home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Jika Anda memutuskan untuk berhenti merokok saat ini, Anda mungkin sudah berada di jalur yang tepat karena berhenti merokok dapat memperbaiki keadaan kesehatan Anda. Namun tidak dipungkiri berhenti merokok merupakan tantangan tersendiri terutama bagi mereka yang sebelumnya merupakan perokok berat. Berikut 5 langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai berhenti merokok.

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

1. Kenali apa yang memicu Anda untuk merokok

Keadaan seperti apa yang menimbulkan keinginan Anda untuk merokok? Dengan mengetahui kebiasaan apa yang memicu Anda untuk merokok, Anda dapat lebih mudah mengontrol keinginan untuk merokok. Misalnya jika Anda merokok untuk menghilangkan stres, catatlah hal tersebut dan perkirakan bagaimana caranya untuk mengatasi stres Anda tanpa harus merokok. Atau apakah Anda terbiasa merokok setelah makan?

Menurut salah satu studi di US yang dikutip dari website NHS, beberapa makanan seperti misalnya daging, dapat membuat rokok menjadi lebih nikmat dan secara tidak langsung memicu Anda untuk ingin merokok. Anda bisa mengganti makanan Anda yang biasanya didominasi oleh daging menjadi lebih banyak sayur dan buah, hal tersebut dapat mengurangi keinginan Anda untuk merokok. Selain itu, Anda mungkin dapat mengubah kebiasaan Anda setelah makan. Jika Anda terbiasa langsung merokok, Anda dapat mencuci piring dan membereskan meja langsung setelah makan agar Anda teralihkan dari keinginan untuk merokok.

2. Buatlah target yang masuk akal

Rencana untuk berhenti merokok adalah rencana yang bersifat personal, bergantung pada kepribadian Anda. Apakah akan lebih mudah bagi Anda jika Anda langsung berhenti merokok? Atau Anda lebih memilih untuk pelan-pelan mengurangi jumlah rokok yang Anda isap dalam sehari? Jika Anda sudah menemukan rencana yang tepat, Anda harus berpegang pada rencana tersebut. Misalnya dalam satu minggu ke depan Anda akan mengurangi setengah jumlah rokok yang biasa Anda isap, maka hal tersebut harus benar-benar Anda lakukan.

3. Buatlah catatan mengapa Anda harus berhenti merokok

Setiap orang memiliki alasan kenapa ingin berhenti merokok. Ingin hidup yang lebih sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit di masa depan? Melindungi keluarga Anda dari asap rokok? Atau ingin menjadi contoh yang baik bagi anak-anak Anda? Anda bisa membuat catatan alasan-alasan Anda dan letakkan di tempat yang mudah untuk Anda baca di kemudian hari. Jika suatu saat Anda tidak tahan dengan dorongan untuk merokok kembali, Anda bisa mengingat dan membaca lagi alasan Anda untuk berhenti merokok.

4. Mulailah aktif berolahraga

Mereka yang merokok biasanya kurang aktif secara fisik. Selain kurang bergerak dan kurang berolahraga, mereka yang merokok biasanya memiliki jumlah asupan kalori yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan non perokok. Seluruh aspek ini dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit-penyakit lain di kemudian hari. Mulai berolahraga bisa menjadi salah satu kegiatan yang patut Anda masukkan ke dalam jadwal harian Anda. Selain dapat menjaga tubuh tetap sehat, berolahraga dapat membantu Anda berhenti merokok. Ketika Anda aktif secara fisik, otak Anda akan memproduksi zat-zat penting yang bekerja dalam mengontrol keinginan Anda untuk merokok.

5. Beri tahu teman dan keluarga Anda

Anda dapat meminta dukungan dari keluarga dan teman-teman Anda dalam upaya Anda untuk berhenti merokok. Jika anggota keluarga dan teman-teman Anda mengetahui bahwa Anda sedang mencoba untuk berhenti merokok, mereka dapat mengingatkan Anda jika suatu hari keinginan untuk merokok muncul kembali.

Selain itu, memilih teman bergaul juga bisa membantu Anda berhenti merokok. Mengapa begitu? Tidak sedikit orang yang mulai merokok karena berada di lingkungan yang mayoritas juga perokok. Dalam usaha Anda berhenti merokok, lingkungan mungkin menjadi salah satu faktor pendukung yang penting. Jika Anda bergaul dengan sesama perokok, kemungkinan bagi Anda untuk kembali merokok menjadi lebih tinggi. Untuk itu cobalah bergabung dengan komunitas-komunitas yang anggotanya juga sedang berusaha berhenti merokok. Atau Anda juga bisa bergabung dengan komunitas pencinta olahraga, dengan begitu selain menambah teman, Anda juga terpacu untuk rajin berolahraga.

Berhenti merokok memang bukan hal yang mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Dibutuhkan niat dan usaha yang besar juga disertai dengan dukungan dari lingkungan sekitar Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.webmd.com/smoking-cessation/quit-smoking

http://www.cdc.gov/tobacco/quit_smoking/how_to_quit/quit_tips/

http://www.nhs.uk/Livewell/smoking/Pages/Motivateyourself.aspx

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal diperbarui 03/03/2021
x