home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Strategi Ampuh Melawan Rasa Ngantuk Saat Puasa

7 Strategi Ampuh Melawan Rasa Ngantuk Saat Puasa

Apakah Anda tipe orang yang mudah mengantuk? Kalau ya, di bulan Ramadan ini Anda akan semakin ditantang untuk mengatasi ngantuk saat puasa. Bila selama ini Anda mengandalkan minum kopi atau makan camilan supaya pikiran lebih segar, di bulan puasa tentu Anda harus pakai cara lain. Kira-kira bagaimana cara yang ampuh untuk mengatasi ngantuk saat puasa? Simak tips-tipsnya berikut ini.

Kenapa puasa bikin ngantuk?

Di bulan puasa, siklus tidur Anda berubah karena Anda akan bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur. Jika Anda tidak tidur lebih cepat, maka jam tidur akan berkurang rata-rata 40 menit. Menurut penelitian dalam Journal of Sleep Research, hal ini akan mengurangi durasi tahap tidur pulas atau REM (rapid eye movement). Maka, keesokan harinya Anda pun jadi mengantuk.

Selain itu, saat puasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman selama berjam-jam. Maka Anda jadi lebih lemas dan mengantuk.

Cara mengatasi ngantuk saat puasa

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan agar Anda bisa mengatasi ngantuk saat puasa. Catat baik-baik tujuh tips berikut ini, ya.

1. Bergerak atau jalan kaki

Sebuah survei terhadap ratusan orang di Amerika Serikat menguak bahwa jalan kaki selama 10 menit bisa meningkatkan energi Anda hingga dua jam ke depan. Pasalnya, jalan-jalan mampu memompa oksigen menuju pembuluh darah, otak, dan otot. Sedangkan rasa ngantuk di siang hari biasanya muncul karena otak kekurangan pasokan oksigen.

2. Tidur siang sejenak

Kalau rasa kantuk sudah tak tertahankan lagi, Anda bisa mencuri waktu barang sejenak untuk tidur siang. Namun, jangan tidur siang terlalu lama. Anda mungkin malah jadi semakin lemas karena jam biologis tubuh terganggu. Menurut seorang spesialis penyakit dalam dan pakar gangguan tidur dari Amerika Serikat, dr. Barry Krakow, pasang alarm selama 5-25 menit saja untuk tidur siang.

3. Ganti pemandangan

Bila seharian menghadap layar komputer terus, mata akan terasa lelah sehingga Anda jadi cepat mengantuk. Untuk itu, usahakan untuk mengganti pemandangan ketika kantuk menyerang. Alihkan pandangan Anda dari layar selama 20 detik. Ulangi terus setiap 20 menit. Hal ini akan membuat mata jadi lebih rileks dan segar.

4. Mengobrol

Bila Anda sedang di kampus atau di kantor, ajak rekan Anda untuk mengobrol sejenak guna mengatasi ngantuk saat puasa. Mengobrol akan meningkatkan tingkat kewaspadaan serta kemampuan berkonsentrasi. Supaya efeknya terasa, dr. Barry Krakow menyarankan Anda untuk mengobrol soal topik-topik yang cukup “berat”, bukan sekadar basa-basi.

5. Nyalakan lampu atau cari sinar matahari

Rasa kantuk juga bisa muncul mengikuti pencahayaan yang diterima mata Anda. Bila cahaya meredup, mata menangkapnya sebagai sinyal untuk beristirahat sehingga Anda jadi mengantuk. Untuk itu, nyalakan lampu ruangan Anda atau carilah sinar matahari langsung, misalnya di luar ruangan.

6. Tarik napas dalam

Menarik napas dalam akan meningkatkan kadar oksigen dalam otak. Hal ini bisa membantu menambah energi dan memicu aktivitas otak. Duduk atau berdiri dengan tegak dengan salah satu telapak tangan menempel pada perut Anda. Kemudian, tarik napas sedalam-dalamnya lewat hidung. Saat menarik napas, pastikan perut Anda mengembang dan “terisi” dengan udara. Hembuskan perlahan lewat mulut Anda. Ulangi selama beberapa kali sampai pikiran Anda terasa lebih segar.

7. Tidur cukup dan berkualitas di malam hari

Cegah ngantuk saat puasa dengan memastikan Anda cukup beristirahat setiap hari. Maka, usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya agar Anda tidak kurang tidur. Supaya tidurnya berkualitas, atur kamar Anda senyaman mungkin. Misalnya pasang kipas angin atau AC agar ruangan cukup sejuk dan matikan lampu kamar.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Daytime sleepiness during Ramadan intermittent fasting. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12753346 Diakses pada 15 Mei 2017.

How to Stay Awake Naturally. http://www.webmd.com/sleep-disorders/features/natural-tips-sleepiness#1 Diakses pada 15 Mei 2017.

Sleep tips: 6 steps to better sleep.  http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/sleep/art-20048379?pg=1 Diakses pada 15 Mei 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 19/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x