Meski Bikin Menggigil, Cuaca Dingin Ternyata Justru Bermanfaat untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/12/2018 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Saat cuaca di luar sedang dingin, hal pertama yang pasti Anda lakukan adalah bersembunyi di balik selimut sambil ditemani dengan secangkir teh hangat. Cuaca dingin memang sering kali bikin tubuh jadi menggigil dan tidak nyaman. Bahkan, orang yang sistem imunnya rendah biasanya akan lebih mudah jatuh sakit karena tak kuat menahan udara dingin.

Namun, cuaca dingin ternyata tidak seburuk yang Anda bayangkan, lho! Para pakar kesehatan justru mengungkapkan bahwa cuaca dingin punya banyak manfaat untuk kesehatan. Apa saja, ya? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Manfaat cuaca dingin bagi kesehatan

Cuaca dingin tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan, lho. Berikut ini berbagai manfaat cuaca dingin bagi kesehatan, di antaranya:

1. Membakar lebih banyak kalori

cara membakar kalori

Anda mungkin mengira bahwa olahraga di bawah terik matahari akan membakar kalori lebih banyak, daripada saat Anda olahraga di musim dingin. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya.

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Clinical Investigation tahun 2012 silam. Para ahli melibatkan 6 pria bertubuh sehat dan mengukur metabolisme tubuhnya pada saat cuaca dingin, tapi tidak sampai menggigil.

Lalu, para ahli menemukan bahwa metabolisme tubuh pria mengalami peningkatan hingga 80 persen saat cuaca dingin. Tubuh yang terkena udara dingin ternyata justru membakar lemak cokelat lebih banyak di dalam tubuh.

Penjelasannya begini. Tubuh kita terdiri dari dua jenis lemak, yaitu lemak putih dan lemak kecokelatan (brown fat). Lemak putih berperan untuk menyimpan cadangan energi, sedangkan lemak cokelat bertugas membakar kalori untuk menghasilkan panas.

Saat berada di suhu dingin, tubuh Anda bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti tubuh. Caranya, tubuh memerintahkan lemak cokelat tadi untuk membakar kalori lebih banyak guna mencegah kedinginan. Itulah kenapa, Anda akan merasa lebih hangat dan tidak sampai menggigil di tengah cuaca dingin.

2. Mengurangi nyeri otot

betis sakit

Ketika kaki bengkak atau nyeri otot, Anda mungkin langsung gerak cepat menempelkan kantong es untuk meringankan gejalanya. Nah, cara kerja kompres dingin inilah yang membuktikan bahwa suhu dingin bisa membantu mengatasi peradangan dan nyeri otot.

Saat terkena udara dingin, pembuluh darah yang melebar akan menjadi lebih rileks dan tenang. Akibatnya, rasa nyeri akibat kaki bengkak atau kram otot akan berangsur-angsur pulih setelah ditempelkan kompres es tadi.

Hal ini diperkuat juga melalui sebuah studi yang menemukan bahwa atlet yang melakukan terapi dingin (krioterapi) cenderung lebih cepat pulih dan bertenaga, daripada atlet yang mendapatkan terapi hangat.

3. Membuat kulit sehat dan bercahaya

kulit kombinasi

Biasanya, Anda akan mengalami kulit kering dan kaku jika terkena udara dingin terlalu lama. Namun jangan salah, cuaca dingin justru bisa membuat kulit Anda tampak sehat dan bercahaya, lho.

Cuaca dingin berperan sebagai astringen yang dapat mengencangkan pori-pori kulit. Selain itu, suhu dingin juga dapat membantu memperlambat produksi minyak alami atau sebum sehingga kulit Anda jadi lebih bercahaya dan terhindar dari jerawat.

4. Mencegah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk

mencegah virus zika

Salah satu keuntungan berada di cuaca dingin adalah dapat terhindar dari beberapa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, contohnya demam berdarah dan virus Zika. Suhu yang cukup dingin, yaitu di bawah 10 derajat Celcius, biasanya digunakan oleh nyamuk Aedes dan Culex untuk hibernasi dan tidak aktif menyerang manusia.

Ini artinya, kemungkinan Anda terkena gigitan nyamuk saat cuaca dingin cenderung lebih rendah. Dengan begitu, Anda bisa sedikit bernapas lega dengan bayang-bayang risiko terkena demam berdarah saat cuaca sedang dingin.

5. Bikin cepat tidur

tips tidur nyenyak

Ketika Anda sulit tidur atau mengalami insomnia, coba atur suhu kamar Anda jadi lebih rendah. Udara dingin bisa membantu Anda tidur lebih cepat, lho.

Suhu inti tubuh akan menurun secara alami ketika Anda mulai memejamkan mata dan berusaha tidur. Seorang ahli kesehatan sekaligus pendiri Almeda Labs, Stacy Tucker, RN, mengungkapkan bahwa proses ini terjadi lebih cepat ketika cuaca di luar sedang dingin. Padahal, penurunan suhu ini normalnya memakan waktu hingga 2 jam saat cuaca sedang panas.

Nah, cara kerjanya sama seperti saat Anda mengatur suhu AC di kamar. Semakin sejuk suhu di ruangan, maka suasana akan terasa lebih nyaman dan membuat Anda cepat tidur.

Begitu juga dengan tubuh Anda. Semakin cepat suhu inti tubuh menurun karena terkena udara dingin, maka Anda juga akan semakin cepat mengantuk dan terlelap tidur.

6. Pikiran jadi lebih jernih

sembuh dengan kekuatan pikiran

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pekerja kantoran yang bekerja di dalam ruangan yang dingin lebih mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan maksimal, dibandingkan pekerja yang bekerja di dalam ruangan hangat.

Para ahli berpendapat bahwa fungsi otak seseorang diatur oleh kadar glukosa alias gula darah. Selain dipengaruhi oleh makanan, kadar gula darah dalam tubuh ternyata juga dipengaruhi oleh suhu inti tubuh Anda sendiri.

Penjelasannya begini, saat cuaca di luar sedang panas, tubuh akan menggunakan lebih banyak glukosa untuk menurunkan suhu tubuh. Akibatnya, tubuh malah kekurangan asupan glukosa dan membuat Anda jadi berkeringat, pusing, dan tidak fokus.

Sebaliknya, ketika cuaca di luar sedang dingin, tubuh Anda menyimpan lebih banyak glukosa. Karena tidak banyak glukosa yang digunakan, maka tubuh Anda tidak akan mengeluarkan keringat.

Pada saat yang bersamaan, fungsi otak Anda justru bekerja maksimal sehingga pikiran jadi lebih jernih dan fokus. Alhasil, akan lebih banyak inspirasi baru yang muncul saat udara di luar sedang dingin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Baru kenalan 5 menit yang lalu, sudah lupa namanya? Ada janji nanti sore, tapi Anda tak ingat? Ini berbagai penyebab sulit mengingat yang Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu power nap

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit