Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Pola Makan dan Menu Diet Penderita Diabetes dengan Hipertensi

    Pola Makan dan Menu Diet Penderita Diabetes dengan Hipertensi

    Dua dari tiga orang dengan diabetes diketahui memiliki hipertensi. Jika Anda salah satu orang yang memiliki kedua penyakit ini, jangan khawatir. Selain menjalani pengobatan, Anda perlu menerapkan pola makan yang tepat, yakni bijak dalam memilih menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi.

    Pola makan dan menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi

    Jika Anda mengidap diabetes sekaligus hipertensi, perawatannya tidak hanya minum obat saja.

    Kedua penyakit ini sangat berkaitan erat dengan gaya hidup, misalnya konsumsi makanan tinggi gula atau makanan tinggi garam. Kebiasaan ini bisa memicu gejala diabetes maupun gejala hipertensi kambuh.

    Itulah sebabnya, Anda perlu mengubah gaya hidup jadi lebih sehat dan sesuai dengan kondisi yang Anda miliki.

    1. Perbanyak asupan serat

    Pola makan diabetes dan hipertensi haruslah diperkaya dengan menu makanan berserat tinggi.

    Serat tidak mudah dicerna tubuh sehingga melancarkan sistem pencernaan tanpa menyebabkan kadar gula darah tinggi.

    Inilah mengapa makanan tinggi serat umumnya dapat membantu mengontrol gula darah tetap stabil, mencegah sembelit, menurunkan kolesterol, serta mengatasi berbagai masalah gangguan pencernaan.

    Serat banyak ditemukan pada makanan nabati seperti buah, sayur, dan bijian-bijian. Itu sebabnya, jangan lupa selalu tambahkan asupan serat ke dalam makanan yang Anda konsumsi sehari-hari.

    Untuk biji-bijian, target Anda adalah untuk makan tiga sampai lima porsi biji-bijian setiap hari, dan setidaknya setengah dari porsi biji-bijian tersebut adalah gandum utuh.

    Untuk menu diet untuk penderita diabetes dan hipertensi, Anda bisa menyiapkan menu makanan berikut ini.

    • Setengah gelas nasi merah.
    • Setengah gelas sayur matang.
    • Dua potong ukuran kecil daging ayam tanpa kulit.
    • Lengkapi juga dengan satu buah pisang untuk cuci mulut.

    2. Mengatur isi piring

    pola makan menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi
    Sumber: National Health Institute

    Untuk mengatur isi pring, penderita diabetes dan hipertensi bisa meniru konsep makan model T. Coba Anda perhatikan gambar di atas, garis pembatas jenis makanannya membentuk huruf T.

    Isilah setengah piring Anda dengan pisang dan sayur tumis brokoli. Kemudian, seperempat bagian diisi dengan protein tanpa lemak seperti ikan panggang, kacang, atau ayam.

    Lalu, seperempat sisanya diisi dengan nasi merah atau makanan pengganti nasi lainnya. Menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi bisa Anda kreasikan sesuai selera agar Anda tidak bosan.

    Jangan hanya mengandalkan menu makan yang itu-itu saja karena zat gizi yang didapat jadi tidak bervariasi.

    Di lain sisi, Anda juga akan bosan dan dikhawatirkan malah melampiaskan diri makan makanan yang tidak sehat.

    2. Menggunakan bumbu yang baik

    Selanjutnya, yang perlu Anda perhatikan adalah penggunaan garam dalam makanan karena penyakit tekanan darah tinggi yang dimiliki.

    Anda tidak boleh mendapatkan lebih dari 1.500 miligram natrium per hari, yaitu kurang dari satu sendok teh garam untuk seluruh makanan yang Anda konsumsi dalam sehari.

    Ketimbang menggunakan garam, bumbui masakan Anda dengan jeruk nipis, bawang putih, jahe, cabai, oregano, atau jinten untuk memperkaya rasanya.

    Selain membuat makanan lebih nikmat, penggunaan rempah-rempah tersebut juga akan memberikan manfaat kesehatan untuk Anda.

    Selain garam, sebaiknya juga tidak menggunakan tambahan gula. Ini karena pengidap diabetes perlu membatasi asupan kalorinya maksimum 1500 kkal per hari.

    Nah, kalori ini tidak hanya didapat dari gula saja, tapi juga makanan lain, seperti daging, buah, dan sayur. Jika ditambah dengan tambahan gula dikhawatirkan bisa melebihi asupan gula untuk diabetes yang disarankan.

    Jadi, pastikan menu makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi baiknya dibuat sendiri sehingga Anda bisa mengatur banyaknya garam dan gula yang digunakan.

    4. Batasi kopi

    Kafein dapat meningkatkan gula darah dan tekanan darah. Oleh karena itu, jika Anda memang penggemar kopi, aturan sehat dalam mengonsumsinya perlu dipahami.

    Jika Anda memiliki gula darah atau tekanan darah yang tinggi setelah minum kopi, batasi asupan kafein Anda menjadi 200 miligram, sekitar 2 cangkir kopi per hari.

    Hindari cara menyeduh kopi menggunakan french press atau espresso, namun pilihlah kopi yang dibuat dengan kertas filter.

    Kertas filter akan menyerap senyawa berminyak di biji kopi yang disebut cafestol, yang dapat meningkatkan kolesterol.

    Anda juga dapat mempertimbangkan untuk beralih ke kopi tanpa kafein karena beberapa penelitian menunjukkan hal itu dapat mengurangi gula darah.

    5. Pentingnya asupan kalium

    Tidak cuma gula dan garam yang perlu diperhatikan makanan untuk penderita diabetes dan hipertensi. Salah satunya mineral, yakni kalium juga perlu terpenuhi asupan hariannya.

    Kalium dapat mengurangi efek sodium yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah.

    Pisang baik untuk penderita diabetes dan menjadi sumber kalium yang menyehatkan penderita hipertensi.

    Begitu juga melon, brokoli, wortel mentah, kacang, kentang, roti gandum, dan kacang-kacangan.

    Namun, pada penderita yang mengalami komplikasi diabetes, seperti nefropati diabetik, terlalu banyak kalium justru dapat membuat masalah ginjal menjadi lebih buruk.

    Tanyakan pada dokter jika perlu untuk membatasi berapa banyak kalium yang Anda perlukan, agar pola makan untuk diabetes dan hipertensi yang Anda terapkan tidak salah.

    6. Kurangi alkohol

    Walaupun disebutnya pola makan, sebenarnya tidak cuma makanan yang diperhatikan saja untuk penderita diabetes dan hipertensi.

    Bir, wine, dan cocktail juga mengandung gula dan akan menyebabkan kadar gula darah, tekanan darah, serta trigliserida meningkat.

    Tidak hanya itu, alkohol juga merangsang nafsu makan dan dapat menyebabkan Anda makan berlebihan.

    Untuk itu, membatasi semua jenis minuman tersebut adalah kuncinya.

    Bagi pria, Anda harus membatasi diri menjadi maksimal 2 gelas alkohol per hari. Sementara wanita, batasi konsumsi alkohol maksimal 1 gelas per hari.

    7. Hindari makanan tinggi lemak

    fakta lemak trans atau trans fat

    Hindari lemak trans alias minyak terhidrogenasi parsial yang ditemukan dalam makanan yang digoreng dan dipanggang.

    Selain itu, jangan lupa batasi asupan lemak jenuh, yang sebagian besar ditemukan di potongan lemak daging dan produk susu lemak.

    Ini karena keduanya dapat meningkatkan kolesterol yang menyebabkan penyakit jantung.

    Sesekali, Anda boleh saja mengonsumsi makan tak sehat. Hanya saja, pastikan Anda mengontrol porsinya.

    Jika Anda ingin makan es krim, Anda bisa memesan yang ukuran kecil. Ingin makan kue? Bagi dualah dengan pasangan atau teman Anda.

    Bagaimana saat makan di restoran fast food? Jangan pesan kentang goreng dan gantilah dengan salad.


    Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

    Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, June 25). How to make the Dash Diet Work For you. Mayo Clinic. Retrieved April 8, 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/dash-diet/art-20048456

    Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, February 24). 10 drug-free ways to control high blood pressure. Mayo Clinic. Retrieved April 8, 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974

    Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, March 25). Diabetes diet: Create your healthy-eating plan. Mayo Clinic. Retrieved April 8, 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art-20044295

    High blood pressure and diabetes. (n.d.). Retrieved April 8, 2022, from https://guidelines.diabetes.ca/docs/patient-resources/high-blood-pressure-and-diabetes.pdf

    Modifikasi dietary approaches to stop hypertension (DASH) – bagian 1. Direktorat P2PTM. (n.d.). Retrieved April 8, 2022, from http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/44/modifikasi-dietary-approaches-to-stop-hypertension-dash-bagian-1

    Tabel modifikasi dietary approaches to stop hypertension (DASH) – bagian 3. Direktorat P2PTM. (n.d.). Retrieved April 8, 2022, from http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi/tabel-modifikasi-dietary-approaches-to-stop-hypertension-dash-bagian-3

    Tabel modifikasi dietary approaches to stop hypertension (DASH) – bagian 2. Direktorat P2PTM. (n.d.). Retrieved April 8, 2022, from http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/44/tabel-modifikasi-dietary-approaches-to-stop-hypertension-dash-bagian-2

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui May 06
    Ditinjau secara medis oleh dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD