Mengenali Kista Dermoid, Kista yang Punya Saraf, Rambut, dan Gigi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/07/2018
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Kista adalah benjolan menyerupai kapsul tertutup atau kantong berisi cairan yang bisa muncul di permukaan kulit atau tumbuh sangat dalam di bawah kulit atau sehingga Anda tidak dapat merasakannya. Kista termasuk jenis tumor jinak yang tidak menyebabkan kanker, tapi bisa menimbulkan gejala dan keluhan jika ukurannya semakin membesar. Dari sekian banyak jenis kista yang ada, mungkin kista dermoid termasuk yang jarang Anda dengar.

Kista ini tergolong cukup unik karena berbeda dengan kista pada umumnya. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang kista dermoid di artikel ini!

Apa itu kista dermoid?

Kista pada umumnya terbentuk dan berkembang dari pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Benjolan kista biasanya berisi cairan bening, nanah, atau gas. Beda dengan kista biasa, kista dermoid tersusun dari berbagai struktur jaringan rambut, gigi, saraf, kelenjar kulit, serta sel-sel lemak. Terdengar menyeramkan, ya?

Kista dermoid bisa muncul sejak lahir maupun tumbuh secara perlahan dengan tekstur yang tidak lunak atau cenderung keras.

Kista ini biasanya muncul pada permukaan kulit atau di dalam lapisan kulit. Meski begitu, kista ini juga bisa muncul di wajah, indung telur, otak, dan tulang belakang.

Apa penyebab munculnya kista dermoid?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kista dermoid tersusun dari berbagai macam jaringan yang seharusnya tumbuh di luar lapisan kulit.

Namun sebaliknya, jaringan gigi, rambut, saraf, kelenjar kulit, dan sel lemak ini justru terperangkap di dalam struktur kulit sehingga membentuk kantong.

Kista ini diduga terjadi karena adanya gangguan selama proses pembentukan sel janin di dalam kandungan.

Gejala apa yang menandai kista dermoid?

Sama seperti kista lainnya, banyak orang yang memiliki kista dermoid tidak menyadari gejalanya. Setelah kista tersebut membesar dan memunculkan gejala bermasalah, kista dermoid baru bisa terdeteksi dan didiagnosis.

Gejala kista ini termasuk rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari di area kista tersebut tumbuh. Rasa nyeri yang dirasakan tidak selalu sama karena tergantung dari letak kemunculan kista.

Contohnya, dilansir dari laman Women’s Health, seorang perempuan yang memiliki kista dermoid di area indung telurnya, selalu mengeluhkan rasa sakit dan nyeri parah setiap kali menstruasi. Tidak hanya itu, tubuhnya juga akan mudah lemas, muntah, dan seringkali mengalami nyeri punggung bawah.

peluang kista tumbuh lagi

Sebaiknya, segera mencari perawatan medis ketika…

Saat Anda merasa rasa sakit atau nyeri yang tidak kunjung hilang, bahkan semakin memburuk setiap harinya, jangan tunda untuk mengonsultasikan kondisi ini pada dokter. Kondisi tersebut bisa dikarenakan kista telah pecah sehingga terjadi peradangan di dalam tubuh yang kemudian menyebabkan rasa sakit.

Jika dokter menduga penyebabnya berasal dari kista dermoid, maka dibutuhkan beberapa pemeriksaan lanjutan guna benar-benar memastikan kebenarannya. Tak jarang, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan seperti CT-scan maupun yang lainnya tergantung dari hasil pemeriksaan awal.

Lantas, apa pengobatan yang tepat untuk kondisi ini?

Sebenarnya, kista yang tumbuh di dalam tubuh bisa dikatakan jinak selama ukurannya kecil dan dapat hilang dengan sendirinya. Saat kista mulai berkembang menjadi lebih besar, Anda harus lebih waspada karena bisa menjadi semakin parah dan berisiko terjadinya infeksi.

Maka itu, pengobatan untuk setiap jenis kista pun tidak selalu sama. Ada yang tidak memerlukan perawatan apapun, melakukan perawatan di rumah, sampai harus ditangani langsung oleh dokter.

Pengobatan di rumah

Meski dalam beberapa kasus kista bisa diobati sendiri di rumah, misalnya dikompres dengan air hangat. Tapi tidak dengan kista dermoid, pengobatan kista yang satu ini memang tidak terlalu disarankan untuk hanya dilakukan di rumah saja. Pasalnya, masih ada kemungkinan untuk kista ini tumbuh kembali bila tidak diangkat dari tubuh.

Pengobatan oleh dokter

Pengangkatan kista dermoid oleh dokter bisa dilakukan dengan operasi. Awalnya dokter membersihkan area tempat tumbuhnya kista, yang dilanjutkan dengan menyuntikkan obat bius, lalu dokter akan membuat sayatan di area tersebut dan mengeluarkan seluruh kista secara optimal.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Semua Tumor Sama: Kenali 3 Jenis Tumor yang Umum dan Perbedaannya

Ada banyak jenis tumor, tapi tidak semuanya pasti akan jadi kanker. Maka sebelum dibuat panik oleh benjolan di tubuh, pelajari dulu beda ketiganya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Higroma Kistik, Ketika Muncul Benjolan Pada Leher Atau Kepala Si Kecil

Pernah melihat tumbuhnya benjolan di bagian leher atau kepala bayi? Kemungkinan besar bayi tersebut mengalami higroma kistik. Kok bisa, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kista Hepar (Kista Hati)

Kista hepar, atau disebut juga kista hati, adalah kantung yang berisi cairan yang muncul di hati. Kondisi ini dialami sekitar 5% dari total populasi dunia.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

Pseudokista

%%title%% merupakan jenis kista yang umumnya menyerang pankreas atau ginjal. Apakah ini merupakan kista yang ganas? Temukan jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

Direkomendasikan untuk Anda

Benjolan

5 Benjolan Tubuh Ini Tidak Berbahaya dan Bukan Ciri Penyakit Serius

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020
tumor jinak payudara

Apakah Tumor Payudara Berbahaya dan Bisa Disembuhkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22/01/2020
kista ateroma

Prosedur Pengobatan untuk Menghilangkan Kista Ateroma

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15/03/2019
setelah operasi kista ovarium

4 Tips Hidup Sehat Usai Menjalani Operasi Kista Ovarium

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 01/02/2019