Berbagai Penyebab Batuk Berdarah Disertai Sesak Napas yang Harus Diwaspadai

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Hampir setiap orang pernah batuk, entah itu batuk kering atau batuk berdahak. Biasanya batuk dapat langsung sembuh setelah minum obat dari warung. Akan tetapi, segera pergi ke dokter jika Anda mengalami batuk berdarah lebih dari seminggu, apalagi disertai dengan sesak napas dan nyeri dada.

Penyebab batuk berdarah disertai sesak napas

Ada banyak kondisi medis yang bisa jadi penyebab batuk berdarah disertai dengan sesak napas. Beberapa di antaranya berkaitan dengan gangguan paru-paru. Berikut ini berbagai penyebab paling umum batuk berdarah disertai sesak napas yang harus Anda waspadai:

  • Bronkitis (akut atau kronis), yaitu infeksi pada saluran napas bagian bronkus.
  • Bronkiektasis, pelebaran saluran udara yang tidak normal.
  • Tuberkulosis (TBC), infeksi bakteri yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia.
  • Pneumonia, infeksi yang menyerang paru sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak.
  • Kanker paru-paru atau tumor paru yang tidak ganas.
  • Edema paru, penumpukan cairan pada paru-paru.
  • Emboli paru, hambatan di salah satu arteri paru di paru-paru Anda akibat gelembung udara atau bekuan darah.
  • Gagal jantung kongestif, terutama karena stenosis mitral.
  • Iritasi tenggorokan dari batuk yang berlebihan – pada banyak kasus, kondisi ini terkait dengan kebiasaan merokok.
  • Kondisi peradangan atau autoimun seperti lupus, granulomatosis Wegener, polyangiitis mikroskopis, sindrom Churg-Strauss, dan lain sebagainya.
  • Trauma, seperti luka tembak atau kecelakaan kendaraan bermotor.
  • Penggunaan obat pengencer darah (antikoagulan).
  • Penyalahgunaan kokain.

Batuk berdarah disertai sesak napas juga bisa disebabkan dari perdarahan di luar paru-paru dan saluran pernapasan. Misalnya saat Anda mimisan atau muntah darah yang parah bisa mengakibatkan pengeringan darah di tenggorokan. Darah yang kering di tenggorokan tersebut keluar saat Anda batuk sehingga menyebabkan batuk darah.

Anda disarankan segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan penyebab pastinya. Selain itu, ini juga dilakukan agar bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Cara yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis batuk berdarah

Tergantung pada penyebabnya, dokter Anda akan terlebih dahulu memastikan jika saluran pernapasan Anda dalam keadaan baik-baik saja. Setelah itu, dokter akan menanyakan riwayat penyakit Anda dan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik serta pemeriksaan tambahan untuk mengumpulkan petunjuk yang membantu mengidentifikasi penyebabnya. Pemeriksaan yang paling umum dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan dahak
  • Tes darah lengkap (CBC) untuk menghitung jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan jumlah trombosit
  • Rontgen dada
  • CT Scan dada
  • Bronkoskopi

Berbagai pilihan pengobatan batuk berdarah

Pengobatan batuk berdarah akan tergantung pada penyebabnya. Namun, pengobatan paling umum yang direkomendasikan oleh dokter di antaranya:

  • Antibiotik, apabila disebabkan oleh pneumonia, tuberkulosis, dan penyakit infeksi lainnya.
  • Steroid untuk meringankan kondisi peradangan.
  • Pelebar saluran napas, yaitu bronkodilator.
  • Obat batuk supresan.
  • Kemoterapi dan/atau radiasi apabila disebabkan kanker paru-paru.
  • Untuk menghentikan perdarahan, embolisasi arteri bronkus, bronkoskopi, atau operasi juga bisa dilakukan.
  • Transfusi darah atau obat-obatan lain untuk mengatasi kehabisan darah. Namun hal ini akan bergantung pada seberapa parah kondisi pasien.

Selain yang sudah disebutkan di atas, hal sederhana seperti perubahan gaya hidup juga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan kondisi ini. Berikut ini beberapa perubahan gaya hidup yag dapat membantu mengatasi batuk berdarah:

  • Berhenti merokok.
  • Menghindari iritan dan alergen yang memicu Anda batuk
  • Memperhatikan asupan makanan agar lebih bergizi dan bernutrisi.
  • Rutin melakukan aktivitas fisik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca