4 Manfaat Memelihara Tanaman di Rumah Bagi Kesehatan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar tanaman rumah dipelihara sebagai hiasan, tanpa banyak yang tahu bahwa memelihara tanaman di rumah juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Pada dasarnya, tumbuhan adalah penghasil oksigen, begitu pun tanaman rumah yang ukurannya relatif kecil. Beberapa jenis tanaman rumah juga berfungsi menjaga kualitas udara di sekitar rumah.

1. Adanya tanaman di rumah membantu kita bernapas

Manusia bernapas dengan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida, namun tumbuhan dengan proses fotosintesis melakukan yang sebaliknya. Hal ini menjadi keuntungan utama dari memelihara tanaman di sekitar atau di dalam rumah.

Namun, perlu diingat bahwa tanaman memerlukan pencahayaan dari sinar matahari yang cukup untuk memaksimalkan proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini berhenti saat malam hari di mana hampir semua tanaman mulai menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Maka akan berbahaya jika kita tertidur di sekitar tanaman saat malam hari, kecuali beberapa tanaman khusus seperti anggrek, tanaman sejenis kaktus (succulent), dan tanaman epifit lainnya tetap menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen saat malam hari. Oleh karena itu, menyimpan jenis tanaman tersebut di dalam ruangan akan tetap aman dan dapat menghasilkan oksigen meskipun saat malam hari.

2. Tanaman dapat membersihkan udara rumah

Polutan dapat tersebar di mana-mana terutama di ruang terbuka, dan tidak menutup kemungkinan jika polutan udara dapat masuk ke dalam rumah. Selain adanya polutan, penurunan kualitas udara di dalam rumah juga dapat disebabkan zat kimia lainnya dari peralatan rumah tangga. Penelitian oleh NASA menunjukkan bahwa  tanaman dapat membersihkan udara di dalam ruangan dengan menangkap berbagai partikel polutan di udara. Hal ini juga didukung oleh penelitian lanjutan yang menemukan bahwa tanaman dapat mengurangi kadar gas ozon yan dikeluarkan oleh alat elektronik rumah tangga dan kantor.

Salah satu yang menurunkan kualitas udara di dalam rumah adalah kontaminan volatile organic compounds (VOC) yang dilepaskan oleh peralatan rumah tangga seperti plastik bahan pembersih, bahan bangunan, dan cat. VOC tidak menimbulkan gejala keracunan dalam jangka waktu pendek namun dapat memicu terjadinya penyakit asma dan kanker dalam waktu yang lama. Salah satu penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar VOC yang signifikan antara ruangan tanpa tanaman dan dengan tanaman, sebesar 933 dan 249 μg/m. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

Berdasarkan penelitian, tersebut jenis tanaman yang dipilih sebagai pembersih udara di dalam ruangan diantaranya adalah tanaman Spider Plant, Sirih Gading, dan Lidah Mertua. Tanaman tersebut dipilih karena perawatannya mudah untuk diletakkan di dalam rumah. Untuk membersihkan udara di ruangan terbuka, cobalah tanaman seperti Azalea, Peace Lily, dan tanaman rambat English Ivy. NASA juga menganjurkan menempatkan tanaman pembersih udara dalam ruangan setiap 30 meter persegi di sekitar rumah.

3. Mengurangi risiko gangguan saluran penapasan

Gangguan saluran pernapasan erat kaitannya dengan kualitas udara, salah satunya dengan jumlah partikel debu di udara. Terjadinya gangguan saluran pernapasan diawali dengan masuknya kuman bersama dengan partikel debu yang menyebabkan infeksi atau memicu terjadinya asma. Hal ini mudah terjadi pada lingkungan dengan kelembapan yang rendah. Tanaman yang disimpan di dalam rumah juga dapat mengurangi partikel debu dengan cara meningkatkan kelembapan udara, melalui penguapan air dari akar atau tanah yang tersimpan pada pot tanaman.

Salah satu penelitian telah membuktikan bahwa dengan adanya tanaman gantung, ini dapat mengurangi kadar debu di dalam ruangan hingga 30% dalam waktu sekitar tiga bulan. Tanaman sendiri, pada umumnya, menyumbang kadar air pada lapisan udara hingga 10%.

4. Tanaman dapat memperbaiki kondisi psikologis seseorang

Berada di taman atau ruangan yang memiliki tanaman akan lebih menenangkan pikiran dan dapat memperbaiki mood. Menurut American Horticultural Therapy Association (AHTA), terdapat beberapa manfaat  dari memelihara tanaman di rumah terhadap kondisi psikologis dan kognitif seseorang, di antaranya:

  • Meningkatkan rasa kepercayaan diri
  • Mengurangi stress dan kecemasan
  • Merasakan kebugaran
  • Membantu menenangkan pikiran dan membuat optimisme
  • Meningkatkan konsentrasi dan fokus
  • Meningkatkan kemampuan mengingat

Hal ini didukung oleh suatu hasil penelitian yang menunjukkan adanya efek peningkatan mood dan performa bekerja saat seseorang bekerja di ruangan yang dihiasi tanaman, dibandingkan dengan individu yang bekerja di ruangan yang tidak memiliki tanaman. Manfaat kegiatan berkebun juga meningkatkan kesehatan sosial dengan cara mendorong seseorang untuk bekerja sama dan bersosialisasi dengan orang lain.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Baru kenalan 5 menit yang lalu, sudah lupa namanya? Ada janji nanti sore, tapi Anda tak ingat? Ini berbagai penyebab sulit mengingat yang Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu power nap

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit