Cara Ampuh Hilangkan Bau Mulut Setelah Makan Pete dan Jengkol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meski menimbulkan bau tak sedap, jengkol dan petai termasuk menu lalapan favorit yang banyak digemari. Tak usah pusing, Anda tetap bisa, kok, makan petai dan jengkol tanpa harus khawatir mulut menjadi bau setelahnya. Berikut berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk hilangkan bau mulut setelah makan petai dan jengkol.

Cara hilangkan bau mulut setelah makan petai dan jengkol

jarang gosok gigi

1. Menyikat gigi

Sikatlah gigi Anda setelah makan petai dan jengkol. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluor karena bisa membantu mengurangi bau mulut. Jangan asal sikat, bersihkan gigi hingga ke bagian terdalamnya agar tak ada lagi sisa jengkol dan petai yang tersangkut di dalam mulut.

2. Menyikat lidah

Selain gigi, Anda juga perlu membersihkan lidah. Pasalnya, tak jarang sari-sari makanan masih menempel di lidah dan akan terjebak jika tak dibersihkan. Oleh karena itu, bersihkan lidah dengan pembersih khusus atau sikat gigi dengan pembersih lidah bawaan setelah makan petai dan jengkol.

3. Melakukan flossing

Meski kelihatannya merepotkan, flossing bisa membantu menyempurnakan kebersihan gigi dan mulut. Flossing membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel pada gigi. Dengan flossing, dapat dipastikan tidak ada sisa jengkol dan petai yang tersangkut di sela gigi Anda.

4. Berkumur dengan obat kumur

Untuk membantu membunuh bakteri dan membilas mulut, berkumurlah dengan obat kumur khusus. Biasanya, selain membantu menghilangkan bakteri penyebab bau mulut, obat kumur juga mengandung bahan yang membuat napas lebih segar.

5. Minum air putih

Terakhir, setelah rangkaian tersebut Anda lakukan, minumlah air putih. Air putih bisa membantu melarutkan zat yang menyebabkan bau. Selain itu, air juga membantu membersihkan partikel makanan yang masih tersangkut.

Makanan dan minuman yang bisa bantu hilangkan bau mulut

manfaat kulit timun

Makanan seperti petai dan jengkol memang membuat mukut menjadi berbau. Namun, menurut Gerald P. Curatola, profesir rekanan klinis di New York University College of Dentistry , ada beberapa makanan dan minuman yang justru bisa membantu menutupi bau mulut untuk sementara waktu. Ketika Anda tak bisa langsung membersihkan gigi, coba konsumsi makanan dan minuman berikut, yaitu:

Yoghurt

Dr. Curatola menyatakan bahwa yoghurt tak hanya mengandung bakteri baik untuk usus. Namun, makanan yang satu ini juga memiliki kultur aktif yang bisa bantu mengurangi bau mulut. Setelah makan petai atau jengkol, cobalah konsumsi yoghurt agar baunya tersamarkan.

Apel dan pir

Apel dan pir termasuk buah-buahan yang kaya akan air. Dr. Curatola menyatakan, buah membantu menambah produksi air liur yang bisa membantu menyeimbangkan kembali kondisi alami mulut Anda. Hal ini termasuk menutupi bau mulut yang mengganggu akibat petai dan jengkol.

Seledri, wortel, dan mentimun

Ketiga makanan ini mendorong produksi air liur untuk membantu membilas bakteri penyebab bau mulut. Oleh karena itu, setelah makan petai dan jengkol, Anda bisa menambahkan mentimun sebagai lalapan penutup untuk menetralisir bau mulut.

Teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan kuat yang bisa melawan bakteri, termasuk bakteri bau mulut. Untuk itu, tak ada salahnya untuk minum teh hijau hangat agar bau jengkol dan petai tak terlalu kuat dan menyengat. Setelah itu, barulah Anda bisa membersihkan gigi dengan menyikatnya.

Kacang

Sama seperti sayur dan buah, kacang-kacangan seperti almond mengandung serat. Menurut Dr. Curatola, serat ternyata bisa berperan sebagai sikat gigi alami. Oleh karena itu, serat telah terbukti mampu hilangkan bau mulut untuk sementara waktu.

Permen karet

Mengunyah permen karet tanpa gula bisa membantu hilangkan bau mulut. Pasalnya, permen karet bisa meningkatkan produksi air liur untuk membilas partikel makanan yang masih tersangkut. Jadi, tak ada salahnya mencoba untuk makan permen karet setelah makan jengkol dan petai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Memutihkan Gigi Melalui Perawatan Dokter

Tidak percaya diri karena gigi kuning? Anda bisa mencoba berbagai pilihan cara memutihkan gigi melalui perawatan di dokter.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Mulai dari penyebab secara umum hingga kondisi kesehatan tertentu, berikut 15 hal yang bisa menyebabkan bau mulut. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Rekomendasi Obat Radang Gusi yang Ampuh, di Rumah dan di Apotek

Selain bengkak, gingivitis juga bisa menimbulkan rasa nyeri nyut-nyutan yang menjalar ke kepala. Apa saja pilihan obat untuk gingivitis atau radang gusi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 26 November 2020 . Waktu baca 9 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

petai dan jengkol

Kenapa Makan Petai dan Jengkol Bikin Napas dan Kencing Jadi Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
bau mulut pada anak

9 Penyebab Bau Mulut pada Anak dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bau mulut halitosis adalah

Bau Mulut (Halitosis)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
gigi kuning

Gigi Kuning

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit