Jangan Disimpan Kelamaan, Ini Bahaya Struk Belanja!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Apakah Anda termasuk orang yang sering menyimpan struk belanja? Nyatanya, mengoleksi struk belanjaan itu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja bahayanya? Mengapa struk belanjaan sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dompet?

Ternyata, struk belanjaan mengandung racun

Tidak banyak yang tahu jika struk belanjaan mengandung zat yang ebrbahaya bagi tubuh. Zat tersebut adalah BPA atau Bisphenol A.

BPA merupakan senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mengeraskan plastik. Bahan kimia ini biasa Anda temukan pada plastik wadah makanan, botol plastik, hingga struk kertas belanja.

Pada penelitian yang melibatkan hewan percobaan, BPA ternyata bisa mengganggu fungsi hormon endokrin. Hal tersebut dikarenakan kandungan yang ada pada BPA berefek sama dengan hormon estrogen yang bisa menyebabkan perubahan kelenjar prostat dan jaringan payudara.

Walaupun efek buruk BPA baru terbukti pada hewan, para peneliti menganjurkan sebaiknya tetap menghindari hal-hal yang mengandung BPA.

Seperti yang dilansir dari Plastic Pollution Coalition, BPA yang ada di kertas struk bisa mengganggu sistem reproduksi pada pria dan wanita. Hal tersebut dapat terjadi akibat menyerapnya senyawa kimia yang menyerupai estrogen tersebut ke kulit Anda.

Jika Anda sering menyimpan kertas struk belanja di dompet maupun kantong celana, risiko yang dapat terjadi seperti:

  • Kanker payudara
  • Kanker prostat
  • Diabetes
  • Obesitas

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari tiga negara, yakni Brazil, Spanyol, dan Perancis. Ternyata, walaupun dalam dosis yang sangat sedikit, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa BPA yang ada di struk belanja bisa memicu kanker.

BPA di struk belanjaan bisa menyerap kulit

Usut punya usut, ternyata BPA yang ada di struk belanja Anda tidak terikat secara kimiawi. Oleh karena itu, sangat mudah bagi Anda untuk terpapar racun dari struk belanja. Mulai dari menyentuhnya langsung, terpapar melalui uang yang ada di dompet dengan struk belanja Anda, hingga belanjaan Anda.

BPA yang diproses di hati membentuk bisphenol A glucoronide dan sebagian besar dikeluarkan dengan urin. Struktur fenolik BPA telah terbukti dapat berinteraksi dengan estrogen dan bisa berdampak buruk kepada hormon yang dimiliki oleh wanita tersebut.

Oleh karena itu, zat ini membantu memicu gangguan pada endokrin, termasuk membuat pria dan wanita tidak subur.

Beberapa studi telah mengungkapkan bahwa orang yang sering menyentuh struk belanja, seperti kasir, ternyata mendapatkan konsentrasi BPA yang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya. Hal tersebut ditemukan dalam perbandingan urin mereka ketika meneliti masalah ini.

Selain itu, paparan BPA juga berpengaruh terhadap frekuensi dan kebersihan tangan seseorang. Pada tangan kasir yang bekerja lebih dari sepuluh jam ditemukan 71 mg BPA. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan pada tangan orang-orang biasa yang hanya terpapar 7.1 – 42.6 mg per hari.

Sedikit kadar BPA tetap bisa berisiko bagi kesehatan

Seperti yang dilansir oleh Web MD, sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa penggunaan dosis rendah BPA ternyata mempengaruhi kesehatan biologis hewan percobaan. Walaupun dikatakan dapat digunakan dalam dosis yang aman, menggunakan BPA dalam dosis rendah masih bisa memicu kanker payudara dan penyakit lainnya.

Penelitian ini dilakukan selama 2 tahun dengan memberikan BPA dan hormon estrogen kepada 4000 tikus percobaan. Semua tikus tersebut diberikan dosis yang sama sebelum mereka melahirkan. Beberapa dari mereka tetap diberikan BPA sampai akhir hidupnya, sebagian lainnya hanya diberikan sampai mereka tidak lagi menyusui.

Dosis terendah yang diberikan kepada tikus-tikus tersebut sebanyak 2.5 mikrogram sehari dan dosis tertingginya adalah 25.000 mikrogram. Hasilnya cukup mengejutkan. Tikus-tikus yang masih muda dan diberikan dosis yang rendah sampai mereka tidak lagi menyusui ternyata berpotensi besar menderita kanker payudara.

Di sisi lain, tikus betina juga menunjukkan terdapat perubahan pada kesehatan hati dan ginjal mereka. Perubahan pun juga terjadi pada tikus jantan. Prostat dan dada mereka memperlihatkan perubahan yang cukup drastis setelah diberikan dosis BPA yang cukup rendah.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dosis BPA serendah apapun tetap masih bisa mempengaruhi kesehatan Anda. Namun, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut, apakah BPA harus benar-benar tidak boleh dipakai lagi atau ada alternatif lainnya. Sekarang, sudah semakin jelas bukan bahaya dari menyimpan struk yang ada BPA nya?

Tidak cuma struk belanja, BPA bisa ditemukan di kertas lainnya

BPA di tiket

Tidak hanya di struk belanja saja, Anda juga bisa menemukan BPA pada tiket konser dan pesawat. Maka dari itu, sulit sekali untuk menghindari bahan kimia yang berbahaya ini karena terdapat di mana-mana. Selain itu, orang yang paling beresiko besar terpapar oleh BPA yang ada di berbagai macam kertas ini.

Sebenarnya, terdapat cara khusus untuk mengetahui apakah struk belanja Anda mengandung BPA atau tidak. Cobalah untuk menggores sisi pada struk belanja Anda. Jika terdapat tanda gelap, maka bisa jadi struk Anda mengandung BPA.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi bahaya menyimpan struk di dompet?

cuci tangan sebelum seks

Jika Anda tidak ingin terkena racun BPA yang ada pada struk belanjaan Anda, mulailah untuk membuang kertas tersebut ke tempat sampah agar tidak bertahan lama di sana. Selain itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar mengurangi resiko dari bahaya menyimpan struk belanja.

  • Jika memungkinkan, tidak perlu menerima struk
  • Usahakan untuk meminta struk belanja Anda dalam bentuk digital. Seperti e-mail atau via SMS.
  • Apabila harus menerima struk belanja, cobalah untuk menyentuh bagian belakangnya karena biasanya mengandung BPA yang lebih sedikit.
  • Jangan letakkan di dompet, melainkan di sebuah amplop yang tidak ada isinya. Racun BPA dapat menempel di uang Anda, sehingga berbahaya menyimpannya di sana.
  • Cuci tangan dengan sabun sesaat setelah menerima struk belanja. Jangan gunakan pembersih tangan berbahan kimia untuk membersihkannya.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bukan bahwa banyak bahaya yang ditimbulkan dari menyimpan struk di dompet. Kandungan BPA yang ada di dalamnya dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan Anda, sehingga alangkah baiknya untuk tidak menerima struk belanja agar meminimalisir penyakit yang ditimbulkan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 4, 2019 | Terakhir Diedit: Mei 31, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca