Kondisi Cuaca Menentukan Mood Anda Sepanjang Hari

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Suasana hati memang mudah berubah pada sebagian orang. Namun, ada juga yang mengaitkan perubahan cuaca dengan suasana hati seseorang. Mungkin sebagian dari Anda pernah merasakan sangat bahagia di pagi hari, lalu ketika siang hari cuaca sangat panas, mood Anda langsung berubah tidak karuan. Benarkah bisa seperti itu? Apakah cuaca memang bisa memengaruhi suasana hati Anda? Simak jawaban dari para peneliti berikut ini.

Hubungan antara cuaca dan suasana hati

Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal Acta Paedopsychiatrica melibatkan 16.000 siswa di Swiss. Dalam penelitian tersebut, 18 persen anak laki-laki dan 29 persen anak perempuan menanggapi secara negatif kondisi cuaca tertentu. Cuaca tertentu memang bisa memicu gejala seperti kelelahan, suasana hati yang cepat berubah, dan mudah tersinggung.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Psychological Science pada tahun 2005, mempelajari hubungan antara suasana hati dan cuaca. Penelitian yang dilakukan pada 605 peserta ini dibagi dalam tiga penelitian terpisah. Peneliti menemukan bahwa cuaca yang cerah berkaitan dengan mood yang lebih riang, daya ingat yang lebih baik, dan pikiran yang lebih terbuka selama musim semi karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan.

Hasil penelitian ini membuktikan adanya pengaruh antara perubahan cuaca dengan suasana hati seseorang. Bahkan, suhu dan tekanan udara, kecepatan angin, sinar matahari, hujan, serta lamanya hari bisa memengaruhi suasana hati Anda. Kondisi ini dikenal dengan seasonal affective disorder (SAD) atau gangguan suasana hati musiman. SAD merupakan jenis depresi ringan yang terkait dengan perubahan musim. SAD dimulai dan berakhir pada waktu yang sama setiap tahun. SAD bisa menjadi penyebab cuaca memengaruhi suasana hati Anda.

SAD umumnya terjadi di negara dengan empat musim. Namun, tetap ada kemungkinan terjadi SAD pada negara yang memiliki dua musim, seperti Indonesia. Di negara empat musim, gejala SAD biasanya muncul pada musim gugur dan berlanjut ke musim dingin. Biasanya kondisi ini dapat menyebabkan depresi pada musim semi atau awal musim panas.

gerimis bikin sakit

Bagaimana cuaca memengaruhi suasana hati Anda?

1. Cuaca cerah

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan British Journal of Psychology, cuaca cerah dapat menimbulkan perasaan bahagia dan membuat tubuh terasa bugar. Suhu udara yang meningkat juga dapat meningkatkan semangat seseorang.

Selain itu, cuaca cerah dapat mengurangi rasa cemas. Adanya serotonin pada sinar matahari dapat mengontrol emosi yang berhubungan dengan daya ingat, depresi, dan tidur. Serotonin dapat meningkat saat cuaca cerah dan hal inilah yang memberikan dampak positif untuk pikiran Anda.

Namun, cuaca cerah juga bisa membuat orang lebih agresif. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Science, peneliti melaporkan bahwa saat suhu meningkat, frekuensi kekerasan terhadap orang lain meningkat sebesar empat persen, dan konflik antar kelompok sebesar 14 persen.

Sifat agresif ini yang juga dapat menimbulkan efek negatif, seperti peningkatan kejadian bunuh diri. Sebuah penelitian melaporkan bahwa selama awal musim panas atau cuaca yang cerah, kejadian bunuh diri lebih meningkat. Cuaca yang sangat cerah dianggap sebagai musim tanpa harapan bagi mereka yang mengalami depresi.

2. Cuaca lembap

Cuaca yang lembap memiliki dampak buruk terhadap emosi manusia seperti rasa kasih sayang dan semangat. Cuaca yang lembab membuat pikiran dan tubuh Anda lemas dan menghalangi keinginan Anda untuk melakukan apapun. Selain itu, cuaca ini juga memengaruhi konsentrasi Anda dan membuat Anda mudah mengantuk.

3. Cuaca dingin

Saat cuaca dingin, hanya ada sedikit matahari dan suhu turun drastis. Sehingga kadar serotonin dalam tubuh Anda juga akan turun. Bahkan produksi serotonin di musim dingin hanya setengah dari musim panas. Saat kadar serotonin menurun, maka Anda akan merasa galau.

4. Cuaca hujan

Orang memilki reaksi yang berbeda-beda terhadap hujan. Beberapa orang mungkin menikmati saat turunnya hujan, beberapa orang lagi mungkin merasa depresi dan terganggu oleh hujan. Namun, memang terkadang hujan yang terus-menerus turun selama beberapa hari akan tersa menyebalkan.

Saat hujan turun, langit menjadi mendung bahkan gelap, maka bagi sebagian orang merasa malas melakukan apapun atau mengantuk. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi melatonin dalam tubuh. Melatonin disintesis dari serotonin, dengan tidak adanya sinar matahati. Melatonin menyebabkan Anda menjadi mudah tidur. Maka, memang betul bahwa cuaca bisa memengaruhi suasana hati Anda. 

Hmm… Sudah cek prakiraan cuaca hari ini belum?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 1, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 12, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca