5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kelepasan kentut di tempat umum merupakan hal yang memalukan, terlebih bila kentut Anda memiliki aroma tak sedap. Mungkin beberapa kali Anda bisa mengungsi ke tempat yang sepi, namun bila dalam satu hari rasa ingin buang angin ini datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa yang menyebabkan Anda jadi kentut terlalu sering? Apa jenis makanan pemicu sering kentut? Simak penjelasannya berikut ini.

Kentut alias buang angin, atau yang dalam bahasa ilmiah biasa dikenal dengan flatus, terjadi karena usaha perut dan usus untuk menghancurkan makanan jadi energi. Namun sering kali terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan kentut jadi terlalu sering, hingga lebih dari 20 kali (batas wajar) dalam satu hari.

Penyebab kentut

Gas dalam usus dapat dihasilkan seiring dengan proses pencernaan menghancurkan bakteri yang terdapat dalam makanan. Namun, terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan meningkatnya aktivitas bakteri dan tubuh jadi lebih sulit menyerap makanan, di antaranya:

  • Sindrom malabsorbsi. Hal ini terjadi karena penurunan produksi enzim pada pankreas, adanya gangguan pada kantong empedu, ataupun pada jaringan usus.
  • Berkembangnya bakteri dalam usus. Terjadinya peningkatan perubahan jenis bakteri yang juga menyebabkan timbulnya rasa mual, buang angin dalam frekuensi yang sering, diare, dan perut penuh dengan angin.
  • Buang angin terlalu sering juga bisa jadi indikasi atau gejala dari beberapa penyakit, seperti diabetes, gangguan makan, pembengkakan pada usus besar, pankreatitis autoimun, dan sebagainya.

Apa saja makanan yang jadi pemicu sering kentut?

Selain peningkatan aktivitas bakteri, sering buang angin juga dipicu oleh konsumsi beberapa makanan tertentu. Jenis makanan pemicu sering kentut itu di antaranya:

  • Makanan yang mengandung rafinosa, yang terdiri dari galaktosa, glukosa dan fruktosa. Makanan seperti kubis, brokoli, dan asparagus biasanya mengandung rafinosa. Kandungan rafinosa dalam dosis banyak juga ditemukan pada kacang.
  • Amilum. Kebanyakan amilum terdapat pada kentang, jagung, dan gandum. Makanan jenis ini menghasilkan gas saat dihancurkan dalam usus besar.
  • Fruktosa, yang banyak ditemukan pada beberapa buah dan minuman manis seperti minuman bersoda dan jus buah dalam kemasan.
  • Sorbitol (gula pengganti), yang banyak ditemukan dalam permen bebas pemanis dan permen karet.
  • Serat. Serat terdiri dari serat yang mudah larut dan serat tak mudah larut. Serat mudah larut mengandung lebih banyak gas dan ia takkan hancur hingga ia mencapai usus besar. Sedangkan serat tidak mudah larut dengan mudah terserap saat melalui usus dan hanya menghasilkan sedikit gas.

Kapan kentut yang terlalu sering ini harus diperiksakan ke dokter?

Anda sebaiknya segera periksakan ke dokter bila Anda buang angin dalam frekuensi yang sering disertai timbulnya gejala:

  • Rasa kram pada perut yang mengganggu
  • Perubahan pada kebiasaan usus besar
  • Diare
  • Sembelit
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada perut bagian kanan.

Bagaimana menghentikan masalah sering buang angin?

Beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menangani frekuensi buang angin yang tinggi ini antara lain:

  • Dengan membuat buku harian yang berisi makanan minuman apa saja yang Anda konsumsi dalam satu hari. Langkah ini juga dapat membantu Anda mengelompokkan antara makanan yang aman dikonsumsi dengan yang tidak.
  • Jika langkah di atas tidak berhasil, Anda bisa dengan mengawali minggu Anda dengan makanan yang diketahui kandungannya aman bagi tubuh Anda dan menambah jenis makanan baru setiap 2 hari sekali.
  • Secara umum, hindari perilaku makan berlebihan. Selain dapat memicu kegemukan, hal ini juga bisa memicu kentut yang sering.

Langkah-langkah di atas mungkin takkan total menyembuhkan keseringan buang angin Anda, namun dapat mengurangi gejala yang akan dirasakan.

Sedangkan beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah adanya gas berlebihan dalam tubuh Anda antara lain:

  • Melakukan diet sederhana sambil mengidentifikasi makanan apa saja yang berpotensi menghasilkan banyak gas pada tubuh Anda serta,
  • Tak perlu terburu-buru saat mengunyah makanan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Meskipun terdapat beragam pendapat, tapi ada satu hal yang disepakati para ilmuwan: ukuran otak tidak bisa dijadikan indikator kecerdasan seseorang.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Katanya, sengatan lebah bisa bikin seseorang meriang dan panas dingin. Lalu bagaimana cara pertolongan pertama dalam mengobati sengatan lebah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
keluarga sehat karena melakukan perilaku hidup bersih dan sehat

4 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Lindungi Diri dan Keluarga di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit