home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Pohon Ash

Manfaat|Dosis|Efek Samping|Keamanan|Interaksi
Pohon Ash

Manfaat

Untuk apa pohon ash?

Fraxius american atau yang lebih dikenal dengan pohon ash yang kulit kayu dan daunnya digunakan untuk membuat obat. Suplemen ekstrak pohon ash digunakan untuk mengatasi demam, arthritis, asam urat, sembelit, retensi cairan, dan masalah kandung kemih.

Selain itu, kulit ash juga digunakan untuk melancarkan siklus menstruasi, mengobati luka kulit, gatal, dan kutu rambut. Tanaman ini juga digunakan sebagai jamu.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja pohon ash sebagai obat. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan fungsi ash sebagai antiradang untuk rematik dan kondisi arthritis. Beberapa laporan menunjukkan ash sama baiknya dengan antiradang sebagai antiradang nonsteroidal.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk orang dewasa?

Dosis dari tanaman herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. tanaman herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja ash tersedia?

Suplemen ekstrak pohon ash tersedia dalam bentuk cairan.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh ash?

Berdasarkan temuan penelitian sejauh ini, penggunaan pohon ash tidak memiliki efek samping. Meski begitu, berapa kasus dilaporkan pengguna mengalami sedikit mual.

Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi ash?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan pohon ash sebagai obat adalah:

  • Anda harus memeriksa frekuensi peradangan untuk melihat apakah kondisi menjadi lebih buruk atau tidak jika digunakan pada kondisi artritis.
  • Anda harus memantau Range of motion (ROM), pembengkakan, dan panas pada sendi. Berikan sedikit jumlah ekstrak cairan pada air mineral atau cairan lainnya.
  • Jauhkan ash dari jangkauan anak‐anak dan hewan peliharaan. FDA berpendapat bahwa tanaman herbal ini tidak aman dan beracun.

Regulasi yang mengatur penggunaan tanaman herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya.

Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah ash?

Ash sebaiknya tidak digunakan pada anak‐anak atau wanita hamil dan menyusui hingga penelitian lebih lanjut tersedia. Ash merupakan kontraindikasi pada pasien yang hipersensitif terhadap produk ini atau salicylates.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi ash?

Tanaman herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Skidmore-Roth, Linda. Mosby’s Handbook Of Herbs & Natural Supplements. St. Louis, MO: Mosby, 2001. Print version. page 39

Ash. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-285-ash.aspx?activeingredientid=285&activeingredientname=ash. Assessed date 13/11/2015

http://www.agr.gc.ca/eng/science-and-innovation/agricultural-practices/agroforestry/diseases-and-pests/ash-plant-bug/?id=1198091914401 accessed date March 8th, 2018

https://www.pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Fraxinus+american accessed date March 8th, 2018

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 12/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri