Dextromethorphan obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Dextromethorphan Merek: Bisoltussin, Dextromethorphan Indo Farma, Romilar Romilar/Romilar dan batuk.

Penggunaan

Untuk apa Dextromethorphan?

Dextromethorphan adalah obat yang berfungsi untuk mengobati batuk tidak berdahak karena infeksi saluran udara tertentu (misalnya sinusitis, pilek biasa). Produk ini biasanya tidak digunakan untuk batuk berkelanjutan yang disebabkan oleh merokok atau masalah pernapasan jangka panjang seperti bronkitis kronis, emfisema). Cara kerja dextromethorphan adalah dengan mengurangi keinginan untuk batuk.

Produk batuk-dan-flu belum terbukti aman atau efektif untuk anak-anak berusia kurang dari 6 tahun. Maka, anak-anak berusia kurang dari 6 tahun tidak boleh menggunakan produk ini untuk mengobati gejala flu jika tidak disuruh secara spesifik oleh dokter. Beberapa produk (seperti tablet/kapsul yang berefek lama) tidak disarankan untuk anak berusia kurang dari 12 tahun. Tanyakan dokter atau apoteker untuk lebih banyak detail tentang cara menggunakan produk dengan aman.

Produk ini tidak menyembuhkan atau memperpendek waktu pilek biasa dan mungkin menyebabkan efek samping serius. Untuk mengurangi risiko efek samping serius, ikuti petunjuk dosis dengan teliti. Jangan menggunakan produk ini untuk membuat anak mengantuk. Jangan berikan obat batuk-dan-flu lain yang mungkin mengandung bahan yang mirip (lihat juga bagian Interaksi Obat). Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara lain untuk meredakan batuk dan gejala flu (seperti minum cukup cairan, menggunakan pelembap atau obat tetes saline/penyemprot hidung).

Dosis dextromethorphan dan efek samping dextromethorphan akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Dextromethorphan?

Minum obat ini dengan mulut, biasanya setiap 4-12 jam seperlunya atau sesuai arahan dokter. Jika sakit perut muncul, minum sesudah makan atau minum susu. Gunakan alat pengukur obat untuk mengukur dosis obat cair. Jangan gunakan sendok rumah karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat. Jika Anda menggunakan suspensi, kocok dengan benar sebelum mengukur dosis.

Dosis berdasarkan produk yang Anda gunakan dan umur, kondisi medis, dan respon terhadap pengobatan. Bila Anda menggunakan obat ini sendiri (tanpa resep dokter), ikuti instruksi dosis khusus pada bungkus untuk menemukan dosis yang benar untuk umur Anda.

Bila dokter menyuruh Anda untuk menggunakan obat setiap hari, gunakan secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu mengingatkan Anda, gunakan di waktu yang sama setiap hari.

Penggunaan obat yang tidak tepat (penyalahgunaan obat) mungkin berakibat fatal (misalnya kerusakan otak, kejang-kejang, kematian). Jangan meningkatkan dosis, menggunakannya lebih sering, atau lebih lama dari yang dianjurkan. Hentikan pengobatan dengan benar sesuai nasihat dokter.

Beritahu dokter kalau gejala Anda tidak kunjung hilang atau memburuk setelah lebih dari 1 minggu atau Anda juga mengalami demam, menggigil, sakit kepala, atau ruam. Ini mungkin merupakan tanda kondisi yang lebih serius.

Bagaimana cara penyimpanan Dextromethorphan?

Dextromethorphan adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Dextromethorphan untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi batuk, dosis dextromethorphan adalah:

  • Kapsul, Cairan, Tablet, Sirup: 10-30 mg oral setiap 4-8 jam
  • Permen: 3 permen (masing-masing 10 mg) oral setiap 6-8 jam
  • Kepingan yang dapat hancur: 15-30 mg oral setiap 6-8 jam
  • Dosis maksimal: 120 mg/hari

Bagaimana dosis Dextromethorphan untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak berusia kurang dari 4 tahun belum dipastikan.

Dalam dosis apakah Dextromethorphan tersedia?

Ketersediaan obat dextromethorphan adalah:

  • Sirup
  • Tablet
  • Kapsul
  • Permen

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Dextromethorphan?

Efek samping yang lebih ringan dan umum dari obat Dextromethorphan adalah:

  • Sakit perut
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Dextromethorphan?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum minum obat dextromethorphan adalah:

  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda alergi dextromethorphan, obat-obatan lain, atau bahan produk yang Anda akan gunakan. Periksa label bungkus untuk mencari tahu daftar bahannya
  • Jangan gunakan dextromethorphan jika Anda menggunakan penghambat monoamine oxidase (MAO) macam isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate), atau jika Anda berhenti menggunakan penghambat MAO dalam waktu 2 minggu sebelumnya
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat dengan resep dan tanpa resep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda sedang atau akan minum
  • Beri tahu dokter kalau Anda merokok, batuk berdahak, atau ada masalah pernapasan seperti asma, emfisema, atau bronkitis kronis
  • Beri tahu dokter kalau Anda hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil selama penggunaan dextromethorphan, hubungi dokter
  • Jika Anda terkena phenylketonuria (PKU, kondisi khusus di mana Anda harus mengikuti diet khusus untuk mencegah keterbelakangan mental), Anda harus mengetahui bahwa beberapa merek tablet Dextromethorphan mungkin dipermanis dengan aspartame, sumber phenylalanine

Apakah Dextromethorphan aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •  A = Tidak berisiko
  •  B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C = Mungkin berisiko
  •  D = Ada bukti positif dari risiko
  •  X = Kontraindikasi
  •  N = Tidak diketahui

Belum ada penelitian memadai pada wanita untuk menentukan risiko bayi saat menggunakan obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat bertentangan dengan potensi risiko sebelum menggunakan obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Dextromethorphan?

Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus di mana obat bisa diminum serentak jika ada interaksi. Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis, atau mungkin perlu adanya pencegahan. Saat minum obat ini, penting untuk memberitahu ahli kesehatan bahwa Anda menggunakan obat-obatan di bawah.

Interaksi di bawah ini telah dipilih berdasarkan potensi signifikan dan tidak perlu terlalu inklusif. Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain biasanya tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat-obatan di bawah ini atau mengubah beberapa obat lainnya yang Anda gunakan.

  • Clorgyline
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Moclobemide
  • Nialamide
  • Pargyline
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Selegiline
  • Toloxatone
  • Tranylcypromine

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan serentak, dokter mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Almotriptan
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Bupropion
  • Citalopram
  • Clomipramine
  • Desipramine
  • Desvenlafaxine
  • Dolasetron
  • Doxepin
  • Duloxetine
  • Escitalopram
  • Fentanyl
  • Fluoxetine
  • Fluvoxamine
  • Granisetron
  • Hydroxytryptophan
  • Imipramine
  • Levomilnacipran
  • Linezolid
  • Lorcaserin
  • Meperidine
  • Milnacipran
  • Mirtazapine
  • Nortriptyline
  • Palonosetron
  • Paroxetine
  • Protriptyline
  • Sertraline
  • Sibutramine
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Trimipramine
  • Venlafaxine
  • Vortioxetine

Menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain mungkin meningkatkan risiko efek samping tertentu, tapi menggunakan kedua obat mungkin menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat diresepkan serentak, dokter mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan satu atau kedua obat.

  • Abiraterone Acetate
  • Clobazam
  • Haloperidol
  • Quinidine
  • Vemurafenib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Dextromethorphan?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Dextromethorphan?

Beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat dextromethorphan adalah:

  • Asma
  • Diabetes
  • Penyakit hati
  • Bronkitis akut
  • Emfisema
  • Batuk berdahak
  • Sesak napas

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis obat dextromethorphan adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Kehilangan keseimbangan
  • Perubahan penglihatan
  • Sulit bernapas
  • Detak jantung cepat
  • Berhalusinasi
  • Kejang-kejang
  • Koma

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Yang juga perlu Anda baca