home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Obat Sariawan Alami yang Khasiatnya Tak Kalah Ampuh dari Obat Medis

7 Obat Sariawan Alami yang Khasiatnya Tak Kalah Ampuh dari Obat Medis

Sariawan merupakan suatu kondisi kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Selain perih, kondisi ini bisa membuat Anda menjadi tidak enak makan. Apabila sedang mengalami sariawan, mungkin Anda bisa mencoba rekomendasi obat sariawan alami berikut ini.

Apa saja pilihan obat sariawan alami di rumah?

Sariawan atau dalam istilah kedokteran dikenal sebagai stomatitis aftosa bisa muncul di bagian mulut, termasuk lidah, bibir, atau sekitar mulut bagian. Gangguan ini bisa muncul apabila Anda sedang stres, terinfeksi virus, alergi makanan, hingga kekurangan vitamin atau mineral.

Tidak hanya itu, sistem kekebalan tubuh yang bermasalah, kondisi hormon tidak stabil, siklus menstruasi tidak teratur, lidah atau dinding mulut tergigit, dan luka mulut juga bisa menjadi salah satu penyebab sariawan yang bisa Anda rasakan.

Apabila Anda mengalami kesulitan saat minum obat, ada beberapa pilihan obat sariawan alami yang paling ampuh dan mudah Anda temui di rumah seperti berikut ini.

1. Berkumur larutan garam

Garam telah banyak masyarakat Indonesia gunakan sebagai obat sariawan karena ampuh mengobati sariawan. Larutan garam bisa membatasi pertumbuhan bakteri dalam mulut dengan menyerap kelembapan, mengembalikan keseimbangan pH, dan mengurangi peradangan.

Selain garam, baking soda juga bisa Anda gunakan untuk membuat larutan ini. Anda perlu menyiapkan gelas bersih dan tambahkan satu sendok teh garam atau baking soda. Kemudian seduh dengan air panas kira-kira 1/4 hingga 1/2 gelas dan aduk hingga larut.

Gunakan larutan air garam untuk berkumur selama 15 hingga 30 detik hingga menjangkau seluruh bagian mulut, lalu keluarkan. Bila perlu, bilas dengan minum air putih untuk menghilangkan rasa asin yang tertinggal. Ulangi berkumur 3 hingga 4 kali sehari atau sesuai kebutuhan Anda.

2. Es batu

mengunyah es batu

Dingin dari es batu bisa membantu Anda untuk mengurangi rasa sakit. Anda bisa meletakkan bongkahan es batu dalam mulut, dan biarkan hingga meleleh perlahan sebelum menyentuh luka sariawan. Hal ini berguna mengurangi pembengkakan, peradangan, dan rasa sakit.

Jangan pernah mengoleskan es langsung pada sariawan, karena hal ini bisa memperburuk kondisinya. Anda bisa membuat kompres dingin untuk mengobati sariawan secara alami. Caranya, bungkus es dengan handuk kecil lalu letakkan di atas sariawan secara perlahan.

3. Kelapa

minyak kelapa untuk rambut

Kelapa memang memiliki segudang manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya juga efektif sebagai obat sariawan alami. Menurut sebuah penelitian dalam Journal of Medicinal Food, minyak kelapa memiliki efek antibakteri yang bisa menyembuhkan sariawan akibat pertumbuhan bakteri dalam rongga mulut.

Minyak kelapa juga memiliki senyawa antiinflamasi yang bisa mengurangi kemerahan dan nyeri pada luka sariawan. Anda cukup mengoleskan minyak kelapa pada bagian yang sakit dengan cotton bud hingga sariawan menghilang.

Jika kesulitan mencari minyak kelapa, Anda juga bisa berkumur dengan santan kelapa segar sebanyak 3 hingga 4 kali sehari. Selain itu, air kelapa juga efektif untuk mengatasi dehidrasi yang membuat sariawan Anda membaik.

4. Madu dan pisang

Madu sebagai obat batuk alami untuk anak

Ada beragam manfaat madu, salah satunya memiliki efek antibakteri dan antiinflamasi. Sebuah penelitian dalam jurnal Quintessence International menyebutkan penggunaan madu terbukti efektif dan aman mengurangi nyeri, ukuran, dan kemerahan pada luka sariawan. Bahkan, hasilnya lebih efektif daripada pengobatan kortikosteroid topikal.

Selain itu, kemunculan sariawan juga dapat disebabkan karena tubuh kekurangan asupan mineral tertentu, seperti magnesium. Buah pisang yang memiliki kandungan magnesium tinggi juga bisa membantu pemulihan kondisi ini.

Anda dapat membuat pasta dari madu dan pisang sebagai obat sariawan alami. Caranya, haluskan buah pisang dengan sendok atau blender, lalu campurkan dengan sedikit madu. Oleskan pada luka sariawan hingga peradangan dan rasa sakitnya mereda.

5. Yogurt

Mengonsumsi yogurt dapat menjaga keseimbangan bakteri yang ada dalam rongga mulut dan tubuh Anda. Makanan probiotik dari olahan susu ini memiliki kandungan bakteri lactobacillus dan acidophilus yang mampu menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam tubuh.

Jika penyebab sariawan adalah infeksi bakteri, mengonsumsi yogurt dapat mempercepat proses penyembuhan sariawan. Selain itu, hal ini juga bisa Anda lakukan sebagai langkah pencegahan sariawan ke depannya.

Anda cukup mengonsumsi satu cangkir yogurt setiap hari. Sajikan dalam kondisi dingin dengan campuran buah-buahan, seperti stroberi atau pisang untuk meredakan rasa sakit akibat luka sariawan.

6. Daun jambu biji

obat diare anak alami paling ampuh

Daun jambu biji juga bisa mengobati sariawan Anda secara ampuh. Penelitian pada tahun 2016 dari Filipina menyebutkan obat kumur dari larutan daun jambu biji efektif meredakan rasa nyeri dan mengurangi ukuran sariawan lebih cepat daripada obat kumur pada umumnya.

Peneliti juga menambahkan, daun jambu biji memiliki senyawa flavonoid yang berperan sebagai antibakteri dan antivirus. Anda bisa merebus 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 ruas jari kulit batang dengan 1 liter air. Saring air rebusan lalu gunakan untuk berkumur tiga kali sehari.

Selain dari daunnya, Anda juga bisa mengonsumsi buah jambu biji apabila mengalami sariawan. Kandungan vitamin C jambu biji yang dua kali lipat lebih banyak dari jeruk dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

7. Kantong teh

kantong teh celup

Kantong teh bekas yang biasa langsung buang ternyata juga bisa Anda gunakan sebagai obat sariawan alami. Kompres kantong teh bekas yang bersifat basa, akan menetralisir keasaman dalam rongga mulut sehingga bisa meredakan rasa sakit akibat sariawan.

Apalagi jika Anda memiliki teh chamomile. Jenis chamomile Jerman (Matricaria recutita) telah terbukti secara medis memiliki kandungan senyawa yang bersifat antiinflamasi dan antiseptik, yakni azulene dan levomenol yang membantu mengatasi gangguan mulut ini.

Cukup mengoleskan kantong teh basah ke sariawan Anda dan biarkan selama beberapa menit. Ulangi perawatan ini sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.

Berbagai langkah pengobatan sariawan secara alami pada umumnya bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri yang mengganggu dalam rongga mulut. Kondisi ini biasanya akan sembuh sendiri kurang dari dua minggu atau 14 hari.

Jika setelah melewati jangka waktu tersebut kondisinya belum pulih dan timbul gejala lain, seperti peningkatan rasa nyeri, kesulitan menelan, infeksi, dan demam, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mouth ulcers. NHS. (2017). Retrieved 16 February 2017, from https://www.nhs.uk/conditions/mouth-ulcers/

Natural Home Remedies for Mouth Ulcers – My Health Tips. My Health Tips. (2013). Retrieved 16 February 2017, from http://myhealthtips.in/2013/07/natural-home-remedies-for-mouth-ulcers.html

Kmucha, S. (2016). Home Remedies for Mouth Ulcers. eMediHealth. Retrieved 16 February 2017, from https://www.emedihealth.com/mouth-ulcers-relief.html

McDermott, A., & Sullivan, D. (2019). 16 Ways to Get Rid of Canker Sores. Healthline. Retrieved 30 April 2021, from https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/how-to-get-rid-of-canker-sores

El-Haddad, S. A., Asiri, F. Y., Al-Qahtani, H. H., & Al-Ghmlas, A. S. (2014). Efficacy of honey in comparison to topical corticosteroid for treatment of recurrent minor aphthous ulceration: a randomized, blind, controlled, parallel, double-center clinical trial. Quintessence international (Berlin, Germany : 1985), 45(8), 691–701. https://doi.org/10.3290/j.qi.a32241

Shilling, M., Matt, L., Rubin, E., Visitacion, M., Haller, N., Grey, S., & Woolverton, C. (2013). Antimicrobial Effects of Virgin Coconut Oil and Its Medium-Chain Fatty Acids onClostridium difficile. Journal Of Medicinal Food, 16(12), 1079-1085. https://doi.org/10.1089/jmf.2012.0303

Guintu, F., & Chua, A. (2013). Effectivity of Guava leaves (Psidium guajava) as Mouthwash for Patients with Aphthous Ulcers. Philippine Journal Of Otolaryngology-Head And Neck Surgery, 28(2), 8-13. https://doi.org/10.32412/pjohns.v28i2.469

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 15/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan