home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Prosedur dan Risiko Pemasangan Diamond (Berlian) Gigi

Prosedur dan Risiko Pemasangan Diamond (Berlian) Gigi

Anda mungkin sering melihat beberapa penyanyi hiphop atau selebriti ternama di Amerika Serikat mengenakan perhiasan di giginya. Salah saju jenis perhiasan yang dipakai itu terbuat dari berlian atau diamond. Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa klinik gigi yang menawarkan jasa pemasangan aksesoris tersebut di gigi Anda.

Definisi diamond gigi

Pemasangan diamond gigi adalah suatu prosedur perbaikan gigi yang memiliki tujuan estetika atau meningkatkan penampilan. Diamond gigi sering disebut juga dengan tindik gigi, grills atau grillz, serta fronts.

Budaya pemasangan perhiasan di gigi sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu, yang menjadi tren kembali di tahun 1980-an awal hingga sekarang.

Perhiasan yang digunakan bisa terbuat dari berbagai jenis bahan dan material, mulai dari emas, perak, logam, hingga berlian. Namun, biasanya bahan utama yang digunakan adalah zircon, sejenis bebatuan mineral yang menyerupai berlian.

Diamond gigi terdiri dari 2 jenis, yaitu yang bersifat temporer dan permanen. Untuk tipe temporer, diamond bisa dilepas dan dipasang kembali kapan saja. Sementara itu, tipe permanen direkatkan di gigi dengan teknik khusus sehingga tak bisa dilepas begitu saja.

Prosedur pemasangan diamond gigi

pemasangan diamond gigi

Anda bisa memilih pemasangan diamond gigi yang bersifat temporer atau permanen, tergantung pada kebutuhan.

Untuk berlian gigi temporer, dokter gigi akan memasang berlian dengan lem khusus. Pada tipe permanen, diperlukan teknik yang lebih rumit seperti menipiskan gigi atas atau depan, supaya berlian menempel dengan baik pada permukaan gigi.

Prosedur pemasangan berlian gigi adalah pilihan yang diincar banyak orang untuk memperindah tampilan giginya. Namun, Anda tentu harus merogoh kocek dalam-dalam untuk melakukannya.

Jasa pemasangan diamond gigi di Amerika Serikat yang sering dipilih oleh selebriti papan atas memiliki harga ribuan dolar. Hal ini dikarenakan pemasangannya yang cukup rumit, belum lagi biaya perawatannya.

Itulah mengapa banyak pula konsumen yang mencari jalan pintas dengan memakai berlian gigi homemade atau instan yang harganya jauh lebih murah.

Menurut laman American Dental Association, prosedur ini biasanya menggunakan semen atau lem tertentu yang bersifat permanen dan sebenarnya tidak diformulasikan untuk penggunaan internal, terutama gigi.

Pemasangan berlian gigi rumahan ini tentunya lebih berisiko tinggi, terutama untuk pemakaian jangka panjang. Pasalnya, prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter gigi yang berpengalaman.

Berbagai risiko di balik diamond gigi

Hingga saat ini, belum ada banyak studi yang menunjukkan bahaya diamond gigi untuk kesehatan mulut. Namun, tidak ditemukan pula studi yang bisa membuktikan keamanan prosedur ini.

Beberapa jenis perhiasan gigi mengandung logam yang mungkin bisa memicu iritasi atau reaksi alergi pada sebagian orang.

Selain adanya potensi memicu alergi, pemasangan berlian gigi secara temporer maupun permanen juga menyimpan beberapa risiko untuk kesehatan gigi dan mulut.

1. Mempercepat pembentukan plak

Adanya diamond yang terpasang di gigi memudahkan terjadinya penimbunan plak di sela-sela gigi.

Plak merupakan lapisan lengket dan lunak pada gigi yang berasal dari sisa makanan atau minuman. Plak yang dibiarkan menumpuk akan menjadi sarang ideal bagi bakteri untuk hidup.

Bakteri yang semakin banyak bersarang di gigi bisa memicu kerusakan pada enamel gigi. Akibatnya, permukaan gigi bisa rusak dan menyebabkan gigi berlubang.

Tak hanya menyebabkan gigi berlubang, bakteri tersebut juga bisa mengiritasi gusi dan menimbulkan gingivitis alias radang gusi. Napas pun bisa menjadi lebih bau akibat bakteri yang hidup di dalam mulut.

Bukannya mempercantik penampilan, diamond gigi tanpa perawatan yang tepat berisiko membawa masalah kesehatan baru pada gigi dan mulut Anda.

2. Memengaruhi artikulasi gigi

Tidak berhenti sampai di situ, pemasangan berlian di gigi juga bisa berdampak negatif pada artikulasi gigi Anda. Apa itu?

Artikulasi gigi adalah pertemuan atau pergesekan antara gigi atas dan gigi bawah ketika sedang digerakkan untuk berbicara atau mengunyah.

Jika berlian tidak dipasang secara tepat pada gigi, hal ini berpotensi menyebabkan artikulasi gigi Anda terganggu. Akibatnya, proses mengunyah dan berbicara pun terasa semakin tidak nyaman.

Dalam jangka panjang, pergesekan gigi yang terganggu bisa-bisa menyebabkan timbulnya nyeri sendi dan otot pada rahang, yang pada akhirnya akan menimbulkan sakit kepala dan kebiasaan bruxism (menggeretakkan gigi).

Tips perawatan gigi yang dipasang diamond

Pada dasarnya, tidak ada salahnya jika Anda tetap ingin memasang berlian di gigi selama Anda melakukannya di klinik dengan dokter gigi yang terpercaya dan berpengalaman.

Pastikan Anda tidak memilih jasa pemasangan berlian gigi yang terlalu murah, abal-abal, dan tidak terjamin keamanannya. Hal ini penting untuk mengurangi risiko terjadinya masalah gigi dan mulut dalam jangka panjang.

Selain itu, sebelum memasang perhiasan gigi, pastikan Anda berkonsultasi secara mendalam dengan dokter mengenai prosedur pemasangannya serta bahan dan material yang digunakan.

Jika gigi Anda sudah terpasang diamond, Anda bisa mengikuti beberapa langkah perawatan di bawah ini agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga:

  • Sikatlah gigi Anda secara rutin dan berhati-hati. Pastikan Anda menyikat gigi minimal 2 kali sehari. Hindari menyikat terlalu keras untuk mencegah serpihan berlian mengelupas dan tertelan.
  • Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau dental floss untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang menumpuk dan berpotensi membentuk plak.
  • Apabila Anda menggunakan diamond gigi temporer, pastikan Anda melepasnya setiap kali sedang makan. Bersihkan gigi terlebih dahulu sebelum mengenakannya kembali.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Grills – American Dental Association. (n.d.). Retrieved September 21, 2021, from https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/g/grills 

For the Dental Patient: Grills, ‘grillz’, and fronts – American Dental Association. (n.d.). Retrieved September 21, 2021, from https://www.ada.org/~/media/ADA/Publications/Files/patient_65.pdf 

Grillz / Grills – Safe Smiles. (n.d.). Retrieved September 21, 2021, from https://www.dentalhealth.org/safe-smiles-grillz 

Grills – California Dental Association. (n.d.). Retrieved September 21, 2021, from https://www.cda.org/Portals/0/pdfs/fact_sheets/grills_english.pdf 

Oral Piercing/Jewelry – American Dental Association. (2020). Retrieved September 21, 2021, from https://www.ada.org/en/member-center/oral-health-topics/oral-piercing-jewelry 

Dental Plaque – Cleveland Clinic. (2020). Retrieved September 21, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10953-plaque

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui seminggu yang lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.