5 Efek Buruk Tubuh Sering Kena Sinar Matahari, Bukan Hanya Sunburn, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 September 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dibalik segudang manfaat sinar matahari bagi kesehatan, ternyata pancaran cahayanya yang menyilaukan mata ini juga bisa memberikan efek buruk bagi tubuh Anda. Eitss, tapi tidak hanya sekadar menimbulkan kulit terbakar matahari (sunburn) saja, lho! Masih ada berbagai bahaya sinar matahari lainnya yang harus Anda ketahui. Apa saja, ya?

Beragam bahaya sinar matahari bagi kesehatan tubuh

Siapa, sih, yang tidak suka bepergian atau berlibur saat matahari sedang tampak cerah? Namun sebaiknya Anda tetap membatasi paparan sinar matahari berlebihan, terutama bila tidak disertai dengan pelindung, yang dapat mengintai kesehatan Anda.

1. Kulit memerah

kulit terbakar matahari

Jason Reichenberg, MD, selaku dosen di University of Texas-Austin’s Dell Medical School, menjelaskan bahwa terlalu lama menghabiskan waktu di bawah sinar matahari tanpa pakaian pelindung ataupun tabir surya bisa menimbulkan kemerahan di beberapa area kulit, bahkan mungkin terjadi secara permanen atau sulit disembuhkan.

Pasalnya, saat usia bertambah tua maka tanpa sadar sinar matahari bisa menipiskan kulit sekaligus mengendurkan struktur kulit yang ada di sekitar pembuluh darah Anda. Lambat laun, pembuluh darah akan semakin melebar hingga menimbulkan area cokelat kemerahan di beberapa bagian tubuh.

Proses ini juga bisa mengakibatkan kolagen di dalam kulit tersebar yang membuat pembuluh darah tampak nyata di permukaan kulit.

2. Penglihatan memburuk

penglihatan menurun

Gangguan penglihatan sudah menjadi konsekuensi yang harus dihadapi oleh semua orang seiring bertambahnya usia. Namun selain faktor usia, sebuah penelitian menemukan bahwa terkena sinar matahari dalam waktu yang lama ternyata dapat memperparah kondisi ini — terutama bagi pria dan wanita berusia lebih dari 40 tahun.

Menurut studi dari Fordham University tahun 2011, sinar ultraviolet (UV) berdampak buruk bagi mata karena meningkatkan peluang terserang katarak yang dapat berujung pada kebutaan.

Tidak hanya itu, bahaya sinar matahari langsung juga bisa mengganggu fungsi retina yang lama-lama akan menurunkan fungsi penglihatan. Gangguan fungsi retina ini dipicu oleh glaukoma dan degenerasi makula, dilansir dari Health.

3. Kulit menua

stres bikin cepat tua

Sudah tidak dapat dipungkiri, pancaran sinar UV dapat mengakibatkan kulit menua lebih cepat. Ini karena sinar matahari bisa menembus langsung ke lapisan tengah kulit (dermis) yang menyebabkan sel elastin dalam kulit menumpuk secara abnormal.

Ketika jumlah sel elastin telah cukup banyak, maka suatu jenis enzim akan memecah kolagen serta elastin kulit, yang kemudian muncul perubahan pada struktur kulit. Terkena sinar matahari selanjutnya akan mempercepat proses penuaan yang mengarah pada kerutan, flek, serta kerusakan kulit lainnya.

4. Timbul ruam parah

ruam di pergelangan tangan

Ada beberapa kondisi medis yang mudah menimbulkan ruam pada kulit. Misalnya bagi orang yang punya alergi sinar matahari, maka sangat gampang baginya untuk mengalami kulit kemerahan meski baru beberapa menit berada di bawah pancaran sinar mentari.

Reaksi alergi yang lebih parah bahkan dapat menyebabkan penyakit porfiria, yakni kondisi yang membuat seseorang takut berlebihan pada sinar matahari. Bahaya sinar matahari yang ditimbulkan akan membuat kulit seketika memerah hingga melepuh saat terpapar cahaya matahari.

5. Menurunkan sistem imun

keto flu adalah efek samping diet ketogenik

Tubuh dilengkapi dengan sistem imun yang bertugas untuk memerangi datangnya berbagai infeksi dan pertumbuhan sel abnormal. Pertahanan sistem kekebalan ini melibatkan kerja sel darah putih atau limfosit (sel T) dan sel langerhans.

Nah, kulit yang terpapar sinar matahari terlalu sering akan memicu lepasnya bahan kimia aktif yang akan mengganggu kerja sistem imun tubuh. Akibatnya, kemampuan imun untuk menghalau masuknya infeksi pun melemah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, Suncreen Juga Bisa Sebabkan Alergi! Ini 4 Gejala yang Perlu Diwaspadai

Bagi sejumlah orang, bahan kimia dalam sunscreen dapat memicu reaksi alergi. Gejala alergi bisa berkisar dari ringan hingga parah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Alergi & Penyakit Autoimun, Alergi, Health Centers 19 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Berkegiatan di Luar Ruangan? Simak Manfaat dan Risiko Paparan Sinar Matahari untuk Kulit Anda

Sinar matahari tak hanya membawa manfaat untuk kulit. Ada berbagai bahaya yang terjadi jika Anda mengalami paparan sinar matahari berlebih setiap harinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dermatologi, Health Centers 25 November 2018 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Ampuh dan Efektif untuk Mengatasi Kulit yang Terbakar Matahari

Paparan sinar matahari yang terlalu lama bisa membakar kulit. Jangan disepelekan! Berikut berbagai cara mengatasi kulit terbakar matahari menurut ahli.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Kecantikan 21 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Langkah-Langkah Perawatan Wajib untuk Kulit Kering

Pemilik kulit kering pasti sangat bersahabat dengan kulit bersisik atau pecah-pecah. Lantas, bagaimana cara merawat kulit kering? Simak tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dermatologi, Health Centers 24 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berjemur di pagi hari

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 3 April 2020 . Waktu baca 5 menit
sinar matahari membunuh coronavirus

Mitos atau Fakta: Sinar Matahari Mampu Membunuh COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 2 April 2020 . Waktu baca 5 menit
perbedaan hydrating dan moisturizing

Perlukah Pakai Sunscreen Jika Berada di Dalam Ruangan Seharian?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
aturan pakai softlens lensa kontak

4 Aturan Penting Pakai Softlens Saat Cuaca Panas Agar Mata Tetap Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit