban

Memiliki uban berarti Anda sudah tua

Tidak sepenuhnya benar. Uban terbentuk karena rambut Anda kekurangan melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut Anda. Melanin yang terkandung dalam rambut tiap orang berbeda-beda. Itulah mengapa, terdapat beberapa orang yang rambutnya telah beruban meskipun usianya masih 25 tahun, sedangkan yang lain belum memilki uban bahkan saat usianya telah menginjak 50 tahun.

Saat Anda mencabut satu uban, banyak uban lain akan tumbuh

Salah. Seorang dokter mengungkapkan bahwa hanya satu helai rambut yang akan tumbuh dari satu folikel, dan rambut-rambut di sekitar uban tidak akan terpengaruh memutih, mengingat uban timbul karena pigmen dalam folikelnya telah mati. Sehingga, bila Anda mencabut satu uban, uban yang baru tetap akan tumbuh nantinya, karena sel pigmen tak lagi menghasilkan pigmen untuk menumbuhkan rambut hitam. Namun tenang, yang tumbuh tetap hanya satu, bukan berlipat ganda.

Perlu kehati-hatian juga dalam mencabut rambut. Hal ini dikarenakan mencabut rambut dapat memberikan trauma pada rambut tersebut, dan trauma yang berulang-ulang dapat menyebabkan infeksi, luka, hingga berpotensi kebotakan.

Uban lebih kuat dari rambut hitam

Tak sepenuhnya benar. Masih belum dapat diketahui dengan pasti apakah diameter uban lebih tebal atau lebih tipis dari rambut hitam. Namun, beberapa literatur menjelaskan bahwa, biasan cahaya pada warna abu-abu memang mampu membuatnya terlihat lebih tebal.

Kurangnya vitamin B bisa meningkatkan pertumbuhan uban

Benar. Keberadaan uban pada rambut seseorang yang masih berusia 35 tahun sebagian besar dikarenakan kurangnya kandungan vitamin B5 dalam tubuh orang tersebut.

Anda dapat mengembalikan warna uban menjadi hitam kembali tanpa dicat

Salah. Belum ada penelitian yang mendukung asumsi ini. Sekali rambut berubah warna karena pigmennya mati, maka selamanya warna akan tetap seperti itu.

Merokok dapat mempercepat kemunculan uban

Benar. Terdapat beberapa penelitian yang telah mampu mengungkapkan bahwa uban perokok aktif akut muncul lebih cepat ketimbang perokok pasif.

BACA JUGA:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca