Benarkah Mahkota Dewa Ampuh untuk Mengobati Berbagai Penyakit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu tanaman obat yang populer di Indonesia adalah mahkota dewa. Tanaman yang buahnya berwarna merah menyala ini diyakini bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Tidak heran jika sejumlah produk olahan herbal mahkota dewa laris manis diserbu pembeli. Lantas, apa klaim tersebut benar atau cuma rayuan iklan? Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut.

Sekilas info tentang mahkota dewa

Mahkota dewa punya nama latin Phaleria macrocarpa. Tanaman ini adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari Papua. Masyarakat Indonesia juga mengenalnya dengan nama daun dewa, sambung nyawa, atau ngokilo khususnya di kepulauan Jawa.

Manfaat mahkota dewa

Berikut ini sejumlah klaim manfaat mahkota dewa beserta fakta ilmiahnya yang perlu Anda pahami.

1. Mengatasi nyeri haid

Mengutip dari berbagai sumber, mahkota dewa memiliki kandungan antioksidan kuat seperti flavonoid, folifenol, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid yang berlimpah.

Berdasarkan penelitian, kandungan antioksidan dalam ekstrak buah dari tanaman herbal ini bersifat antiradang yang berpotensi mengobati nyeri haid (dismenore primer).

Secara umum, kekuatan efek antiradang dari ekstrak buah ini bisa berbeda tergantung dosis yang ditentukan setiap produknya.

2. Membantu menurunkan gula darah

Salah satu manfaat mahkota dewa yang paling populer adalah sebagai obat diabetes alami.

Namun berdasarkan uji laboratorium, konsumsi rutin dari ekstrak buah ini selama 4 minggu tidak begitu berhasil menurunkan gula darah. Dari 14 orang yang diteliti, hanya 1 orang saja yang gula darahnya menurun setelah minum suplemen tersebut.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen ekstrak mahkota dewa tergolong aman dalam kurun waktu 4 minggu karena tidak ada efek racun untuk hati dan ginjal. Pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT) dan ginjal (BUN, kreatinin serum) tidak menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan.

Meski demikian, para ahli menyarankan para diabetesi agar tidak mengonsumsi ekstrak buah ini sebagai satu-satunya cara untuk mengobati diabetes. Kemanjuran obat herbal ini dalam menurunkan gula darah masih belum terbukti secara klinis.

3. Mencegah efek samping obat kemoterapi

Cisplatin merupakan salah satu obat kemoterapi yang sering diresepkan dokter. Obat ini efektif untuk membunuh dan menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sayangnya, cisplatin dapat menyebabkan efek samping berupa kerusakan ginjal jika digunakan dalam jangka panjang.

Kabar baiknya, kandungan falovonoid dalam tanaman herbal ini diyakini berpotensi untuk melindungi ginjal dari efek pengobatan kemoterapi.

Penelitian lain pun menunjukkan hal serupa. Pemberian obat adriamycin-cyclophosphamide yang dibarengi dengan suplementasi mahkota dewa dapat mengurangi risiko efek samping dari kemoterapi. Suplementasi tersebut dapat mengurangi kerusakan pada ginjal dan hati akibat kemoterapi sekaligus membantu mengurangi pertumbuhan tumor.

Lagi-lagi, penelitian yang ada masih sangat terbatas. Alhasil, dibutuhkan penelitian uji klinis lanjutan untuk benar-benar membuktikan khasiat mahkota dewa untuk mencegah kerusakan ginjal bagi orang yang sedang rutin minum obat kemoterapi.

4. Membantu menurunkan tekanan darah

Sebuah penelitian menemukan bahwa buah mahkota dewa dapat membantu menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian tersebut melaporkan flavonoid dalam buah ini diyakini dapat membantu melemaskan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah.

Sayangnya, penelitian ini masih dilakukan dalam skala yang sangat kecil. Maka dari itu, dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan khasiat tanaman herbal ini dalam menurunkan tekanan darah para penderita hipertensi.

Jangan sembarangan konsumsi mahkota dewa

Jika ingin menggunakan mahkota dewa sebagai obat, hati-hati. Tanaman herbal ini tidak boleh dimakan mentah-mentah karena ada risiko efek samping yang sangat serius.

Selain itu, perlu dipahami bahwa penelitian medis yang valid khusus untuk membahas khasiat dan keamanan mahkota dewa masih sangat terbatas. Bahkan, bukti ilmiah atas manfaat herbal ini sebagai obat penyembuh masih bersifat empiris, alias hanya berdasarkan pengalaman pengguna. Dibutuhkan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memastikan manfaat dan keamanannya.

Ingat, obat-obatan herbal tidak dapat menggantikan konsultasi serta pengobatan medis dari dokter. Obat herbal juga tidak selalu aman bagi semua orang.

Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap komponen yang terkandung dalam tanaman ini atau herbal tertentu, sebaiknya jangan paksakan. Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan lain sebagainya, konsultasi dahulu ke dokter sebelum berniat menggunakan obat jenis apa pun, termasuk obat herbal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Alami Terbaik untuk Mengatasi Mulut Pahit

Mulut pahit bikin minder dan malas makan. Namun jangan khawatir. Ketahui berbagai cara alami untuk mengatasinya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Obat untuk Mengatasi Hepatitis

Selain beristirahat dan mencukupi asupan cairan, pasien hepatitis kronis juga perlu mengonsumsi obat-obatan. Apa saja obat hepatitis yang tersedia?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Apakah Benar Daun Sirih Ampuh untuk Obati Mimisan?

Daun sirih dapat dimanfaatkan untuk mengobati mimisan. Seberapa ampuh kemampuan daun ini? Mengapa ia bisa membantu mengatasi mimisan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Pilihan Obat Gatal Alami Paling Ampuh

Ada obat alami yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi kulit gatal. Apa saja itu? Simak obat gatal alami yang bersifat meredakan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat flu paling ampuh obat flu di apotek

Beragam Pilihan Obat Flu Paling Ampuh yang Aman untuk Orang Dewasa dan Anak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit