3 Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Oleh

Batu ginjal adalah material berbentuk padat yang terbentuk di ginjal. Material ini berasal dari substansi yang seharusnya berada dalam urin dan konsentrasinya menjadi lebih tinggi sehingga membentuk gumpalan padat berbentuk seperti batu. Batu ginjal dapat tetap berada di dalam ginjal atau turun menuju saluran kemih. Bentuk dan ukuran dari batu ginjal berbeda-beda. Batu yang kecil dapat dikeluarkan melalui urin, menyebabkan sedikit atau bahkan tidak ada rasa sakit sama sekali. Tetapi batu ginjal yang berukuran lebih besar dapat tersangkut di saluran kemih sehingga menyebabkan keluarnya urin terganggu serta menimbulkan rasa sakit bahkan perdarahan.

Apa saja tipe-tipe batu ginjal?

Berbeda jenis batu ginjal, berbeda pula penyebab dan pencegahannya. Berikut beberapa jenis batu ginjal yang sering ditemui:

  • Batu kalsium: merupakan jenis batu ginjal yang paling sering terjadi dan biasanya muncul dalam dua bentuk yaitu kalsium oksalat dan kalsium fosfat, tetapi kalsium oksalat lebih sering ditemukan. Terbentuknya kalsium oksalat dipengaruhi oleh ekskresi kalsium dan oksalat yang tinggi. Sementara batu kalsium fosfat diakibatkan oleh kombinasi dari kadar kalsium yang tinggi dalam urin ditambah kadar pH urin yang juga tinggi.
  • Batu asam urat: batu jenis ini terbentuk ketika pH urin Anda berada dalam keadaan asam untuk jangka waktu yang lama. Diet yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam urin. Jika konsentrasi asam urat meningkat dalam urin maka asam urat bisa membentuk batu dari komponen asam urat itu sendiri atau membentuk batu bersamaan dengan kalsium.
  • Batu struvite: merupakan hasil dari infeksi pada ginjal. Cara penanganannya adalah membuang batu dari saluran kemih dan mencegah infeksi datang kembali agar tidak membentuk batu lagi.
  • Batu cystine: diakibatkan oleh kelainan genetik yang menyebabkan cystine keluar dari ginjal menuju urin dan membentuk kristal yang lama kelamaan berakumulasi menjadi batu.

Makanan yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal

1. Makanan tinggi sodium

Sodium, yang biasa terdapat dalam garam dan makanan kemasan, merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan risiko Anda menderita batu ginjal karena diet tinggi sodium cenderung memicu peningkatan kadar kalsium dalam urin. Beberapa contoh makanan yang mengandung sodium tinggi yaitu:

  • Makanan kaleng
  • Daging olahan (seperti bacon, nugget, ham, sosis)
  • Kecap atau saus
  • Kacang-kacangan yang sudah diasinkan
  • Makanan siap saji (seperti sereal instan, mie instan)

2. Protein hewani

Daging dan sumber protein hewani lainnya (seperti telur dan seafood) mengandung purin. Purin nantinya akan diubah menjadi asam urat di dalam urin. Asam urat merupakan salah satu bahan pembentuk batu ginjal sehingga terlalu banyak konsumsi protein hewani dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal di kemudian hari. Selain daging, organ lain seperti hati dan jeroan juga mengandung purin yang tinggi. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 170 gram daging per harinya.

Selain risiko menumpuknya asam urat, protein yang berasal dari hewan juga meningkatkan risiko terbentuknya batu kalsium dengan cara meningkatkan ekskresi kalsium tetapi mengurangi kadar sitrat dalam urin. Padahal sitrat dapat mencegah terbentuknya batu ginjal, tetapi asam dalam protein hewani mengurangi kadar sitrat tersebut.

3. Makanan tinggi oksalat

Sebagai salah satu pembentuk batu ginjal, oksalat sebenarnya dihasilkan juga oleh tubuh misalnya dari hasil sampingan pemecahan vitamin C. Namun mengonsumsi makanan yang memiliki kadar oksalat tinggi dapat meningkatkan jumlah oksalat dalam urin di mana nantinya oksalat tersebut akan berikatan dengan kalsium membentuk batu kalsium oksalat. Beberapa jenis makanan yang harus Anda perhatikan terkait kadar oksalatnya yaitu:

  • Bayam
  • Okra
  • Beet
  • Kiwi
  • Almond
  • Kacang mede
  • Produk kedelai
  • Bekatul dari gandum
  • Kokoa, cokelat
  • Teh
  • Makanan tinggi vitamin C. Konsumsi lebih dari 1000 mg vitamin C per hari dapat meningkatkan kadar oksalat.

Bagaimana dengan kalsium?

Karena kebanyakan batu ginjal yang terbentuk melibatkan kalsium, bukan berarti Anda harus menghilangkan kalsium dari menu harian Anda, karena sebenarnya kalsium dari makanan tidak meningkatkan risiko terbentuknya batu kalsium oksalat. Kalsium yang berada di saluran pencernaan justru berikatan dengan oksalat yang berasal dari makanan dan mencegah oksalat tersebut memasuki aliran darah dan saluran kemih sehingga tidak membentuk batu. Mereka yang sudah pernah menderita batu ginjal kalsium oksalat sebaiknya menyertakan setidaknya 800 mg kalsium per harinya, tidak hanya untuk mencegah terbentuknya batu ginjal tetapi juga untuk menjaga kepadatan tulang.

Kalsium yang berpotensi menyebabkan batu ginjal adalah kalsium yang berasal dari suplemen, terutama jika Anda tidak mengonsumsi suplemen bersamaan dengan makanan. Jika memang Anda harus mengonsumsi suplemen kalsium, konsumsilah suplemen Anda saat sedang makan.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca