Apa Bedanya Ortodontis dan Dokter Gigi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa orang yang memiliki masalah dengan gigi terkadang bingung untuk memilih ortodontis atau dokter gigi (dentist). Keduanya sama-sama ahli mengenai gigi, tetapi apa bedanya? Kenapa sebutannya berbeda? Yuk kenali perbedaannya di bawah ini.

Apa bedanya dokter gigi dan ortodontik?

anatomi gigi

Jika membahas soal ini, ini sama dengan bedanya dokter umum dan dokter spesialis tulang atau dokter spesialis anak. Dokter gigi bisa dibilang mirip seperti dokter umum. Sedangkan, ortodontis adalah dokter gigi yang sudah mengambil spesialis khusus di bidang ortodonti.

Ortodonti adalah bidang kedokteran gigi yang khusus mempelajari  tentang estetika posisi gigi, rahang, dan wajah. Jadi, ortodontis akan fokus menangani bagaimana memperbaiki posisi gigi, dan memastikan rahangnya sejajar dengan benar agar tidak mengganggu struktur wajah.

Ini sangat penting untuk memastikan Anda bisa mengunyah atau berbicara dengan baik. Kalau tidak, ada berbagai masalah lain yang bisa timbul seperti gingivitis, gigi berlubang, penumpukan plak gigi yang sangat cepat.

Sebenarnya spesialis di bidang kedokteran gigi ini bukan hanya ortodontis saja, ada banyak spesialis lainnya dalam bidang kesehatan gigi.

Kapan saya perlu ke ortodontis atau ke dokter gigi?

periksa gigi rutin

Jika Anda perlu membenahi posisi gigi, sebaiknya pergi ke ortodontis. Contohnya, Anda mengalami masalah saat menggigit, atau posisi gigi yang berantakan sebaiknya pergi ke ortodontis.

Ortodontis akan memberikan solusi dengan menggunakan kawat, invisalign (teknik merapikan gigi dengan menggunakan plastik bening khusus, tanpa kawat), atau teknik lainnya.

Sebenarnya tidak masalah jika Anda merapikan gigi dengan datang ke dentist, tapi mungkin penanganannya akan berbeda ketika Anda ke ortodontis. Entah itu teknik perawatan dan pilihan pengobatannya.

Jika hanya sakit gigi, ke mana saya harus pergi?

Bila Anda mengalami masalah pada gigi dan rongga mulut, misalnya gigi copot atau berlubang, Anda bisa mendatangi dentist. Anda juga sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin enam bulan sekali ke dokter gigi untuk melakukan scaling dan membersihkan gigi.

Scaling dengan rutin penting dilakukan supaya gigi dan gusi Anda selalu bersih, tidak ada karang dan plak yang menumpuk. Bahkan mengunjungi dentist dengan rutin atau setidaknya satu kali dalam enam bulan sudah harus dilakukan sejak kecil.

Jadi jangan lupa untuk membawa sang buah hati juga ke dokter gigi untuk diperiksa lebih lanjut. Apalagi jika si kecil sering mengalami masalah kesehatan mulut, seperti gigi berlubang dan hitam.

Sementara jika Anda hanya merasakan gejala tertentu pada gigi atau mulut, Anda bisa datang dan berkonsultasi pada dentist. Jika memang masalah yang Anda alami membutuhkan perawatan dan penanganan lebih lanjut, maka dentist akan merujuk Anda ke dokter spesialis.

Yang terpenting, selalu perhatikan kesehatan gigi dan mulut juga dengan memeriksakannya secara rutin ke dokter gigi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu Sebelum Cabut Gigi

Gigi bungsu biasanya baru tumbuh belakangan. Bagaimana mengobati rasa sakit ketik gigi bungsu tumbuh? Perlukah operasi gigi bungsu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Perawatan Setelah Cabut Gigi, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Anda Lakukan

Rasa sakit setelah cabut dapat segera pulih bila Anda mengikuti anjurannya dengan benar. Apa saja pantangan dan perawatannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

Memiliki gigi tonggos kadang membuat kita merasa kurang percaya diri. Apakah kondisi ini dapat diperbaiki?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 27 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
berkumur dengan air garam

Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit