3 Tips Mengatasi Lemas dan Lesu di Hari-hari Awal Puasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki bulan puasa, penting bagi Anda untuk menjaga tubuh tetap segar dan bertenaga setiap hari. Memang ketika sudah dijalani, puasa terasa kian mudah dan menyegarkan. Namun di hari-hari pertama puasa, tubuh cenderung lemas dan tak bertenaga.

Kira-kira mengapa lemas saat puasa biasanya paling parah di hari-hari pertama, ya? Adakah cara untuk menghindarinya? Nah, simak informasi lengkap seputar badan lemas saat puasa di bawah ini.

Kenapa di awal masa puasa badan terasa lebih lemas?

Ketika Anda menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapat zat gizi selama berjam-jam setelah sahur. Padahal, tubuh perlu karbohidrat yang akan diolah jadi gula. Kemudian gula akan diproses menjadi bahan bakar atau sumber energi Anda sepanjang hari(4).

Namun, menurut seorang pakar sistem endokrin dan metabolisme dr. David McCulloch, sumber energi ini hanya bertahan beberapa jam setelah Anda makan(4). Inilah mengapa di siang dan sore hari tubuh Anda mulai kehilangan energi dan Anda pun lemas.

Jangan khawatir, tubuh mampu menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan Anda saat puasa(1). Tubuh akan mulai membaca kebiasaan baru Anda, yaitu tidak akan mendapat asupan karbohidrat lagi sampai waktunya berbuka puasa. Maka, tubuh akan menyimpan gula dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Jika saat Anda tidak puasa, gula dari kabohidrat langsung dibakar dalam waktu beberapa jam saja, waktu puasa gula akan dibakar pelan-pelan, yaitu sampai tiba saatnya berbuka.

Namun, penyesuaian ini tidak bisa terjadi dalam sekejap mata. Tubuh memerlukan waktu beberapa hari atau bahkan seminggu untuk beradaptasi dengan proses ini(1). Maka, biasanya Anda hanya akan merasa letih dan lemas di awal-awal bulan puasa.

Nutrisi penting saat buka dan sahur agar tidak lemas saat puasa

Untuk mencegah badan lemas saat puasa, terutama di hari-hari pertama Ramadan, pastikan tubuh Anda mendapatkan asupan nutrisi-nutrisi penting berikut ini.

1. Karbohidrat kompleks

Saat sahur, perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks daripada karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana lebih banyak mengandung gula sedangkan karbohidrat kompleks lebih banyak mengandung serat dan ragi(7).

Dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, proses pengolahan karbohidrat menjadi sumber energi berlangsung lebih lama. Maka, tubuh Anda pun bisa bertahan berjam-jam sebelum buka puasa tanpa asupan karbohidrat lagi di siang atau sore hari. Perbanyak asupan karbohidrat kompleks dari produk olahan gandum utuh, sayur, buah, dan kacang-kacangan(7).

2. Zat seng

Seperti dijelaskan oleh seorang ahli gizi klinis asal Amerika Serikat Dr. Josh Axe, zinc atau dikenal juga dengan istilah zat seng sangat diperlukan guna mengolah karbohidrat dalam tubuh. Kalau Anda kekurangan zat seng, karbohidrat yang Anda konsumsi saat sahur akan sulit diubah jadi sumber energi(3). Akibatnya, Anda akan merasa lemas saat puasa seharian.

Untuk itu, pastikan Anda memenuhi asupan zat seng saat sahur dan buka puasa. Pilih menu yang kaya zat seng seperti daging sapi atau kambing. Namun, makan daging saat sahur dan berbuka saja belum mencukupi kebutuhan zat seng dalam sehari. Jadi bila perlu, saat sahur dan buka puasa Anda bisa mengonsumsi suplemen yang kaya akan zinc.

3. Vitamin C

Badan lemas saat puasa juga bisa disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh(5). Pasalnya, ketika puasa tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi sebanyak dan selengkap biasanya. Akibatnya sistem daya tahan tubuh kesulitan menjaga Anda tetap sehat. Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah mengonsumsi vitamin C.

Oleh karenanya, jangan lupa mengonsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin C seperti jambu, cabai merah, dan brokoli. Bila perlu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen yang sudah mengandung vitamin C sekaligus zinc setelah makan sahur, atau setelah berbuka puasa. Ini bisa membantu Anda menjaga stamina di hari-hari awal puasa dan sepanjang bulan Ramadan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Olahraga yang Bisa Dilakukan Bersama Anak di Rumah Saat Puasa

    Ajak keluarga Anda lebih sehat lagi selama bulan Ramadan. Saatnya manfaatkan waktu olahraga bersama anak saat puasa dan tetap penuhi kebutuhan air minum.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    olahraga bersama anak saat puasa
    Kebugaran, Hidup Sehat 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

    4 Tips Agar Tetap Bugar saat Puasa Selama di Rumah Saja

    Walaupun berkegiatan di rumah, tubuh harus dijaga agar tetap bugar. Puasa lancar selama di rumah saja, tentu bisa dilakukan dengan melakukan tips sehat ini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Konten Bersponsor
    tips puasa sehat
    Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

    Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

    Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

    Jika jadwal suntik KB Anda bertepatan pada bulan puasa, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah aman menjalani suntik KB saat puasa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    multivitamin gummy dewasa

    Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    apa itu power nap

    Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
    jamur cordyceps

    4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
    Konten Bersponsor
    persiapan puasa untuk lansia

    3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit