6 Bagian Tubuh yang Paling Cepat Rusak Akibat Merokok

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2019
Bagikan sekarang

Rokok membunuh Anda perlahan-lahan dengan menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh tanpa pernah disadari. Parahnya lagi, sebagian besar kerusakan yang sudah terlanjur terjadi tidak bisa diperbaiki seperti semula. Bahkan tak jarang kerusakan organ yang diakibatkan kebiasaan merokok bisa berakibat fatal. Apa saja bagian tubuh yang paling cepat rusak akibat merokok dalam jangka panjang?

Berbagai kerusakan yang terjadi pada tubuh akibat merokok

1. Mulut dan tenggorokan

bercak coklat di gigi

Racun rokok dapat menimbulkan kerusakan serius pada jaringan mulut dan tenggorokan. Bau mulut, gigi menguning, gusi menghitam, dan lidah yang jadi tidak peka terhadap rasa adalah beberapa efek yang paling umum cepat terjadi pada mulut akibat merokok.

Dalam jangka panjang, merokok dapat membuat Anda berisiko tinggi terkena macam-macam kanker oral, termasuk kanker mulut, kanker lidah, kanker kerongkongan, dan kanker tenggorokan. Lebih dari 93% kasus kanker tenggorokan disebabkan oleh kebiasaan merokok.

2. Paru

etika batuk

Rokok adalah musuh bagi paru Anda. Paru yang seharusnya mendapatkan udara bersih, malah dikotori oleh asap rokok sehingga fungsinya jadi terganggu.

Awalnya, rokok akan menyebabkan Anda cepat kehabisan napas dan batuk kering terus-menerus yang pada akhirnya mengeluarkan dahak. Dalam jangka panjang, paru-paru Anda berpotensi besar untuk mengalami PPOK seperti pneumonia, bronkitis, atau emfisema akibat merokok.

3. Kulit

tanda penuaan kulit

Merokok sebabkan penuaan dini pada kulit. Perokok aktif bahkan umumnya tampak lebih tua daripada orang lain yang berusia sepantar karena memiliki rona wajah yang tidak segar dan jauh lebih kusam keabuan. Kulit perokok aktif juga lebih cepat mengalami kulit mengendur dan berkerut, terutama di sekitar mata dan bibir.

Ini karena kulit tidak mendapatkan cukup oksigen akibat merokok. Anda tentu tidak mau terlihat seperti sudah berusia 50 tahun, padahal masih usia kepala dua, kan?

4. Otak

sakit kepala mendadak

Zat kimia akan melemahkan pembuluh darah di otak dan menyebabkan pembengkakan (aneurisma otak) sehingga meningkatkan risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Kondisi ini sangat serius karena pembuluh darah otak yang bengkak tersebut bisa pecah kapan saja.

5. Jantung

penyakit jantung pada orang muda

Berbagai racun dalam asap rokok seperti nikotin dan karbon monoksida akan ikut mengalir dalam darah dan kembali ke jantung.

Merokok memicu penggumpalan darah dan merusak jaringan pembuluh darah jantung (arteri koroner). Kerusakan ini akan menyebabkan penurunan fungsi jantung secara bertahap untuk memompa darah dengan baik. Pada akhirnya, masalah pada fungsi jantung akan membuat Anda berpotensi besar mengalami berbagai penyakit jantung.

6. Tulang dan sendi

rematik bisa sembuh total

Tulang adalah organ tubuh yang paling kuat, tapi lama-lama bisa melemah dan rusak akibat merokok. Racun rokok menyebabkan peradangan pada tulang dan sendi. Kerusakan ini membuat erokok sangat rentan terserang osteoporosis dan rematik, bahkan sejak usia muda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

Asap rokok yang dihirup penuh dengan racun yang bisa merusak paru. Oleh karena itu, yuk cari tahu berbagai cara untuk membersihkan paru-paru perokok.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Selain kanker paru, ada banyak penyakit yang mengintai perokok aktif. Segera cari cara berhenti merokok yang paling pas agar tak menyesal di kemudian hari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Sakit Kepala Setelah Merokok? Ternyata Ini Penyebabnya!

Sakit kepala ternyata bisa terjadi setelah merokok. Sakit kepala ini bisa berbentuk migrain atau sakit kepala lainnya. Tapi, tahukah Anda apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Setelah Berhenti Merokok, Kenapa Napas Jadi Terasa Sesak?

Berhenti merokok bisa menimbulkan efek samping, seperti sesak napas. Kok bisa sesak napas saat berhentu merokok? Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

social smoker

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
asap rokok

5 Tips untuk Tetap Sehat Meski Selalu Terpapar Asap Rokok

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2020
cara membersihkan paru-paru perokok pasif

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/02/2020
rokok kretek

Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/01/2020