Berapa Kali Minum Kopi Dalam Sehari yang Masih Sehat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Secangkir kopi hitam hangat di pagi hari adalah ritual harian yang bisa dibilang suci untuk sebagian dari kita. Begitu banyak penelitian ilmiah telah menegaskan bahwa kebiasaan ngopi itu sehat bagi kebanyakan orang, dan mungkin membawa sejuta manfaat kesehatan — mulai dari melawan depresi pada wanita, menurunkan risiko stroke dan kanker prostat bagi pria, hingga mengimbangi hilangnya kekuatan otot yang terjadi akibat penuaan.

Tetapi, banyak dari berita di luaran sana yang berkaitan dengan laporan-laporan tersebut tidak menceritakan keseluruhan cerita, membuat masyarakat kini bertanya-tanya, “Berapa banyak cangkir kopi dalam sehari masih dibilang wajar?”

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baca dulu empat faktor yang harus Anda pertimbangkan, dilansir dari Time, sebelum menenggak gelas kopi kedua Anda hari ini.

Kenapa kebutuhan kopi setiap orang berbeda-beda?

1. Beda orang, beda kebutuhan

Walaupun kebiasaan ngopi terbukti menyimpan banyak manfaat, tapi Andalah yang paling mengerti tubuh Anda. Beberapa orang sanggup minum kopi hitam berdosis tinggi dan merasa segar bugar sepanjang hari. Bagi sebagian orang, minum setengah cangkir saja bisa membuat mereka gelisah dan sakit perut. Ada banyak variasi individual yang berbicara saat menentukan bagaimana efek kopi terhadap tubuh.

Jadi, jangan jadikan kesimpulan di atas sebagai patokan wajib porsi ngopi Anda. Pertimbangkan apa yang baik untuk diri Anda — jika jawabannya adalah tidak ngopi sama sekali, tidak masalah. Jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk mulai ngopi.

2. Kesehatan tubuh Anda

Jika anda sudah memiliki penyakit jantung atau penyakit kronis lainnya, otomatis pedoman “3-5 cangkir per hari” tidak berlaku untuk Anda dan Anda mungkin akan harus mengubah porsi ngopi Anda setiap hari. Sementara belum ada bukti kuat yang dapat menghubungkan hipertensi dengan kopi, kebiasaan ini mungkin dapat memperparah kondisinya.

Kesimpulannya: jika Anda memiliki kondis medis akut atau tekanan darah Anda melewati batas normal, bicarakan dengan dokter atu ahli gizi pribadi tentang apa yang terbaik untuk Anda.

3. Perhatikan pola tidur Anda

Satu hal yang kita tahu pasti, kafein mengganggu tidur nyenyak, setidaknya bagi sebagian besar orang. Mendapatkan tidur cukup adalah penting untuk fisik dan mental Anda, serta untuk membantu mengendalikan berat badan.

Aturan praktis yang baik untuk diperhatikan adalah: hentikan konsumsi segala jenis kafein, terutama kopi, setidaknya enam jam sebelum waktu tidur Anda. Jadi, jika Anda tergoda untuk menyeduh secangkir kopi sore, cari cara lain untuk mengatasi rasa kantuk tersebut — jalan-jalan, misalnya, peregangan, atau minum segelas air putih dingin.

4. Genetik Anda juga berperan

Akibat variasi genetik yang mempengaruhi enzim tertentu dalam tubuh, beberapa orang dapat memecah kafein dalam waktu yang sangat lama. Hal ini cukup umum dan, untuk orang-orang ini, bahkan 1-2 cangkir kopi setiap hari saja dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi.

Jadi, kira-kira berapa cangkir kopi dalam sehari yang masih dianggap sehat?

Berapa cangkir kopi dalam sehari yang baik untuk kesehatan?

Dikutip dari NPR, sebuah studi terbitan Mayo Clinic Proceedings menunjukkan bahwa konsumsi kopi lebih dari 28 cangkir per minggu — rata-rata 4 cangkir setiap hari — adalah porsi yang berlebihan, setidaknya bagi Anda yang berusia kurang dari 55 tahun (dengan faktor yang membatasi adalah merokok)

Peneliti menemukan bahwa pria dewasa muda yang mengonsumsi lebih dari 28 cangkir kopi per minggu memiliki peningkatan risiko terhadap kematian dari semua penyebab (masalah jantung, tekanan darah tinggi, dst) sebanyak 56 persen. Sementara wanita peminum kopi berat memiliki peluang lebih dari dua kali lipat dari risiko kematian. Secangkir kopi didefinisikan sebagai 8 ons kopi (240 ml). Sementara itu, studi menunjukkan bahwa konsumsi yang sama tinggi pada golongan lanjut usia tidak menunjukkan pengaruh apapun. Studi ini menunjukkan bahwa menghirup dua-tiga gelas kopi per hari masih tergolong dalam batas wajar dan sehat, dan mungkin membawa keuntungan.

The Huffington Post mengutip lima studi terpisah — jurnal PLOS ONE, NCBI, Nature, dan NRC Research — yang kesemuanya mendukung teori di atas. Masing-masing studi ini menemukan bahwa manfaat kesehatan dari kopi, mulai dari mengelola gejala disfungsi ereksi (termasuk pada pria obesitas dan hipertensi); melawan radikal bebas dan mendorong pertumbuhan sel baru; penurunan risiko penyakit kardiovaskular, masalah pencernaan, dan penyakit neurodegeneratif beserta turunnya risiko kematian akibat penyakit-penyakit ini; penajaman memori jangka panjang; hingga menunjang performa olahraga dan daya tahan tubuh. Benang merahnya: manfaat ini dapat Anda capai jika membatasi konsumsi kopi hanya 2-3 cangkir per hari.

Tapi, sekali lagi yang harus Anda ingat, dengarkan tubuh Anda. Jika Anda menumpukan hidup pada bergelas-gelas kopi untuk dapat berfungsi normal, maka Anda bukan lagi menikmatinya — justru akan terperosok pada risiko kesehatan berbahaya. Anda hanya akan merusak keseimbangan hidup Anda. Sebagai manusia yang produktif, Anda pasti akan membutuhkan waktu tidur yang cukup, mengurangi stres, makan lebih baik, dan mengendalikan asupan kafein.

Minum kopi sehat, asal jangan pakai gula

Kopi tidak lagi menjadi pilihan yang sehat jika secangkir minuman hangat Anda sarat dengan gula. Jika Anda lebih memilih minuman kopi trendi yang dibubuhi krim, gula, sirup, dan menara whipped cream, maka risikonya bahaya kesehatan dari kopi akan mengalahkan nilai manfaatnya.

Bukan hanya kalori yang memiliki andil di sini, namun minuman-minuman ini mendapatkan sebagian besar kalori mereka dari gula tebu dan sirup jagung yang tinggi akan kandungan fruktosa (juga, lemak susu). Gula sederhana seperti ini telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan metabolisme, dan diduga memiliki kontribusi terhadap asal muasal penyakit jantung dan kondisi medis serius lainnya.

Setiap satu sendok tambahan pemanis dalam kopi dapat meningkatkan surplus kalori yang bertanggung jawab untuk mengembangkan sel lemak. Misalnya, secangkir vanilla latte mengandung 150 kalori, terdengar sepele, namun dengan tambahan begitu banyak gula dan sirup, tambahan kalori setiap hari ini melampaui apa yang tubuh benar-benar butuhkan untuk mendukung berat tubuh ideal Anda, dan justru menambahkan 5-7 kg berat di lain waktu Anda menimbang berat badan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit