Makanan Sudah Dihinggapi Kecoa, Apa Masih Boleh Dimakan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kecoa adalah salah satu hama yang paling mengganggu karena dapat menyebarkan kotoran dan merusak barang-barang yang ada di rumah. Serangga seukuran ibu jari ini akan memakan apa saja, kemudian membuang kotorannya di mana-mana termasuk makanan Anda. Karena itu, makanan yang dihinggapi kecoa sebaiknya tidak dikonsumsi lagi.

Lantas, apa saja bahaya yang bisa timbul akibat mengonsumsi makanan yang dihinggapi kecoa? Lalu, adakah upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kontaminasi kecoa pada makanan? Berikut ulasan ringkasnya.

Bahaya mengonsumsi makanan yang dihinggapi kecoa

Ukuran tubuhnya yang kecil memungkinkan kecoa bergerak bebas di antara kebun, jamban, dan saluran pembuangan dari rumah ke rumah. Serangga berwarna cokelat ini juga senang menghuni celah dinding, bagian bawah bak cuci piring, lemari dapur, bagian belakang lemari pendingin, tumpukan buku dan kertas, serta furnitur rumah yang jarang dipindahkan.

Selama berkeliaran, kecoa akan memakan kotoran manusia berikut berbagai bakteri yang terdapat di dalamnya. Beberapa di antaranya termasuk salmonella, streptokokus, dan stafilokokus. Makanan yang dihinggapi kecoa adalah lingkungan berkembangbiak yang ideal bagi bakteri-bakteri ini.

Kecoa memang tidak secara langsung menyebabkan masalah kesehatan akibat makanan yang terkontaminasi. Namun, serangga berdarah-dingin ini turut andil dapat menyebarkan penyakit seperti disentri, diare, kolera, demam tifoid (tifus), lepra, bahkan menyebarkan virus polio. Telur kecoa juga mengandung cacing parasit yang dapat memicu reaksi alergi seperti gatal, membengkaknya kelopak mata, hingga gangguan pernapasan.

Tips agar tidak terdapat makanan yang dihinggapi kecoa

Seekor kecoa betina dapat menghasilkan 10-40 telur sekali waktu. Rata-rata, kecoa dapat bertelur hingga 30 kali seumur hidupnya. Selain itu, kecoa juga dapat bertahan hidup hingga lebih dari 12 bulan. Nah, bayangkan berapa banyak kecoa yang terdapat di rumah Anda apabila Anda tidak pernah melakukan upaya pencegahan dan pemberantasannya.

Program Pengendalian Hama yang dimuat dalam laman Better Health memberikan sejumlah tips agar makanan yang terdapat di rumah Anda tidak dihinggapi kecoa. Berikut di antaranya:

  • Rutin membersihkan seluruh bagian rumah, setidaknya seminggu sekali.
  • Rutin membuang seluruh isi tempat sampah.
  • Memastikan posisi tempat sampah luar berada jauh dari rumah.
  • Membersihkan bagian belakang dan bawah kompor, lemari pendingin, dan peralatan sejenisnya.
  • Membersihkan seluruh area dapur dan area persiapan makanan dengan lebih teliti.
  • Membersihkan tumpahan atau remahan makanan dengan teliti.
  • Memastikan tidak terdapat air yang menetes karena kecoa membutuhkan air untuk bertahan hidup.
  • Tidak meninggalkan sisa makanan di tempat terbuka.
  • Menyimpan makanan dalam tempat tertutup agar tidak ada makanan yang dihinggapi kecoa.
  • Memperbaiki semua lubang, retakan, atau celah yang terdapat pada dinding.
  • Tidak menumpuk kardus, koran, kertas, atau buku di rumah.

Anda juga dapat membuat perangkap untuk menjebak kecoa yang berkeliaran. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Pertama, Anda mengoleskan bahan yang lengket pada sebuah wadah. Letakkan potongan makanan sebagai umpan pada wadah tersebut. Kecoa akan terpancing untuk menghinggapi umpan, lalu terjebak di atas wadah yang lengket.

Cara kedua, Anda bisa mengoleskan bahan yang licin seperti petroleum jelly di atas mangkuk. Letakkan umpan berupa potongan makanan seperti pada cara pertama agar kecoa terpancing. Permukaan mangkuk yang licin akan membuat kecoa terjebak dan tidak bisa melarikan diri.

Beragam tips di atas dapat membantu Anda melindungi makanan dari serangan kecoa. Namun, apabila cara-cara tersebut tidak bekerja dengan efektif, Anda juga dapat menggunakan pembasmi serangga. Ingatlah untuk selalu menggunakan pembasmi serangga sesuai ketentuan agar tidak membahayakan diri Anda maupun anggota keluarga.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca